Cara Ternak Ikan Lele Yang Baik Agar Lele Cepat Besar

Di zaman sekarang ini masyarakat dituntut lebih kreatif dan juga mandiri, dikarenakan di zaman yang serba canggih ini jumlah penduduk yang setiap tahun semakin bertambah yang tidak diimbangi dengan jumlah lapangan kerja yang memadai, jumlah lapangan kerja yang semakin sedikit membuat setiap orang dituntut harus lebih kreatif dan juga diharapkan bisa untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri.

Banyak sekali peluang usaha yang bisa anda jalankan, salah satunya adalah dengan cara ternak ikan lele, kenapa harus kan lele? Ikan ini mudah dibudidayakan dan juga tidak membutuhkan tenaga yang ekstra dan menyita waktu anda.

Cara Ternak Ikan Lele

Kita bisa memulai usaha beternak ikan lele sebagai usaha sampingan namun begitu kita harus mengetahui ilmunya terlebih dahulu agar nantinya bisa berhasil dan meminimalisir resiko yang terjadi, langsung saja simak pembahasan berikut ini.

Dalam usaha budidaya ikan lele, ada beberapa peranan penting yang harus dilakukan dalam kesuksesan usaha budidaya lele ini.

    Pemilihan bibit atau jenis lele yang tepat
  • Metode dalam beternak lele
  • Pemeliharaan dan pemberian pakan pada ikan lele
  • Pemasaran ikan lele

Berikut ini akan kami uraikan secara detail agar nantinya bisa berhasil, bagaimana cara ternak ikan lele supaya cepat besar dan juga anda bisa untung.

Secara garis besar beternak lele ini tidak sulit dan juga tingkat keberhasilannya yang mencapai 90%, karena lele ini merupakan ikan yang tahan terhadap serangan penyakit.

Jenis Ikan Lele Yang Umum Dibudidayakan

1. Lele Dumbo

Lele ini memiliki ciri fisik warna hitam kehijauan apa bila ikan ini stress maka akan muncul tanda bercak hitam dan putih pada kulit ikan lele ini, namun jika suhu sudah normal bercak akan hilang,

2. Lele sangkuriang

Ciri fisik lele sangkuriang ini adalah berwarna hitam kehijauan pada punggung dan putih kekuningan pada perut, memiliki kepala yang lebih besar dibanding lele dumbo

3. Lele Phyton

Ciri fisik ikan lele ini adalah bentuk kepala yang lebih besar, gerakannya yang lincah mulutnya lebih kecil dan berbentuk pipih

Metode Cara Ternak Ikan Lele

Setelah mengetahui jenis lele yang akan dibudidayakan selanjutnya anda harus mengetahui metode atau cara beternak ikan lele agar nantinya saat panen anda tidak mengalami kerugian, biasanya kerugian terjadi akibat bibit lele yang dibudidayakan banyak yang mati.

Penyediaan Kolam Lele

Hal yang pertama yang harus disiapkan adalah kolam lele, penentuan kolam harus disesuaikan dengan sember daya manusia yang memadai, sumber dana yang tersedia, setelah itu barulah dapat di putuskan kolam seperti apa yang cocok.

Untuk lahan yang berukuran kecil anda bisa menggunakan kolam terpal, tetapi jika lahan luas anda bisa menggunakan kolam tanah.

Untuk kolam terpal anda bisa membuat ukuran 2 x 4m, atau 3 x 5m tergantung jumlah bibit yang ingin anda budidayakan.

Untuk kolam tanah ada beberapa langkah yang harus dilakukan

1. Pengeringan dan pengolahan tanah

Lakukan pengeringan tanah dengan sinar matahari sampai benar-benar kering yang bertujuan untuk mematikan mikroorganisme yang menjadi sumber penyakit, kira-kira membutuhkan waktu 3-7 hari,

2. Pengapuran dan pemupukan

Setelah tanah kering, selanjutnya pengapuran lakukan pengapuran yang bertujuan menyeimbangkan kadar keasaman pada kolam, takaran umumnya sekitar 250-500 gram per meter persegi,

Pengaturan Sumber Air Kolam

Ketinggian permukaan air dari dasar kolam idealnya berkisar 100 – 150 cm pengisiannya jangan langsung dipenuhi di ketinggian 150 cm, tetapi di isi sepertiganya dahulu sekitar 50 cm,  yang terpenting kolam masih terkena paparan sinar matahari langsung agar biota di dasar kolam bisa berkembang baik, setelah air kolam sudah berwarna hijau bibit lele siap ditebarkan sambil menambah air sampai ketinggian sekitar 100cm.

Pembenihan Ikan Lele

Selanjutnya pemilihan bibit ikan lele yang berkualitas tinggi agar menghasilkan panen yang berlimpah dan bisa menguntungkan.

Belilah bibit dari ketiga jenis ikan lele yang sudah kami jelaskan sebelumnya atau bisa memilih satu jenis yang menurut analisa anda adalah yang terbaik.

Pilihlah ikan lele yang sehat bebas dari bibit penyakit, tubuhnya licin, kulitnya mengkilap, tidak ada cacat pada tubuh, gerakannya yang lincah sehingga gaya renangnya normal.

Pemberian Pakan Ikan Lele

Pemberian pakan ikan lele ini merupakan faktor yang tidak kalah penting.

Sesuaikan pakan ikan lele dengan kebutuhan.

Umumnya ikan lele membutuhkan pakan 3-6 % dari berat badan tubuhnya per hari, misal ikan lele berbobot 50 gr, maka pakannya adalah 2,5 gr atau 5% dari berat tubuhnya.

Pemberian pakan ikan lele juga harus di jadwal, jadwal pemberian makan ikan lele adalah 4-5 kali dalam sehari.

Pakan utama lele pada umumnya adalah pellet yang memiliki kandungan nutrisi 30% protein hewani, 15% lemak, 20% karbohidrat dan sisnya vitamin dan mineral, anda harus pandai dalam memilih pakan di pasaran merk apa yang memenuhi kebutuhan ikan lele tersebut, dan juga jangan sampai membeli pakan yang sudah kadaluwarsa.

Pakan tambahan juga bisa perlu sebagai pakan pelengkap disamping pakan utama, tujuanya agar tidak terlalu boros dalam penggunaan pellet dengan alasan menekan ongkos biaya pemeliharaan, sehingga porsi pakan utama akan dikurangi dan diganti dengan pakan alternative yang lebih murah dan bisa menghemat biaya pengeluaran pakan, pakan tambahan berupa ampas tahu, keong mas, dan limbah ayam atau ayam yang mati yang bisa anda minta dari peternakan ayam.

Pastikan ayam tersebut tidak menyebarkan penyakit pada ikan dan aman bagi manusia.

Pengendalian Terhadap Hama Penyakit

Biasanya hama yang menyerang ikan lele ada 2 jenis yakni predator dan mikroorganisme, predator yang sering memangsa ikan lele biasanya adalah ular sawah, musang air dan burung.

Untuk menghindari serangan predator anda bisa memasang pagar di sekeliling kolam, dan juga bisa memasang jaring di saringan atau di jalan masuk dan keluar air.

Sedangakan untuk mikroorganisme yang sering menyerang adalah hama sejenis protozoa, virus dan bakteri, ketiga jenis ini bisa menyebabkan penyakit yang mematikan pada ikan lele, seperti : bintik putih, luka pada kepala lele serta ekor dan membuat perut ikan kembung, untuk itulah sangat penting untuk selalu menjaga kualitas air dan mempertahankan kolam pada kisaran 28 derajat agar ikan lele tidak mudah terserang penyakit.

Proses Pemanenan Ikan Lele

Cara Ternak Ikan Lele
Panen Ikan Lele

Ikan lele bisa dipanen setelah 3 – 3,5 Bulan dari ukuran benih 5 -7 cm, hal yang harus dihindari sebelum memanen adalah jangan memberi pakan terlalu banyak, panen dapat dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam, setelah air surut lele dapat ditangkap dengan mudah bisa menggunakan jaring ikan.

Kita bisa memasarkan ikan lele dengan menjualnya di pasar tau bisa juga dijual di lingkungan sekitar rumah,

Demikian artikel tentang cara ternak ikan lele supaya cepat besar dan menguntungkan, semoga bermanfaat.

Terimakasih Telah Membaca,Kunjungi Juga Tentang Perawatan Kecantikan di:

Hinyong Cantik

   
Jika merasa sedikit saja manfaat,bantu kami dengan klik Sukai Halaman Facebook Hinyong dibawah,dukungan anda sangat berarti.
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *