Bagaimana Cara Cepat Menggemukan Sapi Kurus Agar Dapat Melipatgandakan Keuntungan.

Cara menggemukan sapi kurus.

Banyak metode usaha ternak sapi potong dari sapi tradisional dengan dengan sistim indukan untuk mendapatkan keturunan hingga usaha ternak sapi lebih modern yang mengelola sapi hingga puluhan bahkan ratusan ekor.

Jika ingin tahu tentang jenis sapi dan cara ternak yang benar pembaca bisa membaca cara ternak sapi di postingan sebelumnya.

Yang jelas apapun jenis usaha ternak sapi potong yang dijalankan pasti mendambakan agar sapi yang diternakan memiliki pertumbuhan bobot dan memiliki kesehatan yang baik.

Sapi yang kurus dan lambat pertumbuhanya pasti akan membuat pemilik ternak khawatir.

Keadaan tidak normal pada pertumbuhan sapi bahkan bisa berdampak pada kematian jika penyebab sapi yang kurus karena serangan penyakit.

Lantas bagaimana cara cepat menggemukan sapi kurus dan membuatnya tumbuh optimal?

Ada banyak penyebab yang jadi momok kenapa sapi cenderung lamban tumbuh dan tampak kurus dengan bobot yang tidak maksimal.

Untuk mengetahui bagaiman cara menggemukan sapi yang dipelihara alangkah baiknya kita terlebih dahulu mencari penyebabnya.

Berikut ulasan selengkapnya.

Beberapa Penyebab Sapi Kurus

1.Terserang Penyakit Parah

2.Menderita Cacingan

3.Masa Menyusui

4.Gangguan Nafsu Makan

5.Mencret dan Gangguan Pencernaan

6.Kurangnya Asupan Gizi atau Pakan Yang Tidak Optimal

Cara Menggemukan Sapi Kurus Berdasarkan Penyebabnya

1.Terserang Penyakit Parah

Kadang kita merasa sudah memberikan pakan yang terbaik dengan kadar nutrisi yang cukup untuk hewan ternak sapi, namun nyatanya kondisi pertumbuhan sapi sangat lamban bahkan cenderung semakin kurus.

Gangguan kesehatan pada sapi yang akut bisa jadi menjadi penyebab kenapa sapi tidak bisa gemuk.

Untuk mengetahui kondisi sapi apakah sapi tersebut memang mengidap penyakit sehingga sulit tumbuh dengan baik sebaiknya lakukan pengecekan.

Kita bisa melakukan pengecakan kesehatan sapi secara manual.

Lakukan pengamatan dengan cara sederhana dari mata sapi, dubur/ anus, dan kotoran sapi.

Jika ada sesuatu yang janggal dan tidak normal seperti sapi pada umumnya sebaiknya lakukan pemeriksaan lanjutan.

Langkah paling mudah dalam pemeriksaan lanjutan adalah dengan mengundang dokter hewan untuk mendapatkan analisa lengkap serta pengobatan yang tepat.

Selama sapi masih bisa disembuhkan dengan biaya yang terjangakau sebaiknya lakukan penyembuhan secara total.

Setelah sapi sehat maka kemungkinan ternak sapi kembali tumbuh normal dan gemuk dapat dicapai dengan mudah.

Untuk mencapi pertumbuhan bobot yang optimal setelah sembuh dari sakit, maka selanjutnya adalah langkah pemberian pakan yang memenuhi syarat.

Nanti dibagian bawah akan dibahas bagaimana memberi pakan yang baik agar sapi cepat gemuk.

2.Menderita Cacingan

Sama pada kasus terkena penyakit lain serangan penyakit cacing pada sapi juga perlu ditangani dengan serius.

Penyakit cacing atau dalam bahasa kedokteran disebut sebagai helminthiasis paling sering ditemui pada sapi adalah jenis cacing yang menyerang pada hati sapi dan pencernaan.

Sulit untuk mengetahui secara pasti keadaan seekor sapi yang terserang cacingan dengan melihat secara kasat mata.

Karena pada kondisi yang belum parah sapi tidak menunjukan gejala yang bisa diamati dengan visual.

Butuh waktu yang lama terjangkitnya seekor sapi hingga sapi menunjukan tanda-tanda seperti:

  • Nafsu Makan Berkurang Drastis
  • Sapi Tampak Kurus
  • Mencret Yang Berkepanjangan Kadang Juga Ditemui Sapi Susah Buang Air Besar
  • Bulu Sapi Kusam dan Berdiri
  • Mata Sayu dan Badan Sapi Lemas.
  • Upaya tercepat untuk mengecek kesehatan sapi dari serangan cacingan adalah dengan melakukan pengecekan laboratorium pada kotoran sapi untuk memastikan apakah sapi terbebas dari cacingan atau sebaliknya.
  • Penyakit cacingan pada sapi masuk dalam kategori mudah disembuhkan ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit cacing pada sapi seperti benzimidatol atau imidathiazol.
  • Namun sebaiknya konsultasikan kepada dokter hewan untuk mendapatkan cara pengobatan yang tepat.
  • Setelah penyakit cacingan sebagai penyebab sapi kurus sembuh maka sapi akan memiliki kemungkinan gemuk dan sehat seperti sapi pada umumnya.
  • Berikan pakan yang baik hijauan dan konsentrat yang memenuhi kebutuhan harian sapi.

3.Masa Menyusui

Pada sapi betina sering dijumpai sapi tampak kurus setelah melahirkan karena harus menyusui anak-anaknya.

Untuk mengatasi sapi yang kurus karena menyusui maka perlu adanya tambahan pakan yang lebih baik.

4.Gangguaan Nafsu Makan Pada Sapi

Gangguan nafsu makan pada sapi bisa bermacam-macam.

Bisa jadi karena stress setelah dipindah dari satu tempat ke tempat yang jauh dan melelahkan.

Atau bisa juga karena penyakit tertentu seperti contoh diatas karena terserang penyakit cacingan.

Atau bisa juga karena faktor lain seperti makanan yang tidak berbariasi dan sebagainya.

Hilangnya nafsu makan jelas sangat berpengaruh pada proses penggemukan sapi.

Karena itu perlu langkah-langkah penanganan agar sapi lahap dan bobot sapi segera naik sesuai target.

Beberapa langkah yang bisa diambil untuk menangani masalah nafsu makan pada sapi adalah :

  • Pemberian Obat-obatan sesuai penyakit yang diderita sapi
  • Pemberian vitamin agar sapi kembali memiliki nafsu makan
  • Berikan pakan hijauan untuk menggugah selera nafsu makan sapi
  • Mencampur pakan sapi dengan air garam sebagai penambah rasa pada pakan sapi
  • Berikan konsentrat yang disukai sapi
  • Jika dirasa sapi sudah kembali normal maka pemberian pakan sapi bisa perlahan dirubah ke pola awal dengan tetap memberikan variasi agar sapi tidak mudah bosan.

5.Mencret dan Gangguan Pencernaan

Mencret yang berkepanjangan juga bisa menjadikan sapi kurus.

Ada dua penyebab utama sapi mencret yaitu karena adanya penyakit atau karena faktor fisiologis yang disebakan karena perubahan cuaca, krena faktor pakan dan perpindahan kandang serta beberapa faktor lain.

Untuk menangani sapi kurus karena mencret sebaiknya lakukan pemeriksaan terhadap kotoran sapi jika kotoran sapi disertai darah, bau busuk yang menyengat, lendir dan tanda-tanda tidak normal lainya maka sebaiknya berikan pengobatan sesuai penyakit yang diderita terlebih dahulu.

Namun jika kotoran sapi tidak menandakan adanya gangguan penyakit maka proses penyembuhan mencret pada sapi bisa dilakukan dengan cara tradisional sebagai pertolongan pertama.

Berikut beberapa pengobatan sederhana mencret karena faktor fisiologis tersebut dengan:

  • Minumkan 500 ml minyak kelapa pada sapi yang terkena mencret
  • Berikan daun nangka yang masih muda(pucuk daun nangka) yang baru tumbuh .
  • Berikan ramuan tradisional untuk mengatasi mencret pada sapi dengan:mencampur temu ireng yang telah dihaluskan dicampu kencur, dan tempe busuk 200 gram lalu simpan dalam wadah tertutup atau bisa juga dengan plastik selama satu malam kemudian peras ramuan untuk diminumkan kepada sapi 3 X sehari.
  • Jika pertolongan pertama tersebut tidak membuahkan hasil maka berikan pengobatan dokter hewan sebagai tindakan lanjutan.
  • Setelah mencret sembuh berikan pakan yang baik agar sapi cepat gemuk.

6.Kurangnya Asupan Nutrisi dan Pakan Yang Tidak Optimal

Banyak kasus sapi kurus namun sebenarnya tidak ada masalah kesehatan dan nafsu makanya.

Pemberian pakan yang buruk dan terkesan seadaanya bisa jadi merupakan salah satu penyebab sapi kurus.

Banyak peternak penggemukan sapi yang lebih memilih sapi kurus sehat karena harganya yang jauh lebih murah untuk di gemukan pada jangaka waktu yang relatif singkat yaitu antara 3-5 bulan.

Setelah sapi gemuk mereka akan menjual kembali sapi tersebut dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Bagaiamana Cara Pemberian Pakan Sapi Kurus Yang Sehat Agar Cepat Gemuk?

Salah satu kunci berhasilnya usaha penggemukan sapi adalah pemilihan bibit yang bagus.

Namun bibit yang bagus saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan pemberian pakan yang baik.

Akan lebih optimal jika kita menggabungkan keduanya yaitu dengan memilih bibit yang baik dan sehat di teruskan dengan perawatan dan pemberian pakan yang baik pula.

Pemilihan sapi kurus karena kurang gizi namun sehat juga masih bisa diterima karena banyak pengelola peternakan skala kecil mengambil langkah seperti itu guna menekan biaya pembelian bibit.

Dan akan mendapatkan hasil maksimal ketika sapi berhasil di besarkan untuk dinaikan bobotnya.

Dalam pemberian pakan ternak sapi harus dilakukan secara konsisten dan terpadu agar mendapatkan bobot maksimal sesuai target.

Selain itu jadwal pemberian pakan sapi juga harus diatur agar sapi terbiasa dan siap untuk makan dengan lahap.

Pakan hijauan dari rumput gajah, rumput raja, daun nangka kacang-kacangan ataupaun rumput liar saja tidak cukup agar berat badan sapi meningkat pesat.

Nutrisi pada sapi bisa ditambah dengan makanan konsentrat yang terbuat dari bekatul, bungkil kelapa dan sebagainya.

Disini tidak akan dibahas secara detail tentang jenis-jenis pakan sapi karena hal tersebut sudah pernah dibahas panjang lebar pada usaha ternak sapi yang telah dimuat disini.

Disamping pakan yang optimal sapi juga perlu disiapkan air untuk keperluan minum sepanjang hari.

Jangan sampai air kering dan sapi kekurangan air minum yang akan membuat masalah serius pada pertumbuhanya.

Contoh Jadwal Pemberian Pakan Sapi

Agar sapi cepat gemuk pemberian pakan harus teratur sesuai jam yang telah ditentukan.

Pemberian pakan pada pagi hari sekitar pukul 6 -8 pagi pada kisaran 40% jumlah total pakan harian sementara yang 60 % diberikan pada sore hari.

Pakan hijauan dan pakan fermentasi jerami atau sejenisnya pada sapi penggemukan sebaiknya tidak melebihi 40% dan pakan konsentrat harus diperbanyak dengan takaran minimal 60 %.

Tujuan pemberian konsentrat yang lebih banyak karena kebutuhan protein sapi terpenuhi dengan tujuan agar cepat gemuk dan bertambah bobotnya.

Protein pada konsentrat jauh lebih besar dibandingkan pakan hijauan dan pakan fermentasi buatan.

Semoga bermanfaat/dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *