Perhatikan 8 Tips Memberi Nama Toko Sebelum Memulai Usaha

Tips Memberi Nama Toko

Anda hendak memulai bisnis baru? Memberi nama toko merupakan langkah awal terpenting yang harus menjadi perhatian Anda.

Sukses tidaknya sebuah usaha jelas ditentukan sejak pemilihan nama, sehingga prosesnya tidak boleh dilakukan asal-asalan.

Meski Shakespeare berkata apalah arti sebuah nama, hal tersebut tidak berlaku dalam dunia bisnis. Nama adalah sebuah identitas dan branding dari produk atau jasa yang Anda tawarkan kepada konsumen.

Sama seperti memberi nama anak, Anda perlu pertimbangan matang, trial and error berulang-ulang, hingga diskusi panjang lebar sampai Anda memperoleh nama yang tepat.

Identitas ini akan melekat dan berpengaruh pada cara pelanggan atau investor memandang usaha toko Anda.

Oleh karena itu, pemberian nama bisnis pun tidak boleh dibatasi ruang dan waktu alias timeless.

Tips Memberi Nama Toko

Nah, berikut 8 tips yang perlu diperhatikan dalam memberi nama toko sebelum memulai usaha Anda.

Baca Juga: Cara Memulai Usaha Toko Sembako

Perjelas siapa target pasar Anda

Mempersempit target pasar usaha Anda akan memudahkan proses pencarian nama usaha.

Anda mengincar segmen kelas ekonomi A-B, maka nama dengan kesan mahal tentu lebih memikat. Jika target pasar Anda adalah kaum pekerja urban yang mengedepankan kepraktisan, maka merek yang berkesan dinamis dan kekinian bisa jadi pilihan. Contohnya, The Nest Baby Wrap dan Uniqlo.

Tulis daftar panjang calon nama usaha

Usai menjalankan tips pertama, coba buat daftar panjang calon nama usaha Anda. Buat dua kolom berbeda.

Kolom pertama untuk menjabarkan berbagai kata terkait apa produk atau jasa Anda. Kolom kedua berisi deretan kata terkait kemungkinan hal-hal yang dicari calon pelanggan dari usaha tersebut. Tuliskan kata sifat, kata benda, dan kata kerja sebanyak-banyaknya.

Unik, tetapi mudah diingat dan diucapkan

Dari daftar panjang tersebut, Anda bisa menjadikan daftar singkat calon nama toko. Pilih satu atau gabungan dua kata yang terasa unik, tetapi mudah diingat dan diucapkan oleh siapa pun.

Sebagai contoh, sebuah toko menjual pakaian anak menggunakan nama Kicau Kecil. Nama itu terdengar unik, mudah diingat dan diucapkan, sekaligus cukup mewakili segmen pasar mereka, yakni anak-anak.

Menjelaskan usaha yang dijalani

Kadang Anda terjebak dalam mencari nama yang keren.

Akibatnya, Anda lupa bahwa esensi terpenting dari sebuah merek adalah bagaimana membuat konsumen tahu produk atau jasa apa yang Anda tawarkan. Jadi, menyebutkan jenis produk dalam merek sangat diperbolehkan.

Contoh, Anda menjalankan usaha toko buku anak online, maka nama yang cocok adalah Pustaka Runa atau Buku Si Mungil.

Nama tidak dibatasi tempat

Awalnya, penyematan tempat atau lokasi kota tempat toko Anda berdiri mungkin terdengar baik-baik saja.

Namun, begitu usaha Anda berkembang pesat dan mulai merambah daerah lain di luar kota, nama toko seperti itu terasa kurang menguntungkan dari segi pemasaran.

Lebih baik, hindari penamaan dengan cara demikian. Contoh nyata adalah Bakmi Gajah Mada yang kini lebih sering disebut Bakmi GM saja.

Bermain utak-atik kata

Masih punya banyak daftar kata untuk nama usaha Anda? Coba utak-atik sambil bermain kata. Bisa dengan mengulang bunyi awal kata atau akhir kata.

Boleh juga membuat gabungan kata berima, sehingga terdengar menarik saat diucapkan. Bahkan, Anda bisa membuat frasa atau istilah baru. Contohnya, Burger Mbleber, Coffee Toffee, atau TeaBox.  

Pakai nama diri atau orang kesayangan

Keuntungan memakai nama diri dalam usaha adalah konsumen dapat mengenal lebih dekat sosok di balik usaha tersebut. Begitu juga jika Anda menggunakan nama orang kesayangan, seperti anak, pasangan, atau orang tua.

Selain sebagai bentuk apresiasi pada orang tersebut, Anda juga akan lebih bersemangat dalam menjalankan usaha. Beberapa contoh toko yang sukses menerapkan tips ini adalah Ayam Goreng Ny. Suharti dan mom n jo Spa.

Cek ketersediaan nama

Terakhir, lakukan ketersediaan nama toko dengan mengecek lewat Google.

Ini penting, terutama jika Anda hendak menggunakannya untuk toko online dan pembuatan domain. Anda juga dapat mencari dan mengetahui status kedaluwarsa merek dagang di Indonesia melalui situs ASEAN TMview.

Tentu Anda tidak mau menggunakan nama yang sudah dipakai oleh pihak lain, bukan?

Demikian 8 tips memberi nama toko yang perlu Anda perhatikan sebelum memulai usaha. Semoga setelah menerapkan tips ini, Anda bisa menemukan nama yang paling tepat untuk bisnis tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *