Tips Jitu Cara Budidaya Ternak Ikan Koi untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Koi

Cara Budidaya Ikan Koi

Awal mula budidaya ternak ikan koi berkembang ketika awalnya presiden Soekarno di beri hadiah oleh pemerintahan Cina.

Kemudian presiden pertama Ir.Soekarno memberikan ikan koi tersebut kepada pembudidaya ikan yang ada di Batu, Jawa Timur.

Meskipun saat itu keberadaan koi lokal masih di pandang sebelah mata, mungkin karena masih banyak pembudidaya ikan yang belum mengetahui beberapa cara ternak ikan koi.

Namun, Seiring perkembangan waktu bisnis ternak ikan koi di Indonesia semakin berkembang, meskipun pada tahun 60-an kualitas hasil ternak ikan koi di negara ini masih terbilang kurang baik.

Adanya pengalaman dan pembelajaran terus menerus maka sekarang ini kualitas ikan koi lokal dapat bersaing dengan kualitas impor.

Ikan Koi import semakin lama semakin mahal harganya, sehingga dengan adanya kualitas ikan koi lokal yang bagus mampu bersaing dengan produk impor.

Baca Juga: Cara Budidaya Ternak Ikan Mas Kolam Tanah dan Air Deras Cepat Panen

Cara Budidaya Ikan Koi untuk Pemula

Budidaya ikan koi sangatlah mudah Anda lakukan, hampir sama dengan budidaya ikan mas.

Namun Anda harus memperhatikan ketersediaan bibit yang berkualitas.

Adanya bibit yang berkualitas maka akan membuat perkembangan ikan koi Anda menjadi lebih berkualitas dan dapat bersaing dengan produk impor.

Maka untuk lebih jelasnya untuk menjadikan budidaya ikan koi berkualitas simak ulasan kami berikut ini.

Persiapan Awal Budidaya Ikan Koi

Agar usaha Anda membudidayakan ikan lebih maksimal, yang harus Anda perhatikan pertama kali pastinya persiapan awal.

Persiapan awal tersebut meliputi persiapan modal, persiapan lokasi, metode budidaya yang akan Anda pilih, pembuatan kolam dan pemilihan bibit yang baik. Maka simak beberapa persiapan awal berikut ini :

Persiapan Modal Ternak Ikan Koi

Pastikan untuk mempersiapkan budidaya ikan Anda harus mempunyai modal terlebih dahulu. Modal yang diperuntukan untuk lahan seluas 5×7 meter adalah kurang lebih Rp 6.450.000. dengan rincian sebagai berikut :

• Terpal berukuran 5×7 meter = Rp 250.000

• Pakan ikan = Rp 200.000/kg

• Benih ikan = Rp 2.000/ekor untuk 3.000 ekor = Rp 6.000.000

Memilih Lokasi Budidaya Ikan Koi

Setelah modal Anda sudah terkumpul yang kedua Anda harus menyiapkan lokasi tempat budidaya yang sesuai.

Lokasi yang tepat untuk budidaya ikan koi harus memiliki air yang jernih dan bersih sehingga ikan koi tetap akan terjaga kualitasnya.

Karena jika lokasi ikan koi tidak terjaga maka ikan tersebut akan terserang hama dan juga penyakit.

Pastikan juga lokasi yang Anda pilih terjangkau dan aman untuk budidaya anda.

Terutama aman dari beberapa hama seperti ular, katak, dan hama lainya.

Baca Juga: Cara Budidaya Ternak Ikan Patin Sukses dan Menjanjikan

Pembuatan Kolam Ternak Ikan Koi

Untuk melakukan budidaya ikan koi bisa Anda lakukan menggunakan kolam tanah, kolam beton, kolam terpal bahkan bisa juga melakukan budidaya melalui aquarium karena budidaya ikan koi terbilang sangat mudah.

Idealnya kolam pemijahan membutuhkan ukuran 3×66 meter dengan kedalaman 60 m dan ketinggian 40 cm. untuk hasil budidaya yang maksimal Anda dapat menggunakan kolam plesteran.

Setelah Anda membuat kolam pastikan untuk membiarkan terlebih dahulu sampai benar-benar kering.

Setelah kering baru Anda dapat memasukan air kedalam kolam, air juga harus di endapkan kurang lebih selama 24 jam.

Pemilihan Bibit Ikan Koi yang Baik

Untuk mendapatkan bibit ikan koi yang terbaik maka Anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini :

Memilih Induk Ikan Koi

Anda harus memilih keturunan yang baik untuk mendapatkan kualitas yang terbaik. Selain sifat genetis induk ikan koi juga harus mempunyai ciri berikut.

• Umur ikan sudah cukup matang, berkisar lebih dari 2 tahun

• Memilih jenis yang sama seperti kohaku dengan kohaku

• Bentuk tubuh ideal yang tampak seperti torpedo

• Gaya berenang tenang dan seimbang, warna cemerlang dan kontras

• Induk jantan dan betina telah matang

Jika Anda sudah memilih induk yang baik dengan ciri-ciri tersebut maka Anda akan bisa melakukan pemeliharaan indukan untuk menghasilkan benih ikan koi yang berkualitas.

Baca Juga: Cara Budidaya Ternak Ikan Guppy Menguntungkan untuk Pemula

Metode dan Cara Budidaya Ikan Koi

Setelah tahapan awal sudah Anda lakukan, maka selanjutnya adalah tahap pembudidayaan ikan koi. Tahap ini merupakan tahap yang penting agar hasil dari ikan koi Anda menjadi berkualitas dan mempunyai nilai jual yang tinggi. Maka perhatikan proses pembudidayaan berikut ini :

Pemeliharaan Indukan Ikan Koi

Anda harus memelihara indukan ikan koi dalam kolam khusus dengan kedalaman sekitar 150cm. untuk kolam berukuran 4×5 meter maksimal bisa diisi 20 ekor indukan betina dan 40 indukan jantan.

Indukkan betina dan jantan dipelihara di kolam yang terpisah sebelum saat pemijahan.

Pemijahan Ikan Koi

Masukan indukan ikan koi betina terlebih dahulu, setelah 2 hingga 3 jam indukan jantan bisa dilepaskan di kolam pemijahan. Jumlah indukan jantan yang bisa dimaksukan untuk pemijahan 3 sampai 5 ekor.

Setelah proses pemijaan selesai angkat indukan-indukan yang ada agar tidak memakan telur-telur ikan tersebut.

Penetasan Larva Ikan Koi

Suhu dalam keadaan normal sekitar 27-30 derajat celcius telur akan menetas pada waktu 48 jam. Jika suhu terlalu dingin maka akan membuat proses penetasan menjadi lebih lama.

Larva yang baru menetas masih menyimpan persediaan makanan 3-5 hari. Sehingga Anda bisa memberi makan ketia ikan koi mulai membutuhkan pakan

Pendederan Ikan Koi

Pendederan adalah kolam untuk memelihari ikan koi sampai berumur 3 bulan. Pada umur tersebut ikan koi akan memiliki ukuran sekitar 15 cm. untuk ukuran kolam 3×4 dengan kedalaman 40 m bisa menampung ikan anak koi sekitar 250-300 ekor.

Pada umur ini berikan pellet kecil berukuran sekitar 250 mikron.

Setelah 3 bulan Anda bisa memulai menggunakan pellet kasar.

Pernyortiran ikan koi

Pada tahapan ini bertujuan untuk menentukan tingkat harga ikan koi, untuk ikan yang berkualitas tinggi maka harga yang di tentukan juga lebih tinggi.

Penyortian dapat Anda lakukan mulai ikan koi berumur 1 bulan. Karena pada umur tersebut ikan koi sudah terbilang cukup kuat.

Atau jika ingin lebih aman bisa Anda lakukan pada ikan yang sudah berumur 3 bulan.

Tips Ternak Ikan Koi

Selain proses-proses tersebut terdapat hal penting lainnya untuk menjaga kualitas ikan koi. Anda harus melakukan perawatan air agar menghindarkan dari hama atau penyakit yang menyerang ikan koi. Perawatan yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut :

• Jaga Kualitas air

Penjagaan ikan koi dilakukan agar ikan koi tetap dalam kondisi sehat. Selain itu Anda juga harus memperhatikan suhu dan tingkat kekeruhan air. Karena jika air keruh akan membuat ikan koi merasa tidak nyaman.

 

• Mengganti air seminggu sekali

Mengganti air seminggu sekali sebainya Anda lakukan dengan mengganti air kolam renang sekitar 10%. Jangan mengganti keseluruhan air yang ada di dalam kolam karena ikan memerlukan adaptasi. Jika Anda mengganti air keseluruhan di khawatirkan ikan tidak bisa melakukan adaptasi dan menjadi strees. Kondisi air juga akan mempengaruhi warna ikan koi hingga 20%, sedangkan warna ikan mempengaruhi kualitas dan harga ikan koi.

Penyakit Pada Ikan Koi dan Penanganannya

Menjaga kualitas air sangatlah penting dalam budidaya ikan koi, karena jika air kolam kotor maka ikan koi akan lebih rentan terkena penyakit.

Selain mencegahnya dengan menjaga kualitas air, Anda juga harus memperhatikan kondisi ikan koi.

Ikan koi yang terserang penyakit mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

• Ikan koi akan mempunyai lendir yang banyak daripada biasanya

• Terdapat bercak luka pada ikan koi atau gejala busuk, benjolan yang nampak dari luar

• Ikan koi akan cenderung menyendiri

• Lebih pasif dengan gejala lebih sedikit dalam menggerakan sirif

• Sirip lebih dirapatkan ke sisi badan

Setelah Anda melihat ikan dengan ciri-ciri tersebut, segera menangkapnya dan memeriksa secara lebih detail bagian insang, perhatikan apakah terdapat luka, membusuk, atau bahkan benjolan kecil. Jika ikan koi terkena penyakit maka segera melakukan penanganan sebagai berikut :

• Sesegera mungkin melakukan isolasi pada ikan yang terkena penyakit. Pindakan pada aquarium atau kolam secara terpisah. Agar tidak terjadi penularan pada ikan lain.

• Menjaga temperatur tempat isolasi ikan koi agar tetap stabil

• Lakukan aerasi yaitu memberikan oksigen dengan cara menggunakan pompa udara

• Hindari memberi makan ikan terlalu banyak, karena ikan yang sakit mempunyai penurunan nafsu makan. Sedangkan dengan memberikan banyak makan juga akan membuat kolam menjadi kotor.

Baca Juga: Cara Budidaya Ternak Ikan Louhan Bagi Pemula Mudah dan Sukses

Masa Panen dan Penjualan Ikan Koi yang Baik

Ikan koi sudah dapat dipanen atau dijual pada umur sekitar 2 bulan, yang ukurannya kurang lebih sejempol kaki orang dewasa. Tentu saja dengan ukuran tersebut masih di jual murah sekitar Rp 10.000 per ekor tergantunf dari kualitas.

Kualitas ikan koi terbagi menjadi tiga yaitu grade A yang berarti bagus, grade B yang berarti sedang, dan Grade C merupakan kualitas di bawah rata-rata.

Penjualan ikan koi terbilang sangat mudah Anda bisa menjual ke penjual ikan atau sentra-sentra pasar ikan hias.

Kesimpulan dan Tips Sukses Budidaya Ikan Koi

Pastinya untuk sukses melakukan budidaya ikan koi Anda harus memperhatikan cara budidaya ikan koi yang sudah kami jelaskan di atas.

Anda harus mengupanyakan semaksimal mungkin untuk menghasilkan ikan koi dengan corak dan warna yang menarik.

Untuk mendapatkan ikan koi dengan corak dan warna yang menarik pastikan Anda selalu memperhatikan air dalam kolam Anda juga harus memeriksa kesehatan ikan koi.

Pastikan untuk mempunyai temperature air yang tepat agar ikan koi cepat berkembang. Anda juga bisa menawarkan diri menjadi sponsor dalam pameran ikan hias atau ikan koi.

Keuntungan memberi sponsor adalah Anda dapat mendapatkan pemasukan dari tiket masuk, penjualan pakan, vitamin serta lain sebagainya.

Karena warna dan corak yang menarik akan menambah minat konsumen, harga jualnyapun akan lebih mahal.

Selain itu agar Teknik pesaran lebih menarik Anda dapat memanfaatkan media internet untuk menjangkau pasar lebih luas.

Sehingga penjualan dan keuntungan Anda akan meningkat lebih tinggi. Itulah beberapa tips untuk Anda yang ingi memulai usaha budidaya ikan koi.

Semoga bermanfaat untuk anda, sehingga usaha Anda akan menjadi sukses. Semoga apapun bisnis dan usaha Anda sukses ke depannya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *