Usaha Ternak Kambing ,Sukses Tetap Gaul Gak Pake Ngarit

Kambing-Etawa
Foto:jogjadaily.com

Usaha Ternak Kambing ,

Apakah anda ingin sukses bisnis ternak kambing namun takut di bilang ndeso dan nggak gaul?

Berikut gambaran bagaimana cara kita bisa meraih sukses dengan bisnis ternak kambing tanpa takut kotor dan gengsi karena harus ngarit/merumput.

Beberapa langkah yang perlu diperhatikan sebelum terjun di bidang ternak kambing ini:

Menentukan model ternak

Menentukan jenis kambing

Mempelajari cara beternak terbaik

Dengan menyiapkan kemampuan dan pengetahuan di awal sebelum beternak maka diharapkan kita akan lebih siap jika suatu saat terjadi kendala,selain itu kita juga akan lebih mantap dan percaya diri dengan menentukan model bisnis yang relatif aman dan sesuai dengan selera bisnis kita.

Yuk, sama-sama kita pelajari.

Cara-Ternak-Kambing-Modern-Tanpa-Ngarit
Foto:http://www.faunadanflora.com

Menentukan Model Usaha Ternak Kambing

Usaha ternak kambing meskipun kebanyakan orang tahu akan prospeknya yang cukup bagus karena termasuk kategori usaha peternakan minim resiko dan memiliki angka keuntungan yang bisa dibilang cukup tinggi,namun banyak yang gengsi karena beternak kambing identik dengan usaha kampungan apalagi jika usaha tersebut masih dalam skala kecil.

Mereka merasa gengsi jika harus merumput atau barangkali angon untuk menjalankan bisnis ini.

Menyikapi permasalahan tersebut ada banyak strategi agar anda tetap menikmati gurihnya keuntungan ternak kambing tanpa takut di bilang gak gaul.

Ya, banyak orang takut atau malas ngarit karena mereka berpikir imej tukang ngarit(Pencari rumput) yang terkesan tidak sesuai dengan selera gaya hidupnya.

Sebenarnya sifat gengsi seperti ini tidak kita perlukan jika ingin terjun di sebuah bisnis apapun.

Selama itu halal dan dapat mendatangkan sukses kita tak perlu gengsi apalagi jika ingin merintis usaha dari bawah.

Namun apabila kita termasuk kategori orang yang tidak mampu menerima imej pebisnis seperti disebut diatas maka berikut contoh model bisnis yang bisa kita jalankan.

1.Sistim Bagi Hasil

Jika modal kita pas-pasan dan ingin beternak kambing dalam jumlah sedikit tanpa harus repot merumput,menjalankan usaha ini dengan sistim bagi hasil merupakan cara yang efektif.

Terutama di daerah pedesaan banyak peternak kambing tradisional yang mau menerima pemilik modal untuk membelikan kambing ke peternak yang kemudian mereka pelihara dan kemudian ketika masa panen tiba dan mendapatkan keuntungan maka hasilnya akan di bagi dua atau sesuai kesepakatan.

Meskipun sistim ini sangat bagus untuk mereka yang ingin menginvestasikan modalnya pada usaha peternakan bagi para pemilik modal kecil,namun bukan berarti sistim ini sempurna.

Berikut kelebihan sistim bagi hasil dengan cara dititipkan ke peternak:

  1. Sangat cocok buat pemilik modal kecil
  2. Tidak perlu repot membuat kandang dan memikirkan cara perawatan
  3. Semua kendala teknis bisa diserahkan ke peternak yang memelihara
  4. Bisa dijadikan usaha sampingan tanpa ribet dengan permasalahan urusan pemeliharaan

Berikut kekurangan sistim bagi hasil dengan cara dititipkan ke peternak:

  1. Jika mengalami kerugian atau bahkan kematian pada hewan ternak maka pemodal menanggung semua resikonya.
  2. Tidak bisa memantau secara penuh terutama jika lokasi pemelihara jauh dari pemilik modal
  3. Tidak mendapatkan pengalaman dalam menjalankan pemeliharaan ternak kambing tersebut

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan ternak sistim ini maka ada beberapa tips yang bisa diterapkan guna mengurangi resiko kerugian.

Berikut tips beternak sistim bagi hasil tersebut:

  1. Carilah peternak yang akan memelihara kambing kita dengan pengalaman yang cukup
  2. Usahakan lokasi pemeliharaan kambing tidak berada dilokasi yang terlalu jauh supaya memudahkan pengawasan
  3. Jika memungkinkan titipkan usaha kambing kita dengan peternak yang kita kenal baik.
  4. Pilih peternak yang memiliki dedikasi dan rajin dalam pemeliharaan kambing tersebut.

2.Sistim Karyawan/Pekerja

Jika kita ingin memulai ternak kambing dalam jumlah yang cukup banyak maka menjalankan bisnis ini dengan cara dititipkan tidak lagi efektif.

Ada cara lain yang lebih baik yaitu dengan memelihara kambing dibawah pengawasan kita sendiri,hanya saja karena dalam pembahasan kali ini kita beternak kambing tanpa merumput atau angon maka kita memerlukan karyawan untuk mencarikan pakan ternak kita atau setidaknya adalah pekerja yang akan memelihara dalam pemeliharaan,perawatan dan pemberian pakan kambing-kambing tersebut.

Karyawan dengan sistim gaji akan memberi keuntungan lebih baik jika dibandingkan bagi hasil apalagi jika sumber pakan telah kita sediakan dan kandang kambing milik kita.

Yang kita perlukan hanyalah melakukan pengawasan terhadap perkembangan kambing kita,memberikan arahan dan pengerjaanya oleh karyawan.

Kelebihan beternak kambing sistim karyawan:

  1. Porsi keuntungan lebih besar dibanding sistim bagi hasil
  2. Pengawasan dari kita secara menyeluruh
  3. Semua pelaksanaan dalam pengerjaan dibawah arahan kita sepenuhnya
  4. Dapat terus belajar untuk lebih baik dalam beternak kambing

Kekurangan beternak kambing sistim karyawan:

  1. Biaya awal yang relatif lebih besar
  2. Membutuhkan perhatian lebih besar dari pemilik usaha
  3. Sulitnya mencari pekerja yang sesuai dengan keinginan
  4. Perlu pengetahuan yang baik dari pemilihan kambing,pembangunan kandang hingga pemeliharaan ternak tersebut

Menentukan Jenis Bisnis Usaha Ternak Kambing

Setelah kita mengetahui dan telah menentukan model usaha ternak yang akan dikembangkan,selanjutnya adalah segera menentukan jenis bisnis seperi apa yang akan dikembangkan.

Sedikitnya ada 3 jenis bisnis yang perlu kita tahu

1.Sistim indukan

Jenis ternak dengan sisitim indukan adalah ternak yang paling umum pada usaha ternak tradisional di daerah pedesaan.

Kita memanfaatkan kambing betina untuk dikembangbiakan dan mendapatkan keturunan atau anak kambing sebagai keuntungn peternak.

Jenis ternak ini cocok dijalankan pada model usaha bagi hasil maupun model karyawan.

2.Sistem penggemukan/pembesaran

Jenis ternak kambing sistim penggemukan/pembesaran sangat cocok dengan model karyawan.

Kita membeli kambing muda kemudian kita pelihara beberapa bulan untuk mendapatkan bobot dan besar maksimal dan kemudian menjualnya kembali.

Momen hari raya haji atau idul adha sangat potensial melipatgandakan masa panen pada sistim jenis ini karena harga kambing khususnya  kambing jantan mengalami kenaikan harga yang sangat drastis.

3.Ternak Kambing Perah/Susu kambing

Meski tidak sepopuler ternak sapi ternyata pada beberapa jenis kambing memeiliki potensi untuk dijadikan ternak kambing perah.

Sebut saja kambing etawa dan kambing PE(Peranakan Etawa)

 

Menentukan Jenis Kambing

Di Indonesia ada berbagai jenis kambing yang bisa diternakan,dari kambing lokal , jenis kambing import maupun jenis kambing persilangan dari kambing lokal dan import.

Mengetahui jenis-jenis kambing beserta kelebihan dan kekuranganya dapat membantu kita menentukan jenis kambing apa yang paling cocok untuk kita jadikan usaha ternak yang paling prospek.

Dari sekian banyak jenis kambing di Indonesia berikut adalah beberapa yang bisa dijadikan pilihan anda.

1.Kambing Kacang

Kambing Kacang
Foto:https://tharrayafarm.wordpress.com/

Kambing kacang merupakan kambing khas lokal Indonesia,jenis ini memiliki daya tahan tubuh dan kemampuan beradaptasi yang cukup baik,itulah kenapa kambing ini merupakan jenis favorit para peternak terutama peternak tradisional.

Meski memiliki kelebihan pada daya tahan ternyata kambing kacang juga memiliki beberapa kelemahan diantaranya adalah ukuran tubuhnya yang relatif kecil sehingga harga jual pada jenis kambing ini termasuk pada golongan rendah.

Berikut ciri-ciri kambing kacang:

  1. Ukuran tubuh dan kepala yang relatif kecil
  2. Warna bulu putih,hitam,coklat atau perpaduan dari unsur warna tersebut.
  3. Berat kambing jantan dewasa normal dalam kisaran 30kg,sedangkan betina pada kisaran 25kg.
  4. Bulu pendek kecuali pada bagian tertentu seperti pada ekor dan pada kambing jantan memiliki bulu panjang di sekitar dagu dan juga leher.
  5. Tanduk pendek

2.Kambing Etawa

Kambing-Etawa
Foto:jogjadaily.com

Etawa atau jamnapari merupakan jenis kambing unggul yang aslinya adalah dari india.
Salah satu kelebihan kambing etawa adalah postur dan berat badanya lebih baik dibandingakan jenis kambing lain.

Disamping penghasil daging pada kambing etawa betina juga bisa diternakan untuk menghasilkan susu.

Berikut ciri-ciri kambing etawa:

  1. Tanduk pendek
  2. Postur tubuh besar,tinggi badan kambing dewasa mencapai 1 meter dan bobot kambing dewasa bisa mencapai diatas 90 kg.
  3. Telinga terkulai kebawah.
  4. Cembung pada dagu dan hidung.

3.Kambing Jawarandu

Kambing Jawarandu
Foto:http://jualansapi.com

Jawarandu merupakan jenis kambing keturunan dari hasil persilangan kambing kacang dan kambing etawa.

Namun pada jenis ini bentuk tubuh dan postur lebih dominan ke kambing kacang.

Meski posturnya lebih besar dari kambing kacang namun secara umum berada dibawah kambing etawa baik tinggi ataupun bobotnya.

Berikut ciri-ciri kambing jawarandu:

  1. Mempunyai badan yang lebih kecil dari kambing etawa, berat  kambing jantan dewasa, sampai 40 kg. Sedangkan  betina mencapai 40 kg.
  2. Memiliki tanduk baik jantan maupun betina
  3. Telinga yang cukup lebar, terbuka, panjang, dan terkulai

4.Kambing PE (Peranakan Etawa)

peternakan kambing pe
Foto:https://tharrayafarm.wordpress.com/

Kambing PE atau peranakan etawa merupakan jenis kambing unggul,kambing ini merupakan hasil persilangan antara etwa dan kambing kacang guna mendapatkan hasil terbaik dari masing-masing keunggulan baik etawa maupun kambing kacang.

Kelebihan kambing ini adalah memiliki bobot dan postur yang hampir sama dengan kambing etawa namun memiliki daya tahan dan kemampuan beradaptasi di Indonesia layaknya kambing kacang.

Disamping sangat bagus untuk diambil dagingnya pada kambing betina jenis ini merupakan jenis penghasil susu yang maksimal hingga 3 liter perhari.

5.Kambing Boer

Kambing Boer
http://ndyteen.blogspot.co.id

Merupakan kambing yang berasal dari afrika selatan,kelebihan kambing ini adalah pertumbuhanya yang sangat cepat,bobot yang maksimal hingga mencapai 150kg pada usia dewasa serta daya tahan tubuhnya terhadap perubahan cuaca ekstrim dan lebih kebal terhadap serangan penyakit.

6.Kambing Gembrong

Kambing-Gembrong
Foto:https://www.pertanianku.com

Jenis ini adalah kambing asal daerah bali,salah satu ciri khususnya adalah bulunya yang panjang bahkan bisa menyerupai anjing.

Kambing ini merupakan hasil persilaangan antara kambing kashmir dengan kambing turki.

7.Kambing Boerawa

kambing boerwa
Foto:https://3.bp.blogspot.com

Banyak dijumpai di daerah lampung,merupakan hasil persilangan antara kambing boer jantan dengan peranakan etawa betina.

8.Kambing Muara

kambing-muara
Foto:http://www.kambingindonesia.com

Merupakan jenis kambing dari daerah Muara,Tapanuli Sulawesi Selatan.

Memiliki postur yang bisa dibilang gagah dan lebih besar dibandingkan kambing kacang.

9.Kambing Kosta

Kambing Kosta
Foto:http://www.infopeternakan.com

Banyak dijumpai di daerah Jakarta dan Banten konon kambing ini adalah hasil persilangan kambing kacang dengan kambing kashmir.

Sebenarnya masih ada jenis lain seperti kambing Samosir dan Marica namun karena kambing tersebut jarang diternakan  dalam sekala besar dan kurang populer maka tidak dimasukan dalam daftar disini.

 

Mempelajari Cara Beternak Yang Terbaik

Setelah menentukan jenis kambing selanjutnya kita terus belajar lebih mendalam dalam memepelajari cara beternak yang terbaik,sebelum benar-benar menjalankan bisnis ini.

Jangan menggunakan metode kira-kira atau sekedar menerapkan cara beternak yang hanya didapat dari katanya orang.

Kuasai materi ternak kambing baik dari internet,buku bahkan langsung melihat dan bertanya pada pengelola peternakan yang lebih dahulu sukses.

Beberapa materi yang perlu dipelajari adalah:

1.Pembuatan Kandang Kambing

Dalam merancang pembuatan kandang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah:

  1. Jarak dengan rumah/pemukiman tidak terlalu dekat minimal 10 meter.
  2. Desain kandang dibuat agar mudah dibersihkan dan dibuat sedemikian rupa agar kotoran kambing mudah di tampung dan memiliki jalur pembuangan yang memudahkan peternak menampung ke penampungan kotoran.
  3. Material kandang dan pondasi yang kokoh agar kandang lebih awet.

Disamping memperhatikan kebersihan agar kambing terhindar dari penyakit,kandang kambing juga dibuat jangan terlalu sempit namun juga tidak terlalu longgar untuk memaksimalkan kapasitas dan penghematan biaya.

Kita bisa membuat kandang permanen denga bahan dari pondasi semen dan pagar besi,namun jika terkendala biaya apalagi jika kita masih baru memulai bisnis ternak kambing kita bisa juga membuat kandang kambing dengan bahan utama kayu ataupun bambu.

Berikut beberapa model/desain kandang yang bisa anda jadikan referensi:

Kandang Kambing Panggung Dari Besi/Baja Ringan

 

Kandang kambing panggung baja ringan
Foto:http://bajaringancikarang.com

 

Kandang Kambing Panggung Dari Kayu

 

Kandang Kambing Panggung Kayu
Foto:https://etadev.azureru.com/
Kandang Kambing Etawa
Foto:http://lapaknasa.com

3.Kandang Kambing Panggung Dari Bambu

Kandang Kambing Dari Bambu
Foto:https://2.bp.blogspot.com/

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam desain kandang kambing adalah menyiapkan galian untuk memisahakan kotoran hewan ternak dari kolong kandang,tujuanya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kambing.

Kotoran kambing yang telah banyak dapat di ambil untuk dijual atau dijadikan pupuk untuk tanaman kita.

 

2.Pemilihan Bibit Ternak Kambing

Selain kandang yang sehat hal penting berikutnya adalah memilih bibit ternak kambing yang baik.

Perhatikan beberapa hal dalam memilih bibit kambing yang akan dipelihara:

  1. Memilih bibit dari keturunan yang berkualitas baik,anakan kambing yang berasal dari keturunan kambing yang sehat,memiliki reproduksi yang baik dan postur tubuh induk yang optimal akan sangat berpengaruh terhadap bibit yang akan kita pelihara
  2. Pemilihan bibit secara visual/dilihat dari keadaan secara langsung.Anakan kambing/bibit yang sehat dapat dilihat dari beberapa ciri:Kaki tegak lurus,lincah,tidak terserang penyakit,tidak kurus dan umur yang sesuai tujuan pembibitan ternak.

Baca Juga:

Peluang Usaha Sampingan Karyawan dan Ibu Rumah Tangga Dibahas Lengkap

3.Mengenal Sumber Pakan Yang Baik dan Sehat

Meskipun di Indonesia memiliki sumber pakan segar berupa rumput dan daedaunan namun faktor cuaca terutama saat musim kemarau para peternak kesulitan mendapatkan pakan ternak tersebut.

Mengenal dan mengetahui jenis-jenis pakan kambing menjadi penting guna menghindari kesulitan dalam mencari pakan ternak kita nantinya.

Sedikitnya ada tiga jenis pakan kambing yang perlu kita ketahui.

1.Hijauan Segar

Rumput Gajah
Rumput Gajah
Foto:http://jualtanamanhias.net

 

Hijauan segar adalah pakan ternak yang diberikan dalam keadaan segar,umumnya terdiri dari rumput-rumputan,kacang-kacangan dan dedauanan.

a.Rumput-rumputan

Jenis rumput yang paling umum di jadikan pakan ternak kambing adalah:

  1. Rumput gajah(Pennisetum purpureum)
  2. Rumput benggala (Penicum maximum)
  3. Rumput setaria (Setaria sphacelata)
  4. Rumput brachiaria (Brachiaria decumbens)
  5. Rumput meksiko (Euchiena mexicana)
  6. Berbagai macam rumput liar yan tumbuh di sekitar.

Terutama bagi peternak dalam jumlah besar sangat dianjurkan untuk memiliki ladang rumput sendiri seperti rumput gajah guna mengantisipasi kelangkaan hijauan segar terutama musim kemarau.

b.Kacang-kacangan

Lamtoro (Leucaena leucocephala)
Foto:https://indonesianplants.blogspot.co.id

Jenis kacang-kacangan yang biasa dijadikan pakan ternak:

  1. Lamtoro (Leucaena leucocephala)
  2. Stylo (Stylosantes guyanensis)
  3. Centro (Centrocema pubescens)
  4. Calopogonium muconoides
  5. Berbagai jenis kacang-kacangan lain

c.Daun-daunan

Daun nangka,daun pisang,daun singkong dan berbagai dedaunan segar dapat dijadikan pakan kambing.

2.Pakan Kering

Jerami Sebagai Pakan Ternak
Jerami Sebagai Pakan Ternak
inovasipeternakan.blogspot.co.id

Menghadapi musim kemarau pakan kering bisa dijadikan pakan pilihan berupa jerami dan rumput yang di keringkan termasuk kulit kacang-kacangan.

3.Konsentrat

Dedak Sebagai Bahan Konsentrat
Dedak Sebagai Bahan Konsentrat
Foto:http://terapanteknologitepatguna.blogspot.co.id

Konsentrat sangat baik guna meningkatkan berat badan dan hasil susu hewan ternak.

Jenis konsentrat bisa berupa jagung giling,bungkil kelapa,dedak/bekatul padi dan sebagainya.

 

Pada umumnya pemberian pakan ternak kambing diberikan dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari.

 

4.Mempelajari Jenis Penyakit, Pencegahan dan Pengobatanya

Mengetahui berbagai penyakit yang dapat menyerang ternak kambing dapat mengantisipasi jika sewaktu-waktu ternak kita terserang penyakit yang mengancam dan bisa membuat peternak merugi,dari pertumbuhan yang lamban hingga kematian.

Berikut beberapa penyakit yang paling umum dan perlu diketahui:

1.Antraks

Penyebab dari penyakit antaks adalah bakteri Bacillus anthracis.

Ciri-ciri dan gejala antraks antara lain:Lemas,gemetar,keluar darah dari anus, hidung dan telinga.

Pencegahan dan pengobatnya adalah dengan selalu menjaga kebersihan kandang melakukan sanitasi serta memberikan vaksin secara rutin terhadap hewan ternak.

2.Kudis

Penyebab penyakit kudis adalah kurangnya kebersihan hewan ternak sehingga tumbuh hewan parasit dan jamur pada kulit.

Ciri-ciri paling umum kulit kambing mengelupas dan kambing tampak kurus dari hari ke hari.

Pencegahan dan pengobatan,selalu jaga kebersihan kandang dan hewan ternak jika sudah terlanjur terserang kudis bisa diobati dengan cara sederhana yaitu dengan menumbuk kapur barus dan mengoleskan pada bagian yang terserang penyakit tersebut.

3.Perut Kembung

Penyebab perut kembung pada kambing bisa saja karena cuaca yang dingin atau mengkonsumsi makanan hijau yang mengandung zat tertentu seperti terlalu banyak memberi pakan daun singkong muda dan segar dan sebagainya.

Cir-ciri perut kembung pada kambing adalah perut membesar,nafsu makan menurun,susah buang kotoran.

Pencegahan dan pengobatan jaga suhu udara tempat ternak stabil,hindari terlalu banyak pakan daun-daun atau rumput yang mengakibatkan kembung,jika sudah terserangbisa di obati dengan mengoleskan minyak angin pada perutnya atau memberikan obat nasuk angin tradisonal pada hewan ternak.

4.Penyakit Cacingan

Kambing yang terserang penyakit cacingan akan berdampak pada pertumbuhan berat badanya.

Penyebab cacingan karena pencernaan yang tidak normal dan parasit.

Gejala cacingan pada kambing perut membesar,kotoran lembek dan nafsu makan menurun.

Pencegahan dan pengobatan cacingan jaga kebersihan pakan,jika sudah terserang bisa diberi obat cacing.

5.Penyakit Mulut dan Kuku

Penyebab penyakit ini adalah virus yang biasanya menyebar melalui kotoran,air kencing ataupun benda lain di sekitarnya.

Gejala dan ciri-cirinya adalah:Terjadi pengelepuhan pada rongga mulut,lidah dan sekitar kuku.

Pencegahan dan pengobatanya adalah dengan menjaga kebersihan hewan ternak dan kandang dan jika ada kambing yang terserang segera pisahkan dari ternak yang lain dan lakukan pengobatan secara intensif.

 

5.Buat Managemen Keuangan Yang Baik

Sebelum memulai usaha ternak yang telah direncanakan sangat disarankan untuk membuat arus kas,berupa catatan pengeluaran dari biaya kandang,pembelian bibit hingga biaya pengobatan,biaya karyawan dan seterusnya.

Serta kalkulasikan keuntungan atau bahkan mungkin jika ada kerugian setiap masa panen tiba.

Tujuan membuat manajemen yang baik adalah agar kita bisa lebih mengoptimalkan penghasilan dan menekan biaya pengeluaran guna memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

Sampai disini belum cukup perbanyak belajar dan bertanya kepada mereka yang lebih dahulu sukses,juga tidak ada salahnya anda tanyakan kepada yang gagal untuk mengetahui apa penyebabnya agar kita sebagai pelaku bisnis baru tidak melakukan kesalahan yang sama dengan mereka yang gagal.

Bagaimana anda tertarik?Jika merasa ada sedikit saja manfaat dari artikel ini silahkan bantu teman yang lain membacanya dengan cara share/bagi teman anda di sosial media pada tombol sosmed dibawah.

Terima kasih telah membaca hinyong.com.Dari berbagai sumber.

Loading...

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan