Usaha Stagnan

Usaha Stagnan?

Banyak usaha kecil yang telah merintis bisnisnya bertahun-tahun, namun mereka seakan berjalan ditempat tanpa adanya perkembangan yang berarti.

Bukan berarti usahanya tidak berhsil namun mereka terkesan menjalani usaha tanpa adanya kemajuan.

Banyak penyebab kenapa usaha stagnan meski sebenarnya usaha mereka untung dan sanggup membiayai kehidupan keluarganya.

Lantas apa saja penyebab usaha stagnan dan apa solusi terbaik dari permasalahan tesebut?

Manajeman Keuangan yang Buruk

Banyak usaha kecil seperti usaha jualan bakso keliling, ataupun dagang bubur ayam keliling sudah lama dan daganganya laris manis bakan jarang jualan mereka sisa.

Namun banyak sekali pengusaha seperti ini tidak mengalami kemajuan yang berarti.

Usaha yang dijalani tetap seperti itu, tidak ada kemajuan.

Ternyata kebanyakan dari mereka memiliki manajeman keuangan yang buruk, sehingga uang hasil usaha selalu dicampur adukan dengan pemakain kebutuhan rumah tangga.

Manajemen yang buruk seperti ini berakibat ketidak jelasan keuntungan yang di dapat dan hasil keuntungan selalu habis untuk menutupi kebutuhan rumah tangga.

Solusi dari permasalahan ini adalah dengan mulai membuat pembukuan keuangan atau menulis arus kas dengan baik.

Tidak mencampur adukan keungan rumah tangga dengan keuangan bisnis, sehingga akan ada keuntungan yang bisa disimpan untuk program pengembangan bisnis.

Semua Dikerjakan Sendiri

Banyak usaha kecil yang enggan mempekerjakan karyawan karena berpikir untuk penghematan, padahal seharusnya usaha bisa berkembang lebih baik dan mampu memenuhi permintaaan pelanggan yang makin banyak.

Karena usaha serba dikerjakan sendiri akhirnya bisnisnya stagnan dan tidak mampu melayani orderan yang banyak.

Solusi untuk masalah ini adalah mulai berpikir untuk merekrut karyawan agar usaha mulai ada perkembangan.

Minim Pengetahuan

Banyak pengusaha kecil yang sebenarnya memiliki potensi untuk berkembang dengan sangat baik, sayangnya tidak sedikit yang susah berkembang lantaran minimnya pengetahuan.

Mereka bahkan tidak tahu bagaimana cara mengurus izin usaha agar lebih leluasa dalam mengembangkan usahanya.

Pengetahuan pemasaran juga sangat minim hanya sebatas lingkungan sekitar.

Meskipun sebenarnya produk hasil usahanya sangat baik dan berpotensi menjadi usaha besar ia tetap stagnan dan jalan di tempat.

Solusi untuk masalah ini adalah dengan mulai belajar banyak tentang pengembangan bisnis, mengikuti seminar marketing atau penyuluhan yang diadakan organisasi bisnis ataupun penyuluhan pemerintah tentang pengembangan UMKM.

Partner Bisnis yang Salah

Banyak juga pebisnis yang salah memilih partner bisnis yang, sebaik apapun satu orang pengusaha kecil namun ketika bertemu seorang partner yang salah yang cenderung kurang antusias  maka ini bisa membuat usaha sulit berkembang.

Partner yang kurang antusias dan terlalu santai untuk membangun bisnisnya membuat usahanya tidak ada perkembangan yang baik.

Jika demikian sebaiknya mulaialah mendiskusikan dengan serius dengan partner bisnis tentang rencana dan keinginan Anda dalam menjalankan usaha.

Jika tidak didapatkan titik temu, maka tidak ada salahnya jika Anda mulai untuk berpikir memulai bisnis atas kendali Anda sendiri tanpa campur tangan partner bisnis tersebut.

Kalah Persaingan

Banyak usaha yang stagnan karena mereka tidak tanggap dengan persaingan yang terus menggempur setiap saat.

Kita boleh bangga dengan produk yang kita ciptakan, namun perkembangan jaman menuntut untuk dinamis dan selalu menghasilkan produk yang menang persaingan.

Jika persaingan makin ketat namun usaha tidak mengikuti perkembangan trend, maka dapat dipastikan usaha akan kalah bersaing dengan mereka pemain yang selalu berinovasi.

Mulailah mengamati produk pesaing dan pelajari kelebihan dan kelemahanya, jadilah tetap yang terbaik dengan harga yang sanggup bersaing.

Kurang Promosi

Promosi merupakan bagian penting dalam pengembangan usaha, sebagus apapun produk atau layanan jika tidak banyak orang yang tahu maka akan menjadi sia-sia.

Promoasi merupakan langkah tepat dalam mengatasi usaha yang stagnan dan akan mampu memperluas jaringan pemasaran sesuai promosi yang ingin Anda targetkan.

Kini media promosi makin beragam dan murah, media sosial merupakan salah satu contoh media untuk berpromosi paling efektif agar dapat menjangkau pelanggan lebih luas lagi.

Anda juga dapat melakukan promosi dengan memasang iklan banner di pinggir jalan raya, membuat brosur selebaran dan sebagainya.