Cara Ternak Ayam Jawa Super Untuk Pemula

Cara Ternak Ayam Jawa Super

Apakah anda ingin memulai usaha beternak ayam jawa super? Apakah anda merasa kebingungan bagaimana cara beternak ayam jawa super tersebut? Ayam jawa super, nama yang mungkin terdengar asing bagi sebagian orang yang belum mengetahui.

Namun sekarang ini sudah banyak yang mulai beternak jenis ayam ini dan saat ini beternak ayam jawa super merupakan suatu pilihan bagi peternak yang sudah lama maupun peternak pemula yang baru ingin memulai mencoba untuk menggeluti ke bidang pemeliharaan ayam usaha peternakan.

Sebetulnya beternak ayam jawa super merupakan usaha yang tidak membutuhkan modal yang terlalu besar dan juga ilmu pengetahuan yang mendalam, saat ini sudah banyak dikenal pemeliharaan dengan sistem ternak ayam kemitraan dimana peternak hanya tinggal menyediakan kandang dan tenaga kerja untuk memelihara sedangkan pemilik modal atau perusahaan inti akan menyediakan bibit, obat-obatan, pakan, vitamin dan pemasaran hasil panen.

Namun jika peternak pemula ingin membuat sendiri maka bisa juga menggunakan modal sendiri dengan nominal yang tidak terlalu besar yang nantinya akan disesuaikan dengan jumlah anakan ayam yang akan dipelihara.

Beternak ayam jawa super memang merupakan peluang usaha yang sangat menguntungkan, peluang usaha ini masih terbuka lebar untuk wirausaha yang baru.

Tingginya permintaan daging ayam jawa  kampung dipasaran membuat para peternak ayam kampung semakin semangat untuk meningkatkan hasil produksi ayam jawa mereka.

Berikut ini diulas secara rinci bagaimana cara ternak ayam jawa super agar nantinya usaha ini bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.

Cara ternak ayam jawa super

1.Persiapan Kandang Ayam Jawa Super

Persiapan kandang ayam jawa super yang akan dipelihara nantinya dibedakan menjadi beberapa kandang yakni kandang pemeliharaan DOC dan kandang pembesaran ayam

1. Kandang pemeliharaan DOC.

Ayam jawa super dengan ukuran 1 meter persegi bisa memuat sekitar 70-100 ekor ayam, semakin besar ayamnya maka kapasitas per meter dapat dikurangi, kandang pemeliharaan digunakan saat anakan ayam baru mulai menetas sampai berumur 2 mingguan.

Pada kandang ini harus dipasang alat pemanas buatan agar anakan merasa hangat, dan juga pemberian lampu pencahayaan, bertujuan agar ayam terus mengkonsumsi pakan dan bisa memacu pertumbuh ayam tersebut.

2. Kandang pembesaran ayam jawa super

Kandang pembesaran tidak memiliki ukuran yang baku, ukuran bisa anda sesuaikan dengan lahan yang tersedia, pada umumnya ukuran kandang mempunnyai lebar 6 sampai dengan 9 meter dan panjang 50 sampai dengan 70 meter.

Sebagai referensi anda kandang dengan ukuran 10 x 8 meter dapat menampung sekitar 450 ekor ayam jawa super, jadi kapasitasnya sekitar 8 ekor untuk satu meter persegi untuk ayam yang sudah siap panen.

Ayam kampung juga perlu pengaturan yang tepat agar ayam kampung tetap dalam kondisi nyaman dan tidak berdesakan satu sama lain.

Semakin bertambahnya umur ayam maka akan membutuhkan kandang dengan lokasi yang lebih besar.

Berikut ini adalah pengaturan per meter persegi kandang ayam tersebut.

1. Umur 1-6 hari dengan kepadatan ayam 60 ekor per meter persegi

2. Umur 7-12 dengan kepadatan ayam 40 ekor per meter persegi

3. Memasuki umur 13 – 30 hari kepadatan ayam 20 ekor per meter persegi

4. Umur 31 – panen dengan kepadatan ayam 9 ekor per meter persegi

2.Pemilihan bibit Ayam Jawa Super

DOC Ayam Jawa Super

Bibit ayam bisa di ternak dengan bibit yang unggul harus melalui proses seleksi yang panjang baru dapat diperoleh setelah turunan ke 4 atau turunan ke 5, bibit yang dihasilkan dari proses seleksi memiliki ciri-ciri seperti :

1. Memiliki berat badan yang lebih tinggi dibanding dengan bibit ayam kampung /ayam jawa biasa. Berat ayam jawa super berkisar antara 39-48 gram per ekor.

2. Warna DOC ayam kampung super dominan memiliki warna coklat atau memiliki punggung warna coklat, sayap warna abu-abu, paruh dan kaki ayam berwarna kuning bagian kepala ada yang berwarna coklat kehitaman.

Bibit ayam jawa super yang berkualitas mempunyai beberapa kriteria,

1. Berat badan minimal 30 gram untuk betina dan 32 gram untuk ayam jantan

2. Paruh dan kaki berwarna kuning bersih

3. Sehat dan tidak cacat

4. Sebaiknya pilihlah bibit ayam yang memiliki 2 warna.

5. Mempunyai tulang tengkorak yang lebih besar

3.Pemberian Makanan Ayam Jawa Super, Pemberian Multivitamin dan Vaksinasi

Masa pemeliharaan yang singkat ayam tidak membutuhkan makan yang banyak, makanan ayam bisa ditambahkan dengan makanan seperti jagung giling, beras merah giling, bekatul atau dedek maka akan mengurangi biaya pengeluaran pakan, jadi sangat efektif dan efisien,

Ayam juga membutuhkan multivitamin agar stamina ayam tetap terjaga dalam keadaan yang prima,

Ada beberapa jenis multivitamin untuk ayam jawa super ini:

1. Untuk umur 1 – 6 hari berilah air gula dan vita chick neo meditril yang bertujuan untuk mengatasi stress dan meningkatkan ketahanan tubuh

2. Umur 12 – 13, umur 22 – 24 hari, umur 31 – 32 hari berikan vita stress atau fortevit untuk mencegah stress dan juga untuk memacu pertumbuhan melalui air minum

3. Pada umur 42 berikan obat cacing untuk mencegah ayam cacingan

Jadwal vaksinasi ayam jawa super

Tujuan pemberian vaksinasi adalah untuk mencegah ayam dari penyakit berikut jadwalnya,

1. Umur 3 hari dan umur 21 beri vaksin strain F dengan diteteskan pada mata yang bertujuan untuk mencegah penyakit ND (Tetelo)

2. Umur 10 hari beri vaksin gumboro bertujuan mencegah penyakit gumboro pemberian dengan cara teteskan pada mulut ayam

4.Pencegahan dan Pengobatan Terhadap Penyakit

Pencegahan yang harus dilakukan adalah memperhatikan sanitasi di sekitar kandang, hindari genangan pada kandang, di samping itu ventilasi juga harus diperhatikan, dan jika ada ayam yang terkena penyakit segera pisahkan dari ayam yang lain.

Sedangkan pengobatan terhadap penyakit penyakit yang sering menyerang pada ayam kampung super pada umumnya berupa tetelo/sampar, snot dan juga penyakit gumboro, pencegahan yang dilakukan bisa diberikan vaksinasi sedangkan untuk pengobatan bisa diberikan obat yang direkomendasikan oleh penyedia obat khusus hewan ternak atau bisa mendapat nasehat dokter hewan dari penyedia bibit jika menggunakan sistim ternak kemitraan.

5.Masa Panen Ayam Jawa Super dan Penjualan

Ayam jawa super bisa dipanen pada umur sekitar 6 minggu dengan berat berkisar antara 0,7 – 0,9 kg per ekor jika pemeliharaan sampai 12 minggu maka berat ayam bisa mencapai 0,9 – 1,1 Kg per ekor untuk harga jual ayam jawa super ini per Kg berkisar antara Rp33,000 – Rp. 35,000, harga tersebut diambil dari harga di pulau jawa dan harga tersebut sewaktu-waktu bisa mengalami perubahan bahkan bisa meningkat, untuk penjualan anda bisa menjualnya pada pengepul ayam yang banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional atau pun pengepul besar.

Namun yang harus diperhatikan jika peternak ingin memproduksi ayam kampung jawa super dengan metode organik harus dihindari menggunakan obat-obatan seperti diatas.

Baca juga cara beternak ayam potong untuk mengetahui lebih lanjut tentang peternakan ayam.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *