Cara Budidaya Ternak Lebah Madu Untuk Pemula

Lebah madu adalah salah satu jenis lebah yang mampu menghasilkan madu. Madu sendiri adalah makanan dengan rasa manis yang memiliki kandungan gizi tinggi.

Jika madu dikonsumsi secara rutin maka memang akan sangat terasa khasiatnya.

Madu memiliki khasiat sangat beragam seperti ampuh mengobati berbagai penyakit serta bagus untuk kecantikan.

Tingkat kebutuhan akan madu yang terus meningkat membuat peluang usaha di bidang budidaya lebah madu makin menguntungkan.

Budidaya lebah madu memang bukanlah sebuah jenis bisnis baru.

Tetapi potensi bisnis ini masih terbilang gemilang.

Hasil budidaya lebah madu yaitu madu memiliki nilai jual yang cukup tinggi.  

Hal ini dikarenakan sangat sulit untuk mendapatkan madu.

Selain itu jumlah pembudidaya lebah madu juga masih terbilang minim.

Potensi budidaya lebah madu yang cerah ini tentunya tidak boleh Anda lewatkan begitu saja.

Sekilas Tentang Prospek Budidaya Ternak Lebah

Bisnis ternak memang telah menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati.

Begitu juga dengan bisnis budidaya lebah madu yang menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan.

Untuk memulai bisnis budidaya lebah madu tidaklah sulit. Bisnis ini dapat dimulai dengan mudah dan dengan modal yang kecil.

Anda juga dapat memulai bisnis budidaya lebah madu di rumah jika Anda memiliki lahan yang luas.

Bisnis budidaya lebah madu ini dapat dan cocok dijalankan oleh semua orang.

Anda yang kini bingung untuk mencari pilihan bisnis yang tepat.

Dengan kemauan dan minat yang tinggi, bisnis budidaya lebah madu ini dapat Anda jalankan dengan mudah.

Persiapan Awal Budidaya Lebah Madu

Dalam bisnis budidaya lebah madu, Anda akan membutuhkan beberapa peralatan penting seperti pembuatan rumah lebah, pembuatan rumah madu, sewa lahan, peralatan pembersih rumah lebah, wadah, mesin evaporator, timbangan, jaring, alat pengaman, timba dan peralatan lainnya. Dengan adanya peralatan tersebut, bisnis budidaya lebah madu yang Anda jalani akan lebih maksimal.

Persiapan Modal untuk Ternak Lebah Madu

Investasi

Peralatan

Jumlah

Biaya pembuatan rumah madu

Rp.     2.000.000

Biaya pembuatan rumah lebah

Rp.     3.700.000

Timba dan pisau

Rp.           50.000

Wadah

Rp.           80.000

Mesin evaporator

Rp.     6.500.000

Peralatan pembersih rumah lebah

Rp.           90.000

Sewa lahan

Rp.     2.500.000

Jaring

Rp.        150.000

Alat pengaman

Rp.       200.000

Peralatan tambahan yang lainnya

Rp.         50.000

Jumlah Investasi                                                               Rp.         15.320.000

 

Biaya Operasional dan Variabel

Peralatan

Jumlah

Makanan lebah

Rp.        55.000   x 30        =

Rp.   1.650.000

Botol

Rp.        10.000   x 30        =

Rp.       300.000

Bahan lainnya

Rp.        15.000   x 30        =

Rp.       450.000

Obat – obatan dan vitamin

Rp.        30.000   x 30        =

Rp.       900.000

Pengemas

Rp.        15.000       x        30 =

Rp.       450.000

Biaya angkut

Rp.        15.000    x 30        =

Rp.       450.000

Air dan listrik

Rp.        45.000    x 30        =

Rp.    1.350.000

Total Biaya Operasional                                                                                              Rp.            5.550.000

Investasi + biaya operasional dan variabel = Rp. 20.870.000

Pemilihan Lokasi Ternak Lebah Madu

Pemilihan tempat tentunya sangat fleksibel. Bahkan jika lokasinya hanya berada di pekarangan rumah juga tidak mengapa. Asalkan harus memenuhi hal – hal mendasar seperti tersedianya nektar, air bersih dan tidak adanya angin kencang di sekitarnya.

Tetapi tentunya, hasilnya akan lebih maksimal jika semua syarat di atas terpenuhi.

Metode dan Cara Ternak Lebah Madu yang Bisa dipilih

Metode ternak lebah madu yang dilakukan adalah dengan menambahkan koloni yang telah ada.

Seorang pengusaha budidaya ternak lebah madu idealnya mempunyai 100 koloni.

Tetapi jika Anda tidak mempunyainya, maka Anda dapat membuatnya dengan langkah berikut ini :

• Tempatkan lebah madu di lokasi yang terdapat banyak pakan. Dengan cara ini, ratu dapat lebih banyak bertelur dan pekerjanya juga akan lebih giat untuk membuat sarang.

• Siapkan calon ratu seperti cara yang akan dijelaskan pada cara pembibitan ratu.

• Pisahkan koloni yang jumlahnya sudah terlalu banyak dan tempatkan calon ratu di sana.

Cara Pembuatan Kandang Ternak Lebah Madu

Kotak lebah madu yang akan dibuat memiliki ukuran 30 x 30 x 20 cm.

Sebenarnya tidak ada aturan baku tentang ukuran besar kecilnya kotak untuk memelihara lebah madu.

Tetapi kebanyakan petani membuat kotak yang berukuran Panjang 30 x Lebar 30 x Tinggi 20 cm.

• Buatlah sebuah kotak yang berbentuk balok dari papan kayu.

• Setelah selesai membuat kotak, buatlah lubang sebagai jalur keluar masuk lebah di bagian depan kotak. Lubang ini berukuran 0,5 x 5 cm dan cukup untuk lalu lalang lebah.

• Kemudian pasanglah kayu di bagian dalam kotak sebagai tempat untuk meletakkan bingkai di beberapa titik pada dinding kotak.

Nantinya di sini akan dipasang bingkai bambu.

• Bingkai dapat dibuat dengan menggunakan bambu berukuran panjang 26 cm dan tinggi 15 cm dengan ketebalan 1 cm. Bingkai ini berfungsi sebagai tempat bagi lebah untuk membuat sarangnya.

• Bagian terakhir yang perlu dibuat adalah atap/penutup kotak.

Anda bisa menggunakan papan kayu untuk membuat penutup kotak tersebut.

Ada baiknya lengkapi dengan engsel sehingga nantinya bisa dibuka tutup dengan mudah.

Kotak lebah madu yang telah dibuat sebaiknya tidak langsung digunakan.

Anda perlu memberi beberapa perlakuan tertentu supaya lebah madu mau tinggal di dalam kotak tersebut dan aman.

Caranya Anda bisa merendamnya di air bersih selama 24 jam, lalu jemurlah di bawah sinar matahari langsung sampai benar-benar kering.

Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kandungan bahan kimia yang ada.

Kotak yang sudah siap digunakan dapat diletakkan di tempat yang tepat untuk menarik kedatangan lebah madu.

Tips Pemilihan atau Pembelian Bibit Lebah Madu yang Baik

Pemilihan bibit lebah unggul sangatlah penting.

Pilih ratu lebah yang berusia antara usia 3 bulan sampai dengan 1 tahun.

Selain itu, pastikan sang ratu lebah menghasilkan jumlah telur yang banyak.

Hal ini juga dapat dilihat dari hasil madu, royal jelly, propolis, bee pollen, larva lebah dan juga sifat lebahnya yang sangat agresif.

Kalau memang iya, berarti bibitnya adalah bibit yang bagus.

Bagaimana cara untuk membuat calon ratu ? Coba Anda ambil larva yang baru menetas dan kemudian larva tersebut dimasukkan ke dalam sepotong royal jelly.

Lalu, masukkan royal jelly yang masih berisi larva tadi ke dalam kotak super.

Kotak super ini berisi koloni lebah yang berjumlah sebanyak 2 tingkat.

Setelah itu, diamkan selama 11 hari atau sampai dengan lebahnya menjadi kepompong.

Kemudian, pindahkan calon ratu ini ke dalam kotak yang berisi koloni lebah, tetapi yang tidak memiliki ratu.

Dan sekitar 13 hari kemudian, kepompong ini akan diangkat menjadi ratu oleh koloninya.

Berikutnya setelah seminggu kemudian, sang ratu akan menghasilkan telur.

Cara Ternak Lebah Madu dan Pemeliharaannya

Pemeliharaan dan Perawatan Sesuai Cara Ternak Lebah Madu

Pada bulan Mei hingga September, para peternak lebah madu biasanya akan menggembalakan lebah madu mereka ke perkebunan yang terdapat pakan untuk lebah madu mereka.

Para peternak di pulau Jawa biasanya menggembalakan lebah madu mereka ke perkebunan lengkeng, rambutan, mangga, jeruk, kopi, kapuk, dan perkebunan lainnya.

Tujuannya adalah agar dapat menghasilkan madu yang sesuai dengan jenis bunga yang terdapat di perkebunan tersebut.

Sari dari berbagai jenis bunga tersebut akan menghasilkan madu yang nantinya mengandung bee pollen dan royal jelly.

Setelah bulan September, biasanya peternak lebah madu di Jawa akan menggembalakan lebah madu mereka ke perkebunan Jagung.

Lebah akan menghasilkan madu berupa bee polen jagung dan royal jelly dari sari Jagung tersebut.

Pencegahan dan Penanganan Hama Penyakit saat Budidaya Lebah Madu

Salah satu faktor pendukung bagi lebah madu adalah dengan tidak adanya gangguan lingkungan terutama hama, predator dan penyakit.

Oleh karena itu, maka perlu diadakan pengendalian terhadap hama dan pengganggu tersebut. Berikut di bawah adalah hama paling umum dan cara penanggulangannya.

• Tabuhan, masyarakat biasa menyebut dengan tawon endas atau enggang. Pencegahannya adalah dengan menangkap dan membunuhnya secara langsung atau membakar sarang tabuhan di lingkungan sekitar.

• Semut akan membuat sarang di dalam sarang lebah dan memakan madu yang dihasilkan oleh lebah. Dapat dilakukan pencegahan dengan mengoleskan oli pada tiang penyangga stup agar semut tidak bisa merambat naik.

• Ngengat lilin yaitu serangga sejenis kupu-kupu, hama ini merusak sarang lebah dan bertelur di dalamnya. Cara menanganinya harus dipotong dan dibakar hingga musnah.

• Cicak, dapat dicegah dengan melakukan penjagaan dan pengusiran apabila ada yang mendekat.

• Kecoa dapat dicegah dengan memperkecil lubang masuk lebah sehingga kecoa tidak dapat masuk.

• Burung wallet dapat diatasi dengan pemilihan tempat yang dijauhkan dari rumah walet/burung sejenis.

Tips Panen dan Penjualan Budidaya Lebah Madu

Hasil dari usaha budidaya ternak lebah madu ini adalah madu yang memiliki banyak manfaat yang baik bagi manusia.

Namun, selain madu masih ada produk lain yang dapat dihasilkan oleh lebah madu, yaitu : royal jelly (susu ratu), lillin lebah (malam), pollen (tepung sari), dan propolis.

Biasanya proses memanen madu dilakukan 1–2 minggu setelah musim bunga.

Anda dapat mengetahui madu yang siap untuk dipanen dengan cara melihat lapisan lilin tipis pada bagian sisiran.

Langkah awal adalah sisihkan lebah dari sisiran tersebut dengan cara pengasapan. Kemudian, keluarkan sisiran dari kotak, lalu kupas madu yang ada di bagian sisiran tersebut dengan menggunakan pisau.

Sisiran yang telah dikupas tadi kemudian diekstraksi ke dalam ekstraktor madu.

Setelah itu, dilakukan proses penyaringan madu.

Simpan madu di dalam ruangan dengan suhu kamar agar gelembung udara yang terdapat pada madu hilang.

Langkah terakhir adalah dengan mengemas madu ke dalam wadah botol.

Mencari konsumen budidaya lebah madu memang tidak sulit.

Konsumen budidaya lebah madu cukup besar mulai dari konsumsi rumahan sampai dengan pabrik besar yang menggunakan madu sebagai bahan baku utamanya.

Dalam berjualan budidaya lebah madu, Anda dapat memasarkannya dengan cara menjualnya ke pasar, swalayan atau supermarket.

Anda juga dapat menjalin kerja sama dengan para pengusaha makanan, minuman, jamu, dan obat yang membutuhkan bahan madu.

Tips Sukses Ternak Lebah Madu dan Kesimpulan

Bisnis budidaya lebah madu tidak dapat berjalan maksimal jika tidak menggunakan mesin evaporator vakum dalam teknik pengolahannya.

Pemakaian dari mesin evaporator vakum dibutuhkan agar dapat membantu dalam proses mengurangi kadar air.

Hal ini dilakukan agar dapat menghasilkan madu yang murni kandungannya serta berjalan lancar dan efektif.

Kinerja mesin evaporator vakum yaitu untuk mengurangi kadar air dengan langkah mudah dan dengan prosentase keberhasilan yang tinggi.

Tampilan mesin evaporator vakum sangat modern dengan kinerjanya yang sangat handal dan berjalan begitu cepat.

Kini mengurangi kadar air untuk hasil panen budidaya lebah madu semakin mudah dan praktis dengan hadirnya mesin evaporator vakum.

Dibandingkan dengan cara mengurangi kadar air secara manual menggunakan mesin evaporator vakum memang lebih unggul dan sangat efektif.

Mesin untuk membuat budidaya lebah madu dengan hasil yang memuaskan ini dapat Anda miliki di toko–toko penjual mesin evaporator vakum yang tersedia dari kapasitas kecil hingga besar.

Demikian di atas adalah ulasan peluang usaha budidaya lebah madu yang dapat dijadikan referensi dalam memulai bisnis budidaya lebah madu tersebut.

Semoga informasi mengenai peluang dari bisnis budidaya lebah madu ini dapat bermanfaat.

Referensi

http://www.agrowindo.com/peluang-usaha-budidaya-lebah-madu-dan-analisa-usahanya.htm

https://www.maxmanroe.com/usaha-budidaya-ternak-lebah-madu.html

https://jempolkaki.com/cara-ternak-lebah-madu-bagi-pemula/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *