Cara Memulai Buka Usaha Jualan Bubur Ayam

Usaha kuliner saat ini sedang banyak dikembangkan oleh para pebisnis baru.

Karena usaha kuliner diangap sebagai usaha yang menjanjikan, peluang yang besar, karena kuliner atau makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang selalu dibutuhkan oleh setiap orang.

Salah satu usaha kuliner yang saat ini bisa dikembangkan adalah Bubur ayam.

Usaha bubur ayam memiliki peluang usaha yang sangat bagus.

Karena bubur ayam merupakan salah satu makanan yang memiliki banyak penggemar. Hampir di setiap kota telah ada warung bubur ayam yang memiliki cukup banyak peminat. Karena bubur ayam biasanya menjadi menu sarapan banyak orang.

Penggemarnya pun berasal dari semua kalangan dan usia, baik anak- anak, remaja, dewada dan orang tua.

Mengkonsumsi bubur ayam di pagi hari ini juga sama-sama mengenyangkan. Karena bubur ayam ini memiliki kandungan karbohidrat, yang dibuat dari beras dan dicampuri dengan daging ayam.

Bagi Anda yang mungkin memiliki kesibukan pada pagi hari sehingga tidak sempat untuk menyiapkan makanan untuk sarapan Anda bisa dengan menggantinya dengan mengkonsumsi bubur ayam.

Tips Memulai Usaha Warung Bubur Ayam

Bubur ayam menjadi makanan yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Bubur ayam yang dijual lewat gerobak pun sering kali dikerubungi oleh para pembelinya.

Kondisi ini dapat dijadikan ide bisnis untuk Anda yang akan memulai bisnis, terutama yang tertarik pada bisnis kuliner.

Peluang usaha jualan bubur ayam ini masih sangat terbuka lebar jika Anda ingin terjun di dalamnya. Dengan menjalankan usaha bubur ayam ini bisa mendatangkan keuntungan untuk Anda.

Untuk menjalankan usaha jualan bubur ayam ini sangat mudah pastinya serta tidak membutuhkan modal yang besar, namun dibutuhkan ketlatenan dan kesabaran.

Karena usaha apapun, tanpa adanya ketlatenan dan kesabaran maka tidak akan berjalan lancar.

Berikut beberapa tips yang harus Anda ketahui sebelum memulai usaha jualan bubur ayam.

• Buatlah bubur ayam yang enak. Supaya penjualan bubur ayam dapat meningkat, tentunya Anda harus membuat bubur ayam yang rasanya tak enak dan berbeda dari yang lain. Dimulai dari pemilihan bahan yang berkualitas dan masih segar seperti daging ayam, kaldu ayam, beras, bawang putih, garam, telur, seledri, daun bawang, bawang goreng, cabai rawit, dan bahan dasar lainnya.

• Sebelum memulai usaha, sangat penting bagi anda untuk mengetahui sejauh mana bubur ayam racikan anda dapat diterima di lidah masyarakat. Anda dapat mencoba resep masakan bubur ayam sebelum membuka warung bubur ayam Anda. Hal ini akan membuat Anda dapat merasakan cita rasa dari bubur ayam buatan Anda, jika ada yang kurang, Anda tambah bumbu atau bahan yang sesuai.

Anda juga dapat mencoba beberapa bubur ayam yang terlihat laris dan ramai, kemudian cobalah meniru rasanya dengan kreasi sendiri tentunya.

 

• Jual bubur ayam Anda dengan harga yang normal seperti pada pasaran, serta sesuaikan dengan modal produksinya. Standarnya, bubur ayam dijual dengan harga Rp. 8000 sampai dengan Rp. 15.000 saat ini. Anda bisa menyesuaikannya dengan keuntungan yang ingin Anda dapatkan juga, namun Anda harus tetap logis dalam memberikan harga untuk pelanggan, ya!

 

• Walaupun umumnya bubur ayam dijual sejak pagi hari hingga siang hari sebagai menu sarapan, tak ada salahnya jika Anda juga menjual bubur ayam di sore sampai malam hari juga untuk makan malam. Apalagi, kini semakin banyak orang yang memilih bubur sebagai menu makan malam mereka. Hal ini bisa mendapatkan keuntungan tersendiri, disaat warung bubur ayam yang lain tutup, konsumen akan memilih pergi ke warung Anda yang masih buka hingga malam.

• Biasanya, sebuah warung bubur ayam kaki lima dibuka dengan menggunakan tenda yang dilengkapi sebuah meja dan kursi panjang. Namun, jika Anda ingin membuka usaha bubur ayam Anda berbeda dari yang lainnya, warung lesehan bisa juga digunakan di warung Anda. Selain terlihat lebih unik, Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli kursi. Sebagai gantinya, Anda cukup menggelar tikar.

• Jika dinilai sudah enak dan Anda sudah berani untuk berjualan, yang perlu Anda perhatikan adalah konsistensi kualitas dan rasa bubur ayam pada tiap porsi yang Anda jual. Hal ini tidak mudah memang karena menuntut ketlatenan Anda dalam menakar bumbu di setiap porsinya, namun lama-kelamaan anda pasti akan terbiasa juga.

 

• Selain itu, biasanya pembeli akan menilai warung bubur ayam Anda dari kecepatan penyajian bubur. Bila mereka mendapatkan bubur yang mereka pesan dalam waktu cepat tentu saja pembeli akan merasa nyaman.Untungnya, usaha bubur ayam memiliki kelebihan dibandingkan dengan usaha kuliner seperti mie ayam dalam waktu penyajian yang biasanya lebih cepat karena tidak butuh proses masak lagi.

 

Lokasi Ideal Usaha Bubur Ayam

Bubur ayam bisa dijual dengan mendirikan warung kaki lima lengkap dengan gerobak, tenda, meja dan kursi. Selain itu juga bisa dengan cara berkeliling menggunakan gerobak. Hal ini disesuaikan dengan modal yang Anda miliki pastinya. Jika belum memiliki modal yang cukup, Anda bisa memulai usaha dengan hanya menggunakan gerobak dan berjualan secara tetap di satu tempat yang strategis, mudah dijangkau, mudah terlihat oleh calon konsumen.

Usahakan mendirikan warung bubur ayam di tempat yang ramai dan banyak dilewati orang, misalnya di depan sekolah, kompleks perumahan, pasar atau di depan kantor-kantor serta berjualan di depan minimarket yang kini banyak bermunculan. Memiliki sebuah tempat untuk jualan bubur ayam secara tetap dapat menghemat tenaga, karena tida perlu berkeliling. Selain itu, pelanggan juga tidak akan bingung ketika ingin membeli bubur ayam Anda.

Karena bubur ayam ini merupakan makanan yang tergolong ringan dan tidak membuat perut terbebani, serta biasanya bubur ayam juga cocok untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang sakit maupun untuk sarapan.Karena itu jika bisa pilihlah lokasi yang berdekatan dengan rumah sakit atau klinik.

Saat ini kondisi gaya hidup di perkotaan yang sibuk membuat banyak orang tidak dapat menyiapkan sarapannya sendiri, sehingga anda dengan berjualan di lokasi yang berdekatan dengan pusat bisnis, anda mendapatkan peluang lebih besar untuk menggaet pembeli.

Cara Membuat Bubur Ayam dengan Resep Pilihan

bagi Anda yang belum pernah mencoba membuat bubur ayam, berikut ada resep yang dapat Anda jadikan sebagai referensi dalam mencoba membuat bubur ayam.

Bahan:

• 125 gram daging ayam tanpa kulit

• 150 gram beras

• 100 gram telur ayam

• Kaldu ayam

• 10 gram margarine

• 2 sendok makan seledri cincang atau daun bawang

• merica secukupnya

• garam secukupnya

• bawang goreng

• sedikit bumbu penyedap

Sambal Tomat

• garam secukupnya

• sedikit terasi

• 1 tomat, dipotong-potong kecil

• 2 Cabai Merah

Cara membuat bubur ayam:

1. Pertama Rebus daging ayam sampai masak lalu ambil dagingnya dan potong-potong kecil berbentuk dadu, lalu sisihkan.

2. Didihkan kaldu lalu masukkan beras.

3. Masak sampai jadi bubur dan beras terasa lunak.

4. Sebelum diangkat beri garam, merica dan bumbu penyedap.

5. buatlah telur dadar tipis dari telur dengan margarine kemudian potong-potong tipis.

6. Lalu Bagi bubur tadi menjadi 5 porsi, atasnya ditaburi potongan ayam, telur, bawang goreng dan seledri cincang.

7. Sajikan dengan sambal tomat yang terbuat dari cabai, garam, terasi dan tomat. Haluskan dan aduk rata.

Modal Usaha Bubur Ayam yang Diperlukan

Modal menjadi sesuatu yang sangat berharga dalam membangun sebuah usaha, dalam membangun warung bubur ayam ini, Anda tidak perlu mengeluarkan modal yang sangat banyak, karena usaha ini memiliki modal kecil, namun jika dijalankan dengan maksimal dan telaten maka hasilnya akan memuaskan. Berikut beberapa rincian modal yang Anda gunakan, sesuaikan juga dengan jenis warung seperti apa yang akan anda buka nantinya.

Modal untuk peralatan:

• Gerobak: Rp 2.000.000,00

• Meja dan kursi: Rp   500.000,00

• Tenda (terpal): Rp   250.000,00

• Kompor dan tabung gas: Rp   200.000,00

• Panci besar: Rp   200.000,00

• Mangkuk, plastic,tempat kerupuk, gelas dan sendok: Rp 100.000,00

• Serbet dan ember untuk air cuci piring: Rp  50.000,00

Total Rp 3.300.000,00

Modal harian:

• Beras: Rp    90.000,00

• Ayam: Rp 150.000,00

• Bumbu dan bahan pelengkap: Rp 100.000,00

• Kotak sterofom: Rp 100.000,00

Total Rp 440.000,00

Modal Bulanan:

• Listrik: Rp. 200.000,00

• Air: Rp.200.000,00

• Biaya Operasional Lain: Rp.300.000,00

Total Rp.700.000,00

Strategi Pemasaran Usaha Jualan Bubur Ayam

Jika persiapan awal sudah matang, selanjutnya Anda perlu membuat strategi pemasaran yang baik dan menyeluruh, salah satunya dengan melakukan kegiatan promosi.

Promosi ini dilakukan supaya warung bubur ayam Anda nantinya cepat diketahui oleh masyarakat secara luas, dan memungkinkan calon konsumen untuk datang ke warung Anda, tentunya dengan strategi promosi yang menarik dan unik. Usahakan calon konsumen Anda penasaran dengan rasa bubur ayam yang Anda sajikan.

Ada beberapa strategi promosi yang dapat Anda lakukan. Pertama Anda dapat memanfaatkan media sosial yang saat ini sudah sangat berkembang.

Dengan melakukan promosi di media sosial memberikan peluang besar agar warung bubur ayam Anda cepat diketahui dan menarik orang untuk datang.

Anda dapat memasang iklan yang menarik di toko jual beli facebook. Selain itu Anda juga dapat melakukan promosi di Instagram dengan memasang iklan di akun-akun promosi yang memiliki banyak pengikut.

Untuk strategi promosi lainnya Anda dapat membuat desain logo warung Anda dengan nama warung bubur ayam yang mudah diingat oleh konsumen. Dan jangan lupa perhatikan baik-baik kemasan serta display bubur ayam yang Anda sediakan.

Supaya pembeli lebih nyaman usahakan selalu jaga kebersihan warung bubur ayam Anda, meskipun warung Anda nantinya adalah warung kaki lima yang berada di pinggir jalan, tidak ada salahnya selalu menjaga kebersihan warung.

Hal ini menghindari kesan negatif pada konsumen Anda. Dan yang paling penting adalah berikan pelayanan yang baik dan ramah kepada setiap konsumen yang datang.

Tidak hanya itu, jika rasa bubur ayam yang Anda buat lezat dan enak, maka promosi dari mulut ke mulut akan mampu membuat warung anda terkenal dan cepat berkembang.

Kemudian yang jangan sampai ketinggalan adalah selalu berikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan, selalu ramah kepada meeka, karena itu akan memberikan kesan positif bagi mereka

Nah itu tadi beberapa cara memulai buka usaha jualan bubur ayam, semoga bermanfaat!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *