Ingin Jadi Pelaut Sukses?Apa Saja Yang Harus Dilakukan Dari Awal?

by :

Meski dianggap profesi yang cukup beresiko namun profesi pelaut masih dianggap sebagai pekerjaan yang menghasilkan pendapatan yang besar.

Meski anggapan itu tidak selamanya benar karena gaji anak buah kapal sangat dipengaruhi banyak faktor.

Bahkan pelaut yang bekerja di perusahaan lokal dalam negeri masih sangat banyak yang mengeluhkan kecilnya gaji yang mereka terima.

Beruntung bagi pelaut yang memiliki gaji besar hingga puluhan bahkan tidak sedikit mencapai angka diatas seratus juta perbulan.

Namun untuk mendapatkan pendapatan besar seperti itu tidak semudah membalikan telapak tangan.

Bagaimana caranya agar bisa menjadi pelaut dengan bayaran yang tinggi?

Persiapkan dari awal sebelum kita benar-benar terjun menjadi pelaut dan kenali apa saja yang perlu dipersiapkan secara matang.

Untuk mendapatkan pendapatan yang bagus ada beberapa faktor utama yaitu:

1.Bekerja di perusahaan yang bagus,banyak perusahaan luar negeri menawarkan gaji diatas rata-rata.

2.Menduduki jabatan tinggi,jabatan sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya gaji karenanya rencanakan dari awal agar bisa menempati posisi hingga posisi tertinggi.

3.Memilih jenis kapal yang menawarkan gaji besar,jenis kapal juga berpengaruh terhadap besarnya gaji karena itu pertimbangkan untuk memilih tipe kapal yang memiliki potensi pendapatan besar.

Untuk bisa menggapai angka maksimal dari ke -3 unsur diatas setidaknya kita perlu mempersiapkan dari awal beberapa metode agar cita-cita menjadi pelaut sukses bisa terwujud.

Berikut persiapan yang paling penting untuk dibangum dari awal.

Pendidikan

Pendidikan yang sesuai dengan bidangnya merupakan langkah awal yang baik untuk bisa berkarir pada posisi jabatan yang tinggi,jika sekarang ini pembaca sedang merencanakan untuk berprofesi sebagai pelaut dan masih menjalani pendidikan SLTA mulaialah mencari informasi untuk melanjutkan ke akademi pelayaran yang umumnya ada di kota besar terutama untuk akademi pelayaran negeri.

Setidaknya ada dua pilihan jurusan jika ingin melanjutkan ke akademi dan bercita-cita bekerja di perusahaan pelayaran sebagai pelaut.

  • Jurusan Nautika atau Dek jika anda menginginkan bekerja sebagai pelaut dengan posisi puncak karir diatas kapal sebagai Nakhkoda kapal atau kapten kapal
  • Jurusan Tekhnika atau Bagian Mesin jika anda berkeinginan untuk meniti karir pelaut dan bekerja sebagai Ahli Mesin dengan posisi puncak diatas kapal sebagai KKM(Kepala Kamar Mesin) atau Chief Engineer.

Tidak perlu khawatir baik jurusan dek maupun mesin kapal ke duanya memiliki peluang yang hampir sama dan standar gaji yang seimbang.

Namun jika mengikuti pendidikan akademi dirasa memberatkan karena faktor biaya maka jika sekarang ini pembaca sedang berencana mengarahkan anaknya untuk menjadi pelaut ada pilihan yang lebih ramah terhadap biaya yaitu dengan menyekolahkan di SMK Pelayaran.

Tidak jauh berbeda dengan akademi pelayaran pendidikan dan jurusan yang diberikan nyaris sama.

Yang jelas membedakan dari akademi pelayaran dan sekolah pelayaran atau SMK Pelayaran adalah tingkat ijazah pelaut yang di keluarkan.

Ijazah kompetensi atau COC (Certificate of Competency) dalam pelayaran dibedakan menurut tingkatanya.

Dari yang paling dasar yaitu Ijazah untuk rating hingga paling tinggi yaitu Ijazah Pelayaran Klas 1.

Kelebihan berkarir sebagai pelaut dengan mengawali berpendidikan dari sekolah dan akademi pelayaran mereka akan dididik dan disiapkan langsung menjadi perwira kapal setelah mendapatkan ijazah dari pendidikan tersebut.

Tentu gaji yang diperoleh akan berbeda bahkan jumlahnya berkali lipat dari mereka yang mengawali karir sebagai pelaut dari bawah sebagai abk atau rating.

Nah bagi pembaca yang kebetulan tidak memiliki kesempatan lagi untuk mengikuti pendidikan pelayaran,tetap semangat karena sejatinya mengawali karir dari level paling bawah sekalipun tetap memiliki prospek yang baik selama mau berusaha dan fokus berkarir hingga level atas.

Awalnya mengawali karir sebagai bawahan namun seiring berjalanya waktu dan pengalaman kita bisa meningkatkan level ijazah kompetensinya bahkan hingga level tertinggi sehingga mereka yang benar-benar fokus pada karirnya tetap memiliki kesempatan menjadi kapten atau chief engineer diatas kapal pada jenis kapal niaga apapun.

Inilah salah satu keunggulan berkarir sebagai pelaut mereka tetap memiliki kesempatan mengembangkan karirnya hingga ke posisi puncak bahkan bagi mereka yang merangkak dari bawah sekalipun.

Jika ingin mengetahui apa saja jabatan yang ada diatas kapal silahkan baca disini.

Meski memiliki keunggulan seperti diatas meniti karir sebagai pelaut bukan tanpa tantangan.

Susahnya mendapatkan pekerjaan yang baik dan menerima standar upah yang tinggi ternyata cukup sulit terutama bagi mereka yang masih minim dalam pengalaman.

Kendala-kendala paling umum yang dihadapi para pelaut adalah penguasaan bahasa,kelengakapan sertifikat belum lagi banyaknya saingan dari dalam dan luat negeri.

Untuk mengantisipasi agar karir berjalan mulus selanjutanya persiapankan hal-hal pendukung pada pembahasan selanjutnya di bawah.

Bahasa Ingris Yang Baik

Bekerja sebagai pelaut dengan gaji yang tinggi tentu merupakan dambaan sayangnya untuk mendapatkan gaji yang tinggi kita mesti siap untuk bekerja diperusahaan asing,sementara untuk bekerja di perusahaan asing yang bagus diperlukan penguasaan bahasa inggris minimal menguasai bahasa percakapan pada mereka yang bekerja sebagai rating atau jabatan bagian bawah dan penguasaan bahasa inggris tingkat lanjut bagi mereka para perwira kapal termasuk kapten dan KKM(Kepala Kamar Mesin).

Ketatnya persaingan pelaut dari seluruh dunia membuat kita sebagai pelaut dari Indonesia mau atau tidak mau mempersiapkan diri sejak dari awal untuk menguasai bahasa inggris dengan baik.

Banyak pelaut yang mengabaikan pentingnya bahasa inggris sehingga ketika ada lowongan kerja bagus terpaksa harus menghentikan niatnya lantaran terbentur kendala bahasa.

Sangat disayangkan memang jika seorang pelaut yang memiliki ijazah tinggi bahkan sudah mampu dan siap menjadi orang no.1 diatas kapal terpaksa harus bekerja dengan menerima upah yang tidak lebih besar dari para abk jabatan paling bawah karena keterbatasan penguasaan bahasa.

Sebagai contoh seorang kapten yang bekerja di kapal lokal meraka menerima gaji 15 juta perbulan,sementara seorang abk dengan jabatan AB Seaman (Able bodied Seaman)/ Juru Mudi yang merupakan jabatan golongan rating atau bagian bawah bisa memiliki gaji yang nyaris sama karena mampu berbahasa inggris dan diterima di perusahaan asing yang membutuhkan skill bahasa inggris.

Memang bekerja di perusahaan dalam negeri ataupaun di perusahaan asing adalah pilihan karena banyak juga mereka yang mampu berbahasa inggris tetap memilih bekerja di perusahaan lokal lantaran berbagai alasan seperti mudahnya berkomunikasi ataupaun kesempatan yang lebih besar untuk pulang ke rumah.

Namun dengan mendasari kemampuan berbahasa setidaknya kita punya lebih banyak pilihan dan akan mampu bersaing dengan pelaut dari manapun dari seluruh penjuru dunia.

Menguasai bahasa inggris bisa dengan belajar sendiri secara intensif apalagi jika kita pernah belajar di bangku sekolah minimal SLTP karena dasar-dasar penguasaan materi tersebut pernah diajarkan pada masa sekolah dulu.

Namun bagi mereka yang merasa masih kurang faham pemahaman bagaiamana cara memulai belajar yang benar tidak ada salahnya jika mengikuti kursus singkat sebagai pondasi awal.

Pilihlah kursus yang bagus dan kuasai bahasa inggris tingkat dasar selama setidaknya 3 bulan setelah itu kita bisa mengembangkan dengan belajar sendiri.

Ada juga cara lain yang lebih efektif yaitu dengan belajar di kampung inggris.

Kita mengenal kampung inggris di Kediri dimana rata-rata penduduk sekitar menggunakan bahasa inggris sebagai percakapan sehari-hari dengan kita kursus dan menetap untuk jangka waktu tertentu secara otomatis kemampuan berbahasa akan lebih cepat karena mau tidak mau kita mesti menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa sehari-hari selama disana.

Sertifikat Pendukung

Selain sertifikat profesi atau sering disebut COC(Certificate of Competensy) ,Buku Pelaut dan Passport,sertifikat pendukung lain juga merupakan faktor penting agar bisa diterima di perusahaan dengan gaji yang baik.

Beberapa sertifikat yang pendukung paling umum adalah:

1.BST (Basic Safety Training)

2.AFF (Advance Fire Fighting)

3.PSCRB (Proficiency Safety Craft and Rescue Boat)

4.MFA (Medical First Aids)

5.STSDSD

Sementara bagi perwira banyak sertifikat tambahan lain seperti sertifikat radio operator,radar arpha dan sebagainya.

Dan pada jenis kapal tertentu pelaut juga diharuskan memiliki sertifikat khusus sebagai contoh kapal tanker bermuatan gas maka pelaut diwajibkan memiliki sertifikat gas tanker,sementara bagi yang ingi bekerja di kapal-kapal offshore atau supply pengeboran minyak meraka diharuskan memiliki sertifikat BOSIET (Basic Offshore Safety Induction Emergency Training),HUET ( Helicopter Under Escape Training),Riging and Lifting dan sebagainya.

Bagi pembaca yang baru berkeinginan menjadi pelaut mungkin bingung dengan banyaknya sertifikat tersebut.

Namun seiring berjalanya waktu dan pengalaman kita akan banyak tahu apa sertifikat yang dibutuhakan dan menyesuaikan dengan jenis kapal yang diinginkan.

Kesiapan dan kelengkapan sertifikat pendukung akan memudahakan kita diterima diperusahaan-perusahaan sesuai keinginan.

Pengalaman Yang Cukup

Selain persyaratan diatas pengalaman yang cukup juga merupakan hal penting untuk bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan bagus dengan memberikan gaji tinggi.

Bagi pelaut baru ini merupakan dilema karena disatu sisi menginginkan bekerja diperusahaan bagus namun karena minimnya pengalaman sehingga tidak bisa bergabung di perusahaan yang diinginkan.

Beruntung jika mereka yang mengawali karir dari sekolah pelayaran karena sebelum mereka mendapatkan ijazah pelautnya,mereka diharuskan mengikuti prola atau proyek laut sebagai kadet atau masa latihan praktek.

Banyak perusahaan yang menerima kadet bahkan pada perusahaan bagus sekalipun,nah bagi yang mendapatkan kesempatan praktek diperusahaan bagus akan memiliki kemungkinan besar untuk langsung bekerja di perusahan tersebut setelah ijazah perwira lautnya keluar.

Sementara bagi yang merangkak dari bawah ada cara lain yaitu dengan mencari perusahaan-perusahaan kecil untuk mencari pengalaman sebagai batu lompatan atau bisa juga meminta bantuan kepada saudara atau teman yang memiliki posisi strategis seperti kapten,kkm ataupun crewing manager di sebuah agensi pelayaran di perusahaan bagus untuk merekomendasikan agar kita sebagai pelaut dari bawah bisa langsung diterima di perusahaan tersebut.

Meningkatkan Level Ijazah Kompetensi

Untuk meningkatkan pendapatan kita perlu meraih posisi atau jabatan hingga maksimal untuk bisa melakukan hal tersebut pelaut harus mau meningkatkan level ijazahnya.

Beruntung karena setiap pelaut bisa menupgrade ijazah dengan minimal pengalaman 2 tahun setiap ingin meningkatkan levelnya.

Sebagai contoh sebagai pelaut pemula awalnya hanya memiliki sertifikat rating maka setelah 2 tahun berlayar bisa mengajukan untuk mendapatkan ijazah perwira kelas 5 dengan masa pendidikan sekitar 3 bulan kemudian setelah mendapatkan ijazah klas 5 dan memiliki pengalaman 2 tahun pelaut tersebut bisa mengikuti pendidikan lagi untuk mendapatkan ijazah kelas 4 begitu seterusnya hingga mencapai lewat teratas yaitu kelas 1.

Ketika sudah mencapai level tertinggi maka kesempatan untik bekerja dengan gaji berkali lipat dibanding pelaut pemula terbuka lebar.

Perusahaan besar bahkan menawarkan gaji hingga diatas seratus juta perbulan jika memiliki ijazah kelas 1 ini.

Track Tecord Yang Baik

Meskipun pengalaman penting demi mencapai kesuksesan mendapatkan perusahan pelayaran yang kita inginkan,namun track record dari pengalaman yang kita lewati juga merupakan acuan mempermudah kita diterima di perusahaan pelayaran yang lebih baik.

Banyak perusahaan pelayaran meminta appraisal record sebuah catatan dari perusahaan sebelumnya tentang bagaimana kinerja kita selama bekerja di perusahaan lama yang biasanya diberikan pada saat kita habis kontrak.

Jika kita memiliki kinerja yang bagus,disiplin dan menjalankan tugas dengan baik maka lemungkinan appraisal record kita juga istimewa.

Dengan memiliki appraisal record yang bagus akan memudahkan kita menang dalam seleksi penerimaan kru pada perusahaan pelayaran yang kita inginkan.

Disamping itu jika kita memiliki catatan yang baik dimata teman dan atasan kesempatan untuk mendapatkan lowongan juga lebih tinggi karena akan banyak teman yang mau berbagi informasi dan banyak atasan yang akan menarik kita atau minimal memberikan rekomendasi bekerja di perusahaan yang berbeda yang bisa saja lebih baik dari sebelumnya.

Koneksi

Memperbanyak koneksi dengan sesama pelaut merupakan cara yang tepat agar kita selalu mendapat kesempatan untuk mendapatkan rekomendasi ataupun informasi lowongan pekerjaan dari perusahaan yang kita incar.Karenanya jalinlah hubungan baik selama bekerja diatas kapal,bertukar kontak dan terhubung dengan sosial media dengan kawan untuk memudahkan komunikasi dan mendapatkan informasi saat kita mencari pekerjaan selanjutnya di kemudian hari

Semakin banyak teman seprofesi akan semakin mempermudah mendapatkan pekerjaan bagus di kemudian hari.

Semoga bermanfaat.

Jika merasa sedikit saja manfaat,bantu kami dengan klik Sukai Halaman Facebook Hinyong dibawah,dukungan anda sangat berarti.
Loading...

Tinggalkan Balasan

   
Copyright© Hinyong 2018
Tentang Hinyong| Hubungi Hinyong| Privacy Policy|Disclaimer|Terms Of Services|Sitemap