Sukses Jualan Makanan yang Laris Di Pasaran

Jualan Makanan yang Laris

Jualan Makanan Yang Laris di Pasaran

Salah satu peluang besar menjalankan bisnis paling menguntungkan dari waktu ke waktu adalah usaha di bidang kuliner, karena semua orang selalu membutuhkan makanan sebagai pengisi rasa lapar serta menjadi sebuah sumber energy pada tubuh manusia.

Selain sebagai energi, kini makanan dikembangkan menjadi beraneka ragam sehingga fungsinya lebih dari sekedar memenuhi energy tetapi mengkreasikan sebuah cita rasa seni.

Makanan juga bisa digunakan sebagai ciri khas suatu daerah yang dihuni oleh masyarakat dengan berbagai adat tertentu sehingga keberadaan makanan tidak akan pernah meenyebabkan semua orang bosan, dan selalu ada serta berkembang makin bervariasi setiap waktu.

Oleh karena itu usaha makanan merupakan bidang paling populer dan menguntungkan untuk dilakukan.

Tetapi mencapai keberhasilan di bidang usaha kuliner tentu bukan hal yang mudah, mengingat banyaknya pesaing di pasaran sehingga Anda harus mengetahui strategi tepatnya.

Salah satunya dengan cara melihat dan menganalisa usaha jualan makanan yang laris. Agar Anda dapat mengembangkan bisnis dengan baik maka ikutilah berbagai tips atau langkah tepatnya, seperti yang telah terangkum di bawah ini.

Strategi Awal Usaha Menguntungkan Jualan Makanan yang Laris di Pasaran

Bukan hanya soal kuantitas makanan yang membuat pelanggan merasa kenyang, tetapi cita rasa serta kreasi unik dari berbagai hal yang mendukung agar makanan yang Anda jual laris sangatlah penting.

Jadi, Anda harus benar-benar memahami ide menarik untuk menciptakan resep makanan unik dan diminati banyak penggemar kuliner.

Berikut tips penting yang perlu Anda jalankan untuk mengawali usaha jualan makanan yang laris di pasaran agar memperoleh keuntungan besar yang memuaskan.

Siapkan Anggaran Untuk Modal Awal Jualan Makanan yang Laris

Langkah pertama agar bisnis bisa berjalan, perlu dilakukan dengan cara mempersiapkan modal awal untuk usaha jualan makanan. Biaya yang bisa Anda keluarkan sangat beragam, tergantung pada kuantitas serta jenis makanan populer yang Anda pilih untuk dipasarkan.

Apabila Anda memilih makanan populer yang cukup sederhana seperti jajanan yang disukai para turis atau banyak orang di sekitar Anda, misalnya seperti gorengan, sempol, sate telor, dan sebagainya.

Maka angggaran yang perlu Anda keluarkan sangat murah hanya sekitar 200 sampai 300 ribu saja sudah bisa mendapatkan bahan-bahan utama seperti telur.

Sementara untung yang bisa Anda dapatkan dari modal tersebut bisa berkali lipat, dan dapat dihasilkan dalam waktu yang sangat singkat jika Anda menjualnya di lokasi yang tepat.

Apabila Anda memilih berjualan makanan yang laris seperti aneka kue, donat, roti, dan sebagainya, maka biaya modal awal yang harus Anda keluarkan tentu lebih mahal, mengingat cara pembuatannya sedikit lebih rumit dari jajanan sederhana seperti sate telur.

Anda bisa mengeluarkan modal awal sekitaar 500 ribu jika hanya untuk membeli stok bahan baku tanpa peralatan dan perlengkapan tambahan untuk membangun stand atau toko roti.

Baca Juga;

Memilih Menu Jualan Makanan yang Laris

Meskipun Anda menginginkan untuk jualan makanan yang laris dengan beragam jenis karena disesuaikan dengan permintaan pasar.

Tetapi, Anda harus tetap fokus pada beberapa produk saja agar bisa berkreasi lebih unik dan menarik lagi di tiap produk makanannya.

Misalnya Anda menginginkan untuk membuka usaha makanan populer berupa aneka roti dan camilan ringan kemasan, maka Anda membutuhkan toko untuk memasarkannya.

Selain itu, Anda bisa memilih keunikan dari produk Anda ,misalnya membuat aneka produk makanan tersebut menggunakan bahan tertentu misalnya ketela, singkong, telur, dan yang lainnya.

Banyak dari orang-orang sukses yang berhasil menjalankan usaha di bidang kuliner dengan fokus pada beberapa produk makanan saja, sementara jika ingin menjual lebih banyak variasi makanan, maka dipilih dan disesuaikan dengan ciri khasutama dari makanan.

Misalnya Anda menjual bakso, tentu saja Anda harus bisa menjual beberapa tambahannya seperti tahu, goreng, telur, siomay, atau bisa juga kerupuk.

Bisa juga dengan menjual beberapa aneka makanan lainnya seperti mi pangsit atau mi ayam sehingga bakso dan mie tersebut bisa dipadukan menjadi bakmi.

Semua inovasi produk makanan tersebut bebas Anda lakukan tetapi perhatikan kesesuaian menunya.

Jika Anda memiliki keahlian memasak dan berdagang, menjual banyak ragam produk makanan dengan mendirikan toko atau restoran tentu banyak diminati pelanggan karena mereka bisa memilih menu lengkap sesuai dengan kriteria minat masing-masing.

Pilih dan Tentukan Lokasi Strategis Untuk Jualan Makanan yang Laris

Hal sangat penting selanjutnya agar makanan bisa dijual dengan laris adalah dengan menentukan lokasi jualan yang strategis. Lokasi tersebut sangat bergantung pada produk serta sasaran konsumen.

Apabila Anda menjual produk makanan seperti jajanan sederhana yang sangat cocok untuk anak sekolah atau para pelajar, maka bisa memilih tempat yang di dekat lembaga pendidikan seperti SD, SMP, atau bahkan universitas.

Sementara jika produk makanan populer yang Anda jual umumnya digemari oleh semua kalangan, misalnya roti maka Anda harus mendirikan toko yang lokasinya strategis, yakni di pusat keramaian.

Misalnya di pusat pertokoan, plasa, atau di dalam pusat perbelanjaan, bisa juga di pinggir jalan raya yang berdekatan dengan ruko atau bangunan kantor lembaga atau institusi tertentu.

Jika Anda ingin mendirikan toko atau berjualan makanan di sekitar rumah maka bisa memilih menu yang cukup simpel dan populer seperti bakso atau mie ayam dan mie pangsit.

Anda bisa menjualnya dengan membuka warung di rumah atau dengan cara berkeliling agar cepat laku.

Lakukan Analisa Pasar Saat Jualan Makanan yang Laris

Sebelum dan sesudah membuka usaha jualan makanan, hal penting yang harus Anda lakukan adalah menganalisa pasar.

Cermati produk makanan seperti apa yang benar-benar populer dan tidak pernah berhenti diminati oleh pelanggan, beberapa contohnya seperti olahan ayam, bakso, jajanan ringan seperti cilok atau sempol, dan masih banyak lagi.

Selain itu, perhatikan juga banyaknya pesaing yang menjalankan bisnis dengan produk yang mirip dengan milik Anda, misalnya bakso, produk tersebut tentu saja bukan hal yang jarang Anda temui di sepanjang jalan dan tempat sehingga untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnis.

Anda harus menonjolkan cita rasa bakso atau hal unik lainnya dari produk tersebut, misal pada umumnya bakso berbentuk bulat, untuk mendobrak pasar dan meningkatkan penjualan besar-besaran, Anda bisa berinovasi dengan membuat bakso kotak, segitiga, dan sebagainya.

Begitupun dengan aneka produk makanan lainnya yang ingin Anda kembangkan, kurang lebih caranya pun sama.

Sediakan Berbagai Peralatan & Perlengkapan yang Sesuai Untuk Jualan Makanan yang Laris

Anda juga harus mengembangkan bisnis jualan makanan dengan peralatan dan perlengkapan yang sesuai.

Misalnya Anda memutuskan untuk menjual bakso, maka Anda memerlukan beberapa peralatan seperti pengaduk adonan, dan sebagainya, sert bahan-bahan utama untuk membuat produk makanan tersebut.

Tidak hanya itu, jika Anda memutuskan untuk menjual makanan dengan berkeliling atau hanya dengan stand maka memerlukan beberapa peralatan seperti gerobak dengan ukuran pas, motor atau sepeda, dan yang lainnya.

Sementara jika Anda memilih untuk mendirikan toko, maka bisa menyediakan perlengkapan seperti meja kursi, etalasi, mesin kasir, dan masih banyak lagi.

Desainlah dengan Menarik Ruang Toko Untuk Jualan Makanan yang Laris

Bagi Anda yang memilih untuk membuka usaha jualan makanan yang laris melalui toko, sebaiknya desainlah ruangan semenarik mungkin.

Bila perlu berikan warna-warna menarik yang membuat para pelanggan betah dan nyaman untuk berlama-lama di toko Anda, meskipun hanya sekedar untuk melihat produk dan mencicipi makanan saja.

Sebaiknya Anda juga perlu menyediakan ruangan khusus bagi para pelanggan yang ingin menyantap makanan di tempat.

Hiasi dinding ruangan dengan aneka hal yang unik dan menarik, seperti wall sticker, wallpaper, jam unik, lukisan, dan lain sebagainya.

Desain tersebut harus disesuaikan dengan tema produk makanan yang sedang Anda jual. Misalnya Anda menjual aneka roti, maka tema ruangan yang cocok adalah dipenuhi dengan warna klasik yang elegan, seperti cokelat muda, pastel, krem, putih, dan lain-lain.

Jika produk makanan yang Anda jual seperti bakso, mie, soto, atau yang lain, maka desain ruangan bisa lebih sederhana, bisa dicat dan dihias sesuka hati asalkan cita rasanya dapat membuat konsumen berlangganan.

Analisis dan Prediksi Berbagai Resiko dan Hambatan Jualan Makanan yang Laris

Selain menganalisis pasar, Anda juga harus melakukan analisa padahambatan dan resiko pada usaha makanan yang sedang dikembangkan.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara mencatat perkembangan yang diperoleh dari penghasilan bulanan, kemudian melihat pada minat pelanggan terhadap beberapa kategori produk makanan.

Selain itu, Anda juga bisa menganalisis resiko atau hambatan eksternal, misalnya dari para pesaing, kondisi permintaan pasar, dan berbagai hal lainnya.

Jika Anda bisa mengamati berbagai permasalahan yang membuat usaha jualan makanan menjadi kurang efektif maka segera atur solusinya.

Lakukan Strategi Bersaing & Pengembangan Bisnis Efektif Pada Jualan Makanan yang Laris

Solusi dari hasil pengamatan atau analisa Anda terhadap berbagai resiko dan hambatan usaha bisa diatur dengan baik menggunakan strategi pengembangan bisnis dan strategi bersaing dengan tepat.

Caranya bisa dilakukan dengan meningkatkan promosi usaha, bisa juga dengan memperkenalkan cita rasa dari kawan atau rekan untuk pertama kalinya, kemudian disebarkan dari mulut ke mulut, dengan memberikan bukti berupa testimoni.

Jika langkah nyata pada tahap awal cukup berhasil, maka selanjutnya Anda bisa melakukan promosi melalui berbagai media, baik media cetak maupun online.

Buatlah baner atau brosur yang disebarkan di sekitar lokasi usaha, serta tandai lokasi usaha Anda melalui teknologi Gmaps dengan memanfaatkan fitur layanan Google Ads.

Tips dan Kesimpulan

Bisnis paling strategis dan menguntungkan salah satunya adalah berjualan makanan yang laris, namun hal tersebut tidak bisa dicapai dengan mudah mengingat banyaknya pesaing yang menggemari bidang kuliner, bahkan tidak jarang terdapat satu produk sama yang dijual oleh banyak pihak.

Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memahami strateginya dengan baik seperti yang telah dijelaskan pada poin-poin tips di atas.

Jangan sampai Anda hanya sekedar membaca tanpa mempraktekkannya secara nyata agar jualan makanan bisa cepat laku, khususnya bagi para pemula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *