Cara Buka Usaha Catering Rumahan Laris Manis dan Sukses

usaha catering rumahan

Usaha Catering Rumahan

Usaha di bidang kuliner saat ini sedang mengalami perkembangan pesat. Para pengusaha makanan berlomba-lomba untuk berkreasi agar dapat menarik pembeli.

Selain dengan membuka warung makan, ada juga usaha catering. Usaha catering lebih mengarah kepada pelayanan terhadap pemesanan makanan dan minuman untuk berbagai keperluan seperti pesta pernikahan atau acara-acara di kantor.

Catering menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan bagi ibu rumah tangga. Sangat disarankan untuk membuka catering rumahan bagi ibu rumah tangga yang pandai memasak  berbagai jenis  makanan sesuai bidang yang akan menjadi usaha nantinya.

Saat ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan secara praktis tanpa ribet. Termasuk salah satunya adalah dalam hal penyajian makanan dan hidangan. Biasanya mereka akan lebih memilih untuk memesan makanan dibandingkan harus membuatnya sendiri.

Meskipun usaha catering rumahan terlihat mudah, tetap saja banyak rintangan yang akan dihadapi. Banyak orang yang gagal dan menyerah karena tidak mampu menghadapi tantangan dalam memulai usaha catering rumahan yang sedang trend ini.

Tetapi tidak perlu khawatir, karena pada artikel ini akan diulas secara lengkap bagaimana cara untuk memulai usaha catering rumahan yang menguntungkan.

Berikut cara memulai usaha catering rumahan yang dapat Anda mulai dengan modal kecil.

Tentukan Jenis Usaha Catering Rumahan yang Akan Dibangun

Pertama, tentukan dulu jenis usaha catering Anda. Karena hal ini akan sangat berpengaruh terhadap jalannya usaha Anda. Apalagi jika modal yang dimiliki relatif kecil. Maka Anda harus dapat menyesuaikan target konsumen pertama.

Di bawah adalah beberapa jenis usaha catering yang harus dipelajari.

Usaha Catering Rumahan Sesuai Pesanan

Usaha catering rumahan ialah jenis usaha catering yang melayani pesanan sampai 100 porsi. Biasanya, ditujukan untuk anak-anak kost, karyawan, pengajian, arisan, pesanan nasi tumpeng, nasi boks, dan lain sebagainya. Jenis usaha ini membutuhkan modal yang paling kecil dibandingkan dengan yang lainnya.

Usaha Catering Hajatan dan Acara Khusus

Usaha catering hajatan lebih terfokus untuk acara-acara khusus seperti hajatan atau acara khusus lainnya. Biasanya jenis usaha catering ini akan melayani pesanan untuk acara sunatan, pernikahan, dan perayaan pesta lainnya.

Pesanan melayani sistem prasmanan atau buffet. Tetapi kadang juga ditambahi dengan pesanan nasi tumpeng dan nasi boks. Jenis usaha ini membutuhkan peralatan catering yang lengkap. Bagi pemula tidak terlalu cocok untuk memulainya.

Usaha Catering Makanan Anak

Usaha catering ini melayani pesanan untuk makan pagi atau makan siang anak-anak sekolah. Biasanya makanan akan disajikan dalam rantang atau tempat makan khusus anak-anak. Selain itu ada juga beberapa orang yang mengambil spesialis untuk catering makanan sehat.

Cukup sulit untuk dapat melayani jasa catering di sekolah. Karena Anda harus menyediakan menu catering harian yang berbeda-beda. Selain itu, pihak sekolah akan menyeleksi secara ketat dalam memilih pengusaha catering mana yang cocok untuk anak didik mereka.

Usaha Catering Kantoran

Usaha Catering ini akan melayani setiap pesanan yang dibutuhkan oleh kantor, untuk karyawan, staff atau pemilik kantor. Biasanya pesanan makanannya meliputi nasi boks, prasmanan, atau pesanan tertentu dalam acara khusus di kantor. Umumnya, setiap kantor sudah memiliki langganan catering. Maka, untuk pemula akan sulit untuk mendapat pelanggan dari sebuah perusahaan atau instansi.

Dari keempat jenis usaha catering di atas, yang paling memungkinkan untuk pemula di bisnis makanan ini ialah usaha catering rumahan. Kesuksesan dari usaha makanan seperti ini dimulai dari yang kecil, seperti melayani acara arisan atau pengajian ibu-ibu. Setelah usaha Anda sudah mulai dikenal banyak orang, Anda dapat mengepakkan sayap lebih lebar untuk melayani partai besar.

Lakukan Riset Pasar Usaha Catering Rumahan

Kedua, lakukan riset pasar. Usaha catering tidak cukup hanya dengan modal makanan yang enak. Tetapi butuh strategi yang tepat agar bisnis catering Anda bisa mendapatkan banyak pesanan.

Hal ini biasanya jarang dilakukan oleh para pemula. Tanpa persiapan yang matang dan melakukan riset kecil-kecilan akan membuat usaha mereka tidak berjalan dengan lancar pada akhirnya. Banyak sekali keuntungan dari melakukan riset pasar.

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan riset pasar:

Tingkat Persaingan Usaha Catering Rumahan

Setelah memilih jenis usaha yang akan dijalankan, penting untuk mengetahui tingkat persaingan dalam bisnis tersebut. Begitu juga dengan usaha catering rumahan.

Jika di sekitar lingkungan Anda sudah banyak yang buka jenis usaha yang sama, maka Anda dapat menyiapkan strategi lain untuk dapat bersaing dengan para kompetitor.

Cobalah mencari tahu tentang usaha mereka, mulai dari harga yang ditawarkan sampai dengan variasi menu. Dari info ini, Anda dapat menyiapkan menu andalan agar berbeda dan menjadi ciri khas usaha Anda.

Target Konsumen Usaha Catering

Dari awal, Anda perlu menentukan target konsumen. Lebih baik Anda mulai mencari langganan yang kecil-kecil dulu. Bisa dimulai dari keluarga, tetangga atau teman-teman. Jika memang menu catering Anda sangat disukai, maka hanya tinggal menunggu waktu saja sampai ada perusahaan yang mau berlangganan ke tempat Anda.

Cari Supplier Terpercaya dan Termurah untuk Usaha Catering Rumahan

Mencari supplier untuk menyetok bahan baku sangat penting untuk dilakukan sejak memulai usaha ini. Memang tidak sulit untuk mendapatkan bahan-bahan makanan di pasar. Tetapi kadang bahan-bahan tersebut tidak ada. Contohnya seperti ikan jenis tertentu yang belum tentu ada setiap hari.

Jadi, lebih baik Anda mendapatkan supplier untuk bahan baku terlebih dahulu. Coba untuk mencari supplier yang menawarkan harga murah tetapi kualitasnya bagus. Ketika Anda telah menemukannya, Anda tidak perlu gonta ganti supplier lagi.

Perlu Anda ingat bahwa dalam usaha catering rumahan ini, Anda tidak hanya harus memiliki ketrampilan dalam memasak saja, tetapi juga harus mengetahui cara membuat konsumen senang dan puas dengan produk Anda.

Siapkan Modal Usaha Catering Rumahan dan Perlengkapannya

Modal merupakan hal penting yang harus Anda penuhi. Jangan sampai karena kurangnya modal akan menghambat bisnis Anda ke depannya.

Berikut di bawah ini kebutuhan modal dan perlengkapan untuk membuka usaha catering rumahan.

Modal Usaha Catering Rumahan

Dalam menjalankan bisnis apapun, modal menjadi faktor penting demi kelancaran bisnis tersebut. Begitu juga dengan usaha catering rumahan. Untungnya, Anda dapat memulai bisnis ini dengan modal kecil.

Modal ideal untuk memulai usaha catering rumahan berkisar antara Rp 3 juta – Rp 5 juta rupiah. Secara keseluruhan modal ini tidak hanya digunakan untuk membeli bahan makanan. Anda perlu membeli beberapa peralatan catering yang tidak Anda milki.

Mari kita simulasikan modal awal dalam pemesanan catering berikut ini.

Contoh:

Anda mendapat pesanan catering sebanyak 100 boks makan siang dengan harga jual Rp 25.000/boks.

Pendapatan yang diperoleh: Rp 25.000 x 100 = Rp 2.500.000

Modal awal yang dibutuhkan untuk 1 kali order:

  • Beras: 10 kg x Rp 12.500 = Rp 125.000
  • Ayam: 25 kg x Rp 30.000 = Rp 750.000
  • Cah capcay yang terdiri dari wortel, sawi, buncis, kapri, bunga kol, jagung dapat Anda peroleh dengan total belanja Rp 150.000
  • Macam-macam bumbu dapur: Rp 50.000
  • Kerupuk mentah: Rp 15.000
  • Kertas mika: Rp 250 x 100 = Rp 25.000
  • Kotak nasi: Rp 300 x 100 = Rp 30.000
  • Sendok plastik: Rp 100 x 100 = 10.000
  • Pisang: Rp 100.000

Total belanja: Rp 1.255.000

Keuntungan yang didapat: Rp 2.500.000 – Rp 1.255.000 = Rp 1.245.000.

Ini hanya hitungan kasar. Karena dalam pelaksanaannya pasti akan ada biaya lain seperti upah pegawai, kenaikan harga bahan makanan, biaya transportasi dan yang lainnya.

Perlengkapan Usaha Catering

Di awal membangun usaha ini, Anda tidak perlu terlalu memaksakan untuk membeli peralatan yang belum dibutuhkan karena akan menambah pengeluaran modal Anda.

Jika hanya untuk memenuhi pesanan partai kecil seperti arisan, sukuran sunatan, atau pengajian yang pemesanannya antara 100-200 porsi saja, seharusnya peralatan di dapur Anda sudah mencukupi.

Selanjutnya yaitu menyiapkan ruangan atau dapur. Anda harus bisa menata dapur senyaman mungkin agar memudahkan Anda dalam memasak. Dan juga Anda harus menyiapkan rak penyimpanan. Agar mudah ketika mencari bahan dan bumbu. Simpan semua bumbu dalam rak tersebut dan berikan label.

Strategi Mencari Pelanggan Setia Usaha Catering Rumahan

Setelah semua persiapan beres, mulailah Anda mencari pelanggan. Yang sebenarnya bisa dilakukan secara fleksibel tanpa harus menunggu sampai punya modal cukup atau peralatan memadai. Karena Anda bisa mulai mengambil pesanan kecil dahulu.

Pelanggan pertama yang paling mudah didekati ialah kerabat, tetangga atau teman-teman. Anda tidak perlu terlalu mengejar kuantitas pada langkah awal. Tapi lebih kepada kualitas dari masakan. Jika memuaskan dan disukai banyak orang maka tanpa Anda minta, mereka sendiri akan merekomendasikan usaha catering Anda.

Strategi Promosi dan Pemasaran Usaha Catering Rumahan

Setelah memiliki sejumlah pelanggan, Anda dapat memperbesar usaha catering rumahan ini. Dan untuk membuat usaha Anda berjalan lancar dan ramai, ada langkah yang harus diambil yaitu dengan mempersiapkan strategi pemasaran.

Pemasaran sangat berpengaruh terhadap kelangsungan usaha. Semakin baik Anda memasarkan produk, maka akan semakin banyak pula konsumen yang didapatkan. Meskipun usaha yang dijalankan masih kecil, Anda tidak boleh mengabaikannya jika menginginkannya untuk dapat berhasil.

Berikut adalah beberapa contoh strategi pemasaran produk yang dapat dijadikan acuan dalam memasarkan usaha catering rumahan.

Komunikasi

Bangunlah sebuah komunikasi yang baik, salah satunya dengan memberikan informasi kontak usaha Anda secara jelas. Caranya, dengan selalu menyelipkan kartu nama di setiap pesanan. Hal ini dimaksudkan agar para pelanggan yang merasa puas dapat ikut mempromosikan usaha Anda.

Menyediakan Variasi Makanan

Mutu dan komposisi makanan perlu dijaga. Selain itu, perhatikan juga menu makanan, warna, cita rasa, dan tekstur olahan. Karena yang diinginkan konsumen tidak hanya soal rasa, tetapi juga penampilan.

Melakukan Promosi

Selain mempromosikan usaha catering rumahan Anda pada kerabat, tetangga maupun teman-teman di awal usaha, Anda juga dapat melebarkan sayap untuk berpromosi secara luas.

Contohnya dengan membuat spanduk, menyebarkan brosur atau selebaran, beriklan di surat kabar dan lain sebagainya. Jangan lupa juga untuk berpromosi di media sosial seperti Facebook, instagram dan Twitter.

Harga

Penting sekali bagi unutk menentukan harga sesuai dengan pasar yang ingin Anda tuju. Sesuaikan harga dengan kebutuhan konsumen. Jika perlu, berikan harga murah dahulu untuk memancing ketertarikan mereka. Walaupun murah, Anda tetap harus mendapatkan untung dari setiap pesanan.

Menambah Pegawai

Di awal membuka usaha, mungkin Anda tidak memerlukan bantuan orang lain. Anda dapat meminta bantuan dari anggota keluarga hanya untuk membantu mengemas atau mengantar catering.

Tetapi kalau sudah banyak pesanan Anda pasti akan kerepotan. Maka carilah tenaga tambahan dengan merekrut pegawai. Tambahan pegawai dalam usaha catering rumahan sebenarnya fleksibel. Anda bisa menambah 1 orang dulu. Jika masih kerepotan, bisa menambah lagi 1 orang, dan seterusnya.

Jika Anda belum mampu menggaji dalam sebulan, upah yang diberikan bisa dengan sistem harian atau hanya saat ada pesanan. Yang terpenting ialah pegawai yang direkrut dapat meringankan kerja sekaligus memperlancar usaha catering rumahan Anda.

Menjalankan usaha catering rumahan memang menyenangkan, terutama bagi ibu rumah tangga sebagai usaha sampingan di rumah. Semoga cara buka usaha catering rumahan di atas bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *