Hubungan Suami Istri Yang Harmonis Kunci Kebahagian Keluarga

Hubungan Suami Istri

Hubungan Suami Istri Yang Harmonis Kunci Kebahagian Keluarga.

Keluarga yang bahagia adalah impian setiap pasangan suami istri dan terus berharap hingga akhir hayat.

Memiliki keturunan yang pintar dan sukses serta mencapai target ekonomi yang mapan merupakan faktor pendukung terbentuknya keluarga bahagia.

Namun dibalik semua pencapaian itu ada kunci utama agar kebahagaian keluarga tercapai yaitu terjaganya hubungan suami istri yang harmonis sepanjang hidupnya.

Banyak pasangan suami istri mengalami penurunan kualitas keharmonisanya seiring berjalanya waktu.

Meskipun pada awal pernikahanya terasa sangat bahagia namun tidak demikian ketika usia pernikahan mulai didera berbagai masalah dari masalah ekonomi,hingga kurangnya perhatian karena kesibukan dan kepenatan aktivitas harian.

Namun benarkah faktor ekonomi menjadi faktor yang paling dominan terhadap keretakan keharmonisan hubungan suami istri?

Nyatanya banyak kita dengar cerita tentang mereka yang mapan secara finansial justru memiliki kasus yang pelik,dari perselingkuhan hingga perceraian sebagai indikasi ketidak harmonisanya sebuah keluarga.

Banyak hal yang membuat hubungan suami istri tidak harmonis,bukan karena materi semata ada hal yang lebih penting seandainya kita bisa menyadari dari awal akan berbagai kemungkinan yang timbul terhadap sebuah keluarga.

Kesalah pahaman dan berbagai isu tentang orang tua,mendidik anak hingga hadirnya pihak ke tiga bisa saja menjadi awal retaknya sebuah hubungan.

Untuk menghindari berbagai masalah yang bisa menimbulkan konflik kita perlu tahu bagaimana menyikapi setiap permasalahan yang muncul.

Berusaha terus belajar menjadi lebih baik dalam berumah tangga dan menjaga hubungan baik dengan pasangan adalah hal yang penting untuk terus dijaga,agar hubungan tetap harmonis.

Berikut ulasan bagaimana agar hubungan suami istri selalu harmonis.

Bagaimana Menjaga Hubungan Suami Istri Agar Tetap Harmonis?

1.Pengertian dan Kesadaran

Kenapa banyak terjadi pertengkaran dalam sebuah keluarga meski hanya berawal dari hal sepele?

Kebanyakan mereka yang bertengkar merasa dirinya benar akan apa yang ia pertahankan,disinilah kita dituntut untuk memiliki kesadaran yang tinggi untuk mengakui kesalahan dan pengertian yang baik jika pasangan telah mengakui kesalahanya,terutama pada masalah-masalah sepele seperti ini.

Kesadaran akan kekurangan diri kita dan kekurangan pasangan kita bisa membuat kita lebih instropeksi dan tidak menuntut suatu yang berlebihan yang melebihi kemampuan pasangan kita.

Saling membantu dalam menjalani aktivitas dalam berumah tangga juga akan semakin meningkatkan rasa pengertian dan kesadaran pada masing-masing pasangan.

Sempatkan memasak bareng istri atau membantu mencuci baju yang biasanya hanya dilakukan istri bisa jadi awal baik untuk membangun kesadaran akan beban dan tanggung jawab istri,setidaknya cara-cara seperti ini akan mengurangkan rasa ego pada suami.

Begitu juga sebaliknya cobalah mengantar suami ke kantor atau tempat kerja jika hal tersebut tidak pernah anda lakukan sebelumnya,aktivitas saling mendukung dapat memupuk rasa pengertian dan kesadaran antara pasangan suami istri.

2.Menghargai Dan Menghormati

Menghargai dan menghormati pasangan merupakan hal penting selanjutnya yang akan memupuk keharmonisan sebuah hubungan suami istri.

Kadang masakan istri bisa jadi tidak seenak seperti yang diharapkan,namun demi menghargai istri atas usahanya memberikan menu masakan tidak sepantasnya memarahi apalagi membuat masalah menjadi panjang.

Boleh saja memberikan koreksi namun dengan cara yang lebih santun dan tetap mengucapkan terima kasih atas masakanya,kemudian memberikan masukan yang baik dan tidak membuat istri tersinggung.

Begitupun sebaliknya barangkali seorang suami belum mampu memberikan uang belanja sesuai seperti yang diharapkan istri,namun sebagai istri yang baik tetap harus menghormati suami dengan upayanya memberi nafkah terhadap keluarga.

Seorang istri bisa saja memberi ide untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik,namun tidak semestinya jika harus mengatakan jika pendapatan suami tidak layak dan sebagainya.

Dalam hal lain juga demikian dalam mengasuh anak ataupun dalam menjaga kebersihan rumah hingga hal-hal sepele lainya.

Kadang seorang istri yang dandan terlalu lama bisa jadi masalah serius hanya karena suami tidak sabar untuk berangkat kondangan,ini benar-benar harus dihindari bagaimanapun hal-hal kecil seperti ini kadang bisa menjadi awal retaknya keharmonisan hubungan suami istri.

3.Berdiskusi Pada Pengambilan Keputusan dan Berbagai Perencanaan

Sebuah keputusan yang salah kadang akan berdampak panjang,apalagi jika keputusan tersebut menyangkut kelangsungan hidup keluarga.

Terutama pada keluarga baru banyak hal-hal penting yang harus didiskusikan antara suami dan istri,dari penentuan tempat tinggal perencanaan pembangunan rumah hingga mungkin perencanaan berapa anak yang di inginkan.

Semua hal yang menyangkut keluarga sebisa mungkin didiskusikan dengan baik agar tidak memberikan kesalahpahaman di masa yang kan datang.

Bahkan pada hal kecil seperti menentukan sekolah anak atau hanya sekedar menenukan sepeda motor yang akan dipakai keluarga.

Setidaknya dengan pengambilan keputusan yang didiskusikan maka kedua belah pihak merasa memiliki andil pada suatu perencanaan yang di buat.

Dan tidak akan terjadi konflik jika di kemudian hari menemui kegagalan atau tersandung sedikit masalah pada apa yang direncanakan.

Disamping lebih meringankan beban sebuah diskusi akan lebih mengakrabkan suasana kekeluargaan dan keharmonisan.

4.Perhatian Dan Ucapan Sayang

Tidak Cuma mereka yang sedang berpacaran dan dimabuk asmara yang wajib memberikan perhatian dan ucapan kasih sayang.

Bagi suami istri juga wajib memberikan perhatian pasangan dan ucapan kata sayang.

Meski ini tidak susah namun bagi mereka yang tidak terbiasa dan sudah tidak pernah lagi mengucapkanya pasti akan terasa sulit dan aneh jika akan memulai lagi memberikan perhatian dengan ucapan kata sayang.

Karenanya jika kita pasangan baru menikah terus lanjutkan budaya mengucapkan kata sayang,karena jika perlahan kita tinggalkan lambat laun akan menjadi hal aneh dan itu akan sangat merugikan keharmonisan hubungan suami istri.

Bagaimanapun jika ada yang sudah terlanjur lama meninggalkan kebiasaan mengucapkan sayang kepada pasangan,tetap disarankan untuk mengembalikan perhatian dan ucapan sayang yang telah ditinggalkan.

Ceritakan dengan tulus dan baik kepada pasangan kita jika kita perlu membangun hubungan suami istri yang baik dan harmonis,dan akan memberikan ucapan sayang di sela-sela kesibukan kita setidaknya cara ini tidak membuat anda ragu dan canggung dan untuk memulai lagi kebiaaan lama yang baik yang telah ditinggalkan.

Kata sayang bisa anda selipkan di sela-sela kata-kata percakapan lewat telefon ketika suami di tempat kerja atau hanya mengucapkannya lewat sms saat pasangan jauh dan paling romantis adalah saat malam menjelang tidur atau pada kejutan hari ulang tahunya.

Sesuaikan dengan suasana agar momen mengucapkan sayang dan perhatian tepat sasaran.

5.Beri Hadiah dan Ucapan Selamat

Memberi kado kecil pada pasangan bisa jadi aneh bagi mereka yang tidak pernah melakukan hal ini.

Kado special pada ulang tahun atau hari pernikahan bisa memupuk rasa sayang diantara pasangan.

Karenanya mulailah membiasakan diri memeberikan kado kecil dan mengucapkan selamat kepada pasangan kita pada saat yang tepat,sebuah hubungan yang harmonis perlu di pupuk dan dibina dan memeberikan ucapan selamat serta kado special merupakan hal yang bisa memberikan dampak baik terhadap tumbuh kembang sebuah hubungan suami istri dalam membina keluarga.

6.Atur Waktu Liburan

Kepenatan aktivitas sehari-hari akan membuat beban hidup terasa semakin berat.

Sebuah hubungan yang baik sudah semestinya memberikan waktu yang tepat untuk mengajak pasangan dan keluarga mengambil waktu liburan bersama untuk menikmati kebersamaan dan berlibur ke suatu tempat yang nyaman.

Setiap malam mingguan atau hari minggu bisa dijadikan jadwal rutin untuk referesing bersama pasangan dan keluarga.

Tidak perlu jauh atau mahal,pergi ke alun-alun kota atau ke tempat permainan anak di daerah terdekat bisa menjadi tempat memanjakan diri bersama keluarga dengan biaya yang hemat.

Kita perlu mencari uang untuk hidup namun kita juga perlu memanfaatkan uang untuk menikmati hidup.

Selama tidak berlebihan dan menyesuaikan keadaan keuangan yang ada,menyempatkan liburan bersama pasangan merupakan hal yang sangat baik untuk menjaga keharmonisan hubungan suami istri.

7.Jangan Bermain Api

Bukan bermain api sesungguhnya,namun lebih kepada jangan melakukan hal-hal bodoh yang akan berdampak buruk terhadap hubungan suami istri.

Setiap pasangan pasti menginginkan kesetian dan kasih sayang,dan karenanya pasangan juga dikarunia rasa cemburu sebagai pertanda akan rasa cinta dan sayangnya.

Demi tujuan menjaga hubungan alangkah baiknya menghindari hal-hal yang berpotensi mengganggu hubungan seperti menjalin pertemanan dengan lawan jenis diluar pengetahuan pasangan apalagi sering melakukan pertemuan.

Bagaimanapun jika tuntutan pekerjaan mengharuskan adanya pertemuan dengan lawan jenis sebaiknya semuanya diketahui ke dua belah pihak supaya tidak menimbulkan kecurigaan di kemudian hari.

Jagalah kesetian karena sesungguhnya godaan yang menyilaukan bisa membuat kita terjerembab dalam kesalahan fatal.

Selalu ingat pasangan suami atau istri sebagai orang yang paling menyayangi dan mencintai dan hanya dia yang patut mendapatkanya.

8.Kenali Yang Disukai Dan Tidak Disukai Pasangan

Mengenali kesukaan pasangan dari menu masakan suami,hingga baju kesukaan istri dan hadiah paling menyenangkan pasangan hingga dalam urusan hubungan biologis suami istri sangat penting.

Dengan mengetahui apa yang pasangan sukai dan tidak sukai,bisa meminimalisir terjadinya perselisihan.

Jika suami anti terhadap masakan jengkol,sangat tidak disarankan jika istri menyajikan masakan jengkol kepada suami setelah pulang kerja.

Begitupun dalam hal lain,maka semakin banyak mendalami hal ini kemungkinan menjalin hubungan suami istri yang harmonis akan semakin baik.

9.Menghormati dan Menghargai Keluarga dan Orang Tua Pasangan

Banyak kasus pertengkaran berujung perceraian lantaran seorang suami atau istri dianggap kurang menghargai keluarga pasanganya.

Karenanya sebagai pasangan yang baik kita mesti memberikan rasa memiliki bukan saja terhadap pasangan kita tapi juga terhadap keluaga dan orangtua pasangan.

Menganggap orangtua pasangan sebagai keluarga sendiri merupakan langkah yang baik.

Jika memungkinkan seringlah berkunjung ke rumah mertua meski hanya sekedar menanyakan kabar keluarganya.

Meskipun terlihat sepele namun dampaknya sangat dalam terhadap hubungan suami istri dalam sebuah keluarga.

Kita juga bisa memberikan kado atau hadiah buat orang tua dan mertua pada saat tertentu,seperti hari raya lebaran atau pada momen-momen penting lainya.

10.Terus Belajar Untuk Lebih Baik

Meski kita sudah melakukan yang terbaik namun sangat disarankan agar kita terus belajar memperbaiki dari apa yang telah kita berhasil lakukan.

Menjaga sebuah hubungan suami istri yang harmonis tidak bisa dilakukan sekali waktu,ianya harus dilakuakan terus menerus sampai akhir hayat.

Teruslah belajar karena waktu yang berjalan akan berpenngaruh juga pada setiap tindakan.

Anak-anak semakin besar dan dewasa,tanatangan perekonomian makin komplek dan lingkungan serta pergaulan terus mengalami perkembangan dan perubahan.

Jadikanlah diri kita yang terbaik yang bisa kita lakukan demi menjaga keutuhan hubungan suami istri.

Dan teruslah Belajar.

Terima kasih telah membaca artikel ini,jika ingin memberikan komentar silahkan isi kolom komentar dibawah.

Sangat berharap jika pembaca berkenan untuk membagikan artikel ini kepada teman atau saudara lewat sosial media di bawah.

Loading...

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan