Peluang Usaha Ternak yang Menguntungkan dalam Waktu Singkat

Ternak Ayam Potong

Usaha ternak yang dapat menguntungkan dalam waktu singkat dan banyak di cari.

Hal tersebut dikarenakan banyak yang menginginkan sukses usaha ternak tanpa harus menunggu bertahun-rahun.

Walau masih banyak orang yang menyepelekan untuk budidaya usaha ternak, tapi banyak juga yang menduga duga bahwasannya jika orang yang benar-benar berusaha dan sanggup pasti akan mendatangkan keuntungan besar juga.

Usaha ternak seperti ini akan lebih cocok di pedesaan karena sumber alam di desa lebih banyak nilai plusnya untuk usaha.

Untuk menekuni usaha seperti ini memang harus mempunyai mental sabar yang cukup tinggi, karena entah bagaimanapun rasanya mustahil beternak dan dapat langsung sukses dalam hitungan hari atau minggu, meski kamu sudah mencoba berternak hewan yang mempunyai masa panen singkat.

Kita perlu mental yang kuat dan kesabaran untuk menekuni usaha ternak yang akan dijalankan.

Lama lama pasti akan memahami seluk beluk dalam menjalankan dan mengelola usaha ternak pilihan dengan baik.

Dan dengan mudah keuntungan itu sendiri juga akan mengimbangi kesungguhanmu.

Peluang Usaha Ternak yang Menguntungkan dalam Waktu Singkat

1.Usaha Ternak Sapi

Ternak sapi

Kita mulai dari yang terbesar hingga yang terkecil, karena agar mudah untuk memilihnya.

Usaha ternak sapi bisa dijadikan usaha yang menguntungkan dalam waktu singkat, ada metode yang cukuo populer yaitu model ternak penggemukan sapi.

Hanya dalm jangka waktu beberapa bulan kita sudah bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dari harga awal.

Pelajari cara memilih bibit ternak sapi penggemukan yang baik, perawatan dan pemberian pakan yang tepat untuk mendapatkan bobot maksimal.

Terus lakukan seperti itu hingga dapat membeli sapi lagi jadi mendapatkan keuntungan yang lebih cepat.

Bagaimanapun kita tidak boleh hanya memperhitungakan angka-angka keuntunganya saja penting juga mengenal kendala yang dihadapi dan berbagai kemungkinan permasalahan pada sapi seperti peyakit, kematian dan bagaimana cara penanganan dan pencegahanya agar kita lebih waspada.

Belajar terbaik adalah langsung dari sumber peternak yang lebih dulu sukses dan mencari pengetahuan tambahan yang bisa dindapay di berbagai media termasuk internet.

2. Usaha Ternak Kambing

Ternak kambing

Kebanyakan orang pasti ada aja yang menyepelekan bahwa usaha ternak kambing tidak cocok untuk menjadi usaha ternak dalam waktu singkat.

Jangan berkecil hati dulu bagi yang ingin memulainya, walaupun usaha ini di mulai dengan modal yang kecil dan juga termasuk usaha rumahan, ternak kambing juga sanggup mendapatkan keuntungan yang besar loh untuk para peternaknya.

Usaha ternak kambing memang usaha yang bisa dibilang jarang ruginya dan bukan usaha yang musiman. Masih banyak peminatnya bahkan hampir setiap hari restoran, warung makan, warung sate membutuhkan daging kambing untuk dibuat olahan makanan seperti gule, sup, sate, dan masih banyak lagi.

Panen kambing memang relatif cukup cepat, dalan kurun waktu 1 hingga 2 tahun kambing sudah dapat di panen. Harga satu ekor kambing dewasa berkisar antara 2– 5jutaan tergantung jenis dan besar serta bobotnya, kambing jawa deweasa tentu akan berbeda harganya dengan jenis kambing etawa.

3. Usaha Ternak Ayam Pedaging /Potong

Ternak Ayam Potong

Ternak ayam adalah hal yang sudah biasa di jalankan oleh kebanyakan orang dan juga hampir seluruh masyarakat desa juga memiliki ayam untuk di ternakan, entah itu hanya untuk hobi ataupun yang memang sudah serius ditekuni dibidang ternak ayam.

Banyak orang yang hanya memelihara 1 atau 2 ekor ayam karena memang hanya untuk peliharaan biasa, biasanya jenis ayam lokal ataun ayam kampung.

Sementara untuk usaha ternak ayam potong atau broiler dalam jumlah besar maka jenis yang dipilih adalah jenis ayam broiler.

Ternak ayam jenis ini bisa dikatakan paling prospektif jika dikelola dengan profesional, alasanya karena usaha ini sangat singkat waktu pemeliharaanya hingga panen.

Rata-rata masa panen ayam broiler ini adalah pada usia 25-28 hari saja.

Minus dari usaha ini adalah ayam yang mudah terkena penyakit apalagi jika tidak benar benar dilakukan perawatan secara intensif dan mengabaikan kebersihan lingkungan kandang.

Ayam adalah hewan yang peminatnya setiap hari selalu bertambah seiring kesadaran masyarakat akan pemenuhan kebutuhan gizi. .

Disamping daging sebagain hasil panennya kita juga bisa memanfaatkan kotorannya sebagai keuntungan tambahan.

Hinyong.com juga pernah mengulas lebih lengkap bagaiman cara ternak ayam potong dari pembuatan kandang pemilihan bibit hingga perawatan dan masa panen, silahkan baca kembali untuk mengetahui lebih jauh.

4. Usaha Ternak lele

Ternak lele merupakan juga jenis hewan ternak yang bisa menguntungkan dalam waktu yang tidak lama.

Hal itu dikarenakan budidaya ikan lele termasuk yang paling praktis dan perawatannya bisa dibilang mudah.

Kurun waktu 3 sampai 4 bulan ikan lele sudah dapat di panen.

Keuntungan ternak lele ini sudah tidak dapat diragukan lagi, karena dalam sekali panen kamu bisa mendapatkan omset ratusan ribu bahkan hingga puluhan juta tergantung sebarapa besar dan serius usaha yang dijalankan.

Meski lele adalah hewan yang praktis di budidayakan, tetap si peternak harus memperhatikan pengelolaanya.

Minimal perlu belajar dari rincian modal meliputi pakan, kolam, vitamin, benih lele dan perawatanya.

Jika pengolahan dan perawatannya tidak di urus dengan baik bisa jadi lele justru banyak yang mati dan akan menimbulkan kerugian,

5. Usaha Ternak Ikan Nila

Usaha beternak ikan nila sama saja beternak ikan lele yang memiliki jangka waktu panen yang singkat.

Karena masa panennya yang singkat, dalam kurun waktu 3 sampai 4 bulan saja.

Ikan nila mempunyai tingkat pertumbuhan yang sangat cepat melebihi ikan emas dan sejenisnya.

Karena itulah banyak orang yang tertarik untuk ternak ikan nila karena banyak sudah bukti kesuksesan peternak lele ikan nila dari waktu ke waktu.

Masih banyak sekali ide usaha ternak yang menjanjikan.

Jika masih butuh informasi yang lebih lengkap bagaiman cara memilih usaha ternak yang cocok silahkan buka artikel-artikel terdahulu di

“Memilih Usaha Ternak”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *