Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar di Kolam Terpal

Budidaya Udang Vaname

Budidaya udang air tawar atau ternak udang air tawar dapat menjadi bisnis уаng menguntungkan.

Budidaya udang air tawar ѕаngаt sesuai tеrutаmа pada wilayah yang memiliki iklim уаng lebih hangat, karena mirip dеngаn budidaya udang laut dalam banyak hal karena memiliki banyak karakteristik dan masalah уаng sama.

Budidaya udang air tawar telah mengalami proses уаng panjang hіnggа berubah menjadi industri global, уаng dimulai dаrі budidaya skala kecil.

Tetapi hаnуа ada bеbеrара spesies udang уаng dapat dibudidayakan secara global.

Sekilas Tentang Prospek Budidaya Udang Vaname Air Tawar

Reputasi udang vanname tidak diragukan dan dipertanyakan lagi di Indonesia, karena jenis udang ini benar-benar telah menjadi primadona dan seringkali dibudidayakan.

Udang vaname ialah udang yang berasal dari daerah yang memiliki iklim sub tropis. Udang vanname merupakan jenis udang yang sering dinamai dengan udang kaki putih.

Udang vanname adalah jenis udang laut yang termasuk kedalam klasifikasi L.vannamei yang biasa dijadikan sebagai bahan konsumsi makanan.

Udang ini juga mempunyai julukan raja udang atau king prawn walau bertolak belakang dengan ukurannya.

Udang vanname ini memiliki ukuran paling kecil dibandingkan dengan semua udang tambak yang lain.

Udang vanname hanya berukuran panjang 23 cm. Usaha tambak udang vanname merupakan usaha yang memiliki peluang untuk sukses.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia bahkan mencatat bahwa ekspor komoditas perikanan dari negara Indonesia mencapai Rp 68 triliun dengan volume 1.125 miliar ton.

Dari pencapaian tersebut, udang menjadi komoditas yang telah menyumbang nilai paling besar yaitu sebesar 35,84 persen. Udang dari negara Indonesia sebagian besar diekspor ke negara Amerika Serikat.

Persiapan Awal Cara Ternak Udang Air Tawar Jenis Vaname

Usaha budidaya udang vaname dipastikan laku keras, mengingat pecinta udang di Indonesia sudah sangat banyak.

Apabila Anda masih seorang pemula, sebaiknya Anda memperhatikan persoalan modal usaha yang lebih irit dan hemat.

Masalah modal usaha tidak perlu dijadikan kekhawatiran, tetapi Anda harus memperhatikan estimasi biayanya.

Persiapan Modal Awal Usaha Budidaya Udang Air Tawar Jenis Vaname

Anda harus menghitung estimasi biaya dari usaha tambak udang vaname sebelum memulai usaha, seperti biaya pembuatan kolam, pembibitan, perlengkapan, dan biaya lainnya, harus dihitung dan dipilih secara seksama.

Adapun rinciannya dapat Anda lihat seperti di bawah ini :

Biaya Investasi Awal :

  • 1 buah unit kolam terpal bulat D 5 meter Rp          2.500.000
  • 1 buah unit aerator Rp              550.000
  • 1 buah unit pengukur suhu Rp                30.000
  • 1 buah unit pengukur pH Rp                75.000

TOTAL Rp          3.155.000

Selain dari biaya investasi awal tersebut, Anda juga membutuhkan estimasi biaya lainnya seperti di bawah ini :

  • 1 Rean atau 5000 ekor Benur PL – 15 vanname air tawar Rp              150.000
  • 100 kg pakan udang dengan kandungan protein 38 % Rp          1.500.000
  • 1 pak / paket pro biotik Rp              100.000
  • 1 pak / paket pupuk Rp                90.000
  • 1 pak / paket garam, vitamin dan mineral Rp              150.000

TOTAL Rp          1.990.000

 

Tips Memilih Lokasi Budidaya Udang Vaname Air Tawar

Lokasi untuk tempat budidaya udang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan.

Anda dapat menggunakan lokasi yang berada di belakang rumah atau tanah kosong yang Anda miliki.

Pilihlah lokasi yang terbaik sebagai tempat pembesaran budidaya udang vanname ini.

Metode Cara Ternak Udang Air Tawar Yang Dapat Dipilih

Udang vanname merupakan jenis udang yang memiliki tingkat ketahanan yang tinggi terhadap serangan hama penyakit dan terhadap perubahan suhu atau cuaca.

Udang vanname dapat dibudidayakan di air tawar maupun air payau.

Budidayanya juga dapat dilakukan di berbagai media yang salah satunya adalah kolam terpal.

Budidaya udang vanname sangat dianjurkan dengan menggunakan kolam terpal.

Karena ada beberapa alasan yang membuat kolam terpal cocok untuk digunakan yaitu:

• Lebih irit dari segi biaya karena tidak terlalu banyak memerlukan modal awal,

• Memiliki tingkat hidup yang lebih tinggi,

• Menghasilkan kualitas udang yang lebih baik,

• Ukuran terpal dapat disesuaikan dengan luas lahan dan anggaran,

• Lebih mudah dalam melakukan pembesaran pada jenis udang galah dan vanname,

• Kolam terpal bersifat lebih awet dan tahan lama karena dapat digunakan sampai dengan 10 tahun,

• Lebih efisien dalam hal waktu karena Anda dapat langsung membelinya di took – took yang menjual kolam terpal.

Cara Membuat Kolam atau Tempat Usaha Ternak Udang Vaname Air Tawar

Setelah Anda memilih lokasi yang paling baik, selanjutnya Anda dapat membeli alat dan bahan yang akan digunakan.

Alat dan bahan yang dibutuhkan harus sesuai dengan luas kolam yang akan dibuat.

Luas terpal yang Anda beli harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk batas kolam juga harus disiapkan sesuai dengan dana modal ataupun kebutuhan.

Untuk bagian dasar dan dinding kolam, Anda dapat menggunakan tanah, bambu, ataupun besi.

Hal terpenting selanjutnya ialah pembuatan kolam terpal.

Kolam terpal yang dibuat dengan batas dari kayu atau besi harus diberi lubang sehingga sirkulasi air yang masuk dan keluar dapat berjalan dengan baik.

Sedangkan untuk pembuatan kolam terpal dengan dasar dan pinggiran tanah hanya perlu mengubur pinggiran terpal yang digunakan sehingga tidak terjadi tarik menarik yang beresiko menimbulkan kebocoran.

Setelah kolam selesai dibuat, tahap selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menyiapkan fasilitas kelengkapan kolam untuk budidaya.

Salah satu persiapan pentingnya ialah pembuatan saluran air untuk mempertahankan kejernihan air tanpa harus melakukan pengurasan.

Saluran air ini akan membuat sirkulasi udara menjadi baik, sehingga udang vanname dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca Juga;

 

Tips Memilih Bibit yang Baik untuk Ternak Udang Vaname Air Tawar

Sama dengan halnya cara budidaya udang di musim hujan, sebelum memulai langkah budidaya, terlebih dahulu Anda harus memilih bibit udang apalagi setelah memilih jenis dari udang yang akan dibudidayakan nantinya.

Untuk mendapatkan bibit udang ini tidaklah sulit Anda dapat langsung membeli pada peternak udang.

Benih yang digunakan untuk budidaya udang vanname ini biasanya benih jenis PL10-PL12 yang mendapatkan sertifikasi SPF (Specific Pathogen Free).

Apapun jenis udang yang dipilih, pilihlah bibit yang terlihat sehat, aktif yang tidak terlihat cacat.

Anda dapat memilih bibit udang vanname yang kualitasnya sangat baik dan unggulan. Bibit unggul biasanya dapat dilihat dari segi ukuran udangnya yang seragam.

Cara Ternak Udang Vaname Air Tawar saat Pemeliharaan

Pemeliharaan dan Perawatan Sesuai Metode Ternak Udang Air Tawar

Anda harus memperhatikan waktu yang digunakan untuk penebaran anak udang vanname.

Sebaiknya jangan dilakukan di siang hari.

Anda dapat melakukan penebaran bibit saat sore hari atau ketika sinar matahari tidak terlalu menyengat.

Anda juga harus memantau dan memelihara suhu yang ada dalam kolam terpal seperti kandungan PH di dalamnya.

Biasanya kandungan oksigen yang ada di dalam air dapat disalurkan ke dalam kolam terpal.

Selama 7 hari, penebaran udang dapat Anda lakukan sehingga Anda juga perlu memperhatikan waktu makan agar pembesaran udang berjalan normal.

Setelah memasuki usia 7 hari, Anda dapat memberikan protein tinggi sebanyak 30 % dari takaran pakan yang ada.

Pakan udang dapat Anda berikan sebanyak 3 sampai 4 kali sehari.

Untuk pembesaran udang yang memiliki ketahanan kuat dapat Anda lakukan dengan mengganti air kolam secara baik.

Sebaiknya penggantian air kolam dilakukan setelah kolam udang berusia 60 hari, dan hanya diisi sebanyak 10 % dari volume air kolam. Lalu Anda dapat meningkatkan volume air menjadi 15 – 20 %.

Pencegahan dan Penanganan Hama Penyakit pada Ternak Udang Vaname Air Tawar

Anda harus memberantas hama yang dapat memangsa udang vaname kapan saja.

Banyak hewan yang dapat memangsa udang vanname berukuran kecil.

Terjadi banyak kegagalan dalam melakukan panen udang sehingga hal-hal semacam ini seharusnya juga menjadi perhatian yang serius.

Anda harus melakukan pengamatan secara intensif. Anda harus lebih jeli dalam menglihat apakah ada masalah atau penyakit yang menyerang udang vanname tersebut.

Hal ini dapat diketahui berdasarkan ciri-ciri dan morfologi penyakit yang biasanya menyerang jenis udang vanname.

Dan Anda juga dapat melakukan pengendalian bibit penyakit dengan melakukan pengamatan secara mikroskopis, yaitu dengan menggunakan uji analisa laboratorium.

Caranya adalah dengan mengetes sampel air kolam maupun potongan tubuh dari udang vanname tersebut.

Selain itu, lakukan pengamatan terhadap kondisi fisik udang.

Jika tampak ada penyakit atau udang tidak bergerak secara aktif maka Anda harus waspada.

Masa Panen dan Penjualan dari Hasil Budidaya Udang Air Tawar

Panen udang vanname dapat Anda lakukan ketika telah berusia 4 – 5 bulan atau berumur 120 hari dan mencapai berat yaitu 50 ekor / kg.

Bila udang telah mencapai berat tersebut sebelum 120 hari, maka pemanenan sudah dapat dilakukan.

Ini merupakan kriteria dari ukuran udang yang ideal sehingga kurang lebih mudah untuk dikuras dengan baik.

Pemanenan dilakukan pada waktu malam hari agar dapat mempertahankan kualitas udang.

Bila Anda melakukan teknik beternak udang vaname dengan benar, maka hasil yang didapatkan akan sangat memuaskan.

Selain itu, proses panen dapat dilakukan untuk berbagai macam keperluan ketika musim panen.

Apakah untuk dikonsumsi sendiri atau untuk dijual.

Tips Sukses Budidaya Udang Vaname Air Tawar dan Kesimpulan

Berikut beberapa tips yang harus dipenuhi agar budidaya udang vanname yang Anda lakukan berhasil, yaitu:

• Anda harus memperhatikan suhu air kolam berkisar antara 26 hingga 30 derajat C dan usahakan airnya memiliki salinitas air mencapai 33 ppt atau bersifat payau.

• Usahakan media lahan yang akan dipakai bersih dan bebas dari beragam limbah yang dapat mencemari dan membahayakan.

• Anda dapat memulai dengan membuat tempat budidaya berupa tambak – tambak yang berukuran kecil ataupun kolam terpal untuk menghemat tempat pemeliharaan.

• Agar Anda dapat memanen lebih banyak dalam jangka waktu setahun, usahakan kolam yang Anda miliki lebih banyak dari satu kolam.

Demikianlah masalah dan langkah dalam melakukan budidaya udang di kolam terpal yang dapat Anda lakukan sendiri sebagai petani udang.

Walaupun dengan hanya menggunakan kolam terpal, namun jika dilakukan dengan langkah yang benar maka tetap akan memberikan panen yang optimal. Selamat mencoba!

Referensi

https://bulelengkab.go.id/detail/artikel/cara-sukses-budidaya-udang-vaname-air-tawar-di-kolam-terpal-86

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *