Cara Budidaya Ternak Ikan Guppy Menguntungkan untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Guppy

Bisnis di bidang peternakan tidak pernah surut permintaannya, mengingat bidang kuliner juga semakin banyak peminatnya dan selalu stabil tergantung cita rasanya.

Budidaya ikan guppy menjadi salah satu peluang usaha menjanjikan yang bisa mendorong kemajuan bisnis kuliner, namun kualitas dan mutunya terjamin dengan melakukan cara beternak ikan guppy yang tepat.

Simak 10 Cara Ternak Ikan Guppy Berikut Ini

Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan agar hasil ternak ikan guppy berkualitas, yakni dengan melakukan 10 tahapan yang tepat tentang cara budidaya ikan guppy.

Bisa dijadikan sebagai referensi dari berbagai kalangan, khususnya para pemula yang belum berpengalaman, maka simak dengan cermat langkahnya sebagai berikut.

Persiapan Anggaran Ternak Ikan Guppy

Anggaran untuk ternak ikan guppy cukup murah dan persediaannya pun murah, karena pada dasarnya jenis ikan ini banyak ditemukan di perairan sungai maupun air payau.

Ikan guppy memiliki bentuk yang sangat cantik sehingga meski habitatnya di tempat yang sederhana tetapi bisa menghasilkan untuk luar biasa.

Per ekornya bisa dijual dari harga 35 hingga 100 ribu, sangat fantastis bukan mengingat ukurannya sangat mungil?

Ikan ini berukuran kecil sehingga Anda bisa menggunakan beberapa aquarium besar untuk beternak ikan guppy.

Total biaya yang Anda keluarkan untuk modal awal kurang lebih hanya mencapai 2 hingga 3 juta jika Anda bisa memanfaatkan peralatan sederhana sebagai media habitatnya, seperti aquarium, atau kolam buatan biasa menggunakan terpal seperti saat ternak lele namun diisi dengan air yang bersih, pompa air, serta pengadaan bibit yang biayanya kurang lebih 1.7 juta.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Hias dengan Mudah dan Menguntungkan

Lokasi yang Tepat Untuk Budidaya Ikan Guppy

Anda bisa meletakkan beberapa wadah media habitat untuk beternak ikan guppy di dalam sebuah ruangan dengan menatanya secara berjajar, namun diurutkan dengan baik mulai dari wadah untuk tempat indukan, pemijahan hingga penetasan benih, serta pendederan.

Ukuran wadah yang Anda gunakan bisa sesuai dengan kebutuhan ternak ikan guppy.

Yang terpenting, jagalah agar suhu udara di dalam ruangan tetap stabil, berikan ventilasi yang cukup, serta pencahayaan dari lampu yang cukup.

Pastikan di dalam aquarium atau wadah terdapat aerator.

Cara Pembuatan Kolam Budidaya Ikan Guppy

Sebagai media habitat ikan guppy, Anda bisa gunakan aquarium atau kolam buatan, dan yang terpenting tinggi volume kolam minimal adalah 30 cm.

Anda bisa menyesuaikan ukuran kolam budidaya sesuai keinginan, karena sifatnya sangat fleksibel.

Namun, untuk tahap pendederan Anda memerlukan wadah yang lebih besar serta dengan volume air yang lebih banyak, ketinggian volumenya sekitar 50 cm.

Sebaiknya gunakanlah aquarium sebagai media habitatnya, karena ukuran ikan guppy cukup kecil sehingga bisa dengan mudah diletakkan di sana, kolam pun terlalu besar, apalagi jika dibuat beberapa kolam dengan ikan-ikan kecil, tentu akan lebih susah melakukan perawatan dan pemeliharaan.

Anda bisa membeli 4 – 5 aquarium atau wadah yang sesuai sebagai tempat ikan guppy berkembangbiak dengan baik.

Pilihlah aquarium dengan ketinggian volume sekitar 30 cm, serta dengan luas 1 x 0.5 meter, biasanya cukup untuk menampung sekitar 30 hingga 40 ekor ikan.

Aquarium ukuran ini cocok digunakan pada tahap pemisahan indukan hingga penetasan benih ikan.

Namun, Anda memerlukan ukuran kolah yang lebih besar dan diletakkan di tempat terbuka, karena membutuhkan sinar matahari yang cukup.

Kedalamannya sekitar lebih dari 50 cm, dengan ukuran 1 x 1.5 meter, atau 1 x 1 meter.

Baca Juga: Cara Budidaya Ternak Ikan Louhan Bagi Pemula Mudah dan Sukses

Pemilihan Bibit Berkualitas Saat Beternak Ikan Guppy

Cara agar mendapatkan bibit yang berkualitas saat budidaya ikan guppy yakni dengan mengenali ciri-ciri fisik dan kondisi indukannya, seperti pada poin berikut.

  • Bedakan ciri fisik ikan guppy jantan dan betina
  • Warna ikan guppy betina kusam dibandingkan dengan ikan guppy jantan yang warnanya tajam dan terang
  • Tubuh pejantan lebih langsing dan memanjang, ekornya pun lebih lebar dibandingkan ikan guppy betina. Dan perut si betina bentuknya lebih bulat.
  • Pilihlah ikan guppy yang sudah menginjak usia sekitar 4 atau 5 bulan.
  • Perhatikan tingkah laku ikan guppy yang sehat, biasanya lincah dan nafsu makan meningkat, terutama pada pasangan indukan yang sudah siap kawin.
  • Bentuk tubuh ikan guppy cenderung normal tidak memiliki cacat seperti terdapat bercak atau hal semacamnya.

Baca Juga: Cara Budidaya Ternak Ikan Gabus Untuk Pemula

Jenis Pakan dan Cara Pemberian Pakan Budidaya Ikan Guppy

Jenis pakan yang digunakan untuk budidaya ikan guppy sangat bergaam, tergantung tahap usia dan kebutuhan.

Beberapa diantaranya, yakni microworm, cacing sutra, Magna Daphnia, Artemia, Grindal Worm, Blood Worm, Jentik Nyamuk, Vinegar Eel, Kutu air, dan Ganggang.

Ikan guppy tergolong jenis ikan pemakan segalanya sehingga menyukai jenis pakan tumbuhan sekaligus hewan air.

Jenis pakan yang cocok untuk diberikan pada anakan ikan guppy seperti Magna Daphnia dan Grindal Worm karena bisa menjaga kesehatan sekaligus mendorong pertumbuhan ikan guppy.

Cacing sutra dan microworm cocok untuk diberikan pada ikan guppy yang sedang menuju dewasa, karena banyak mengandung gizi bagi ikan.

Namun, ada beberapa kerugian jika Anda menggunakan cacing sutra, yakni air yang menjadi cepat keruh dan harus melalui proses karantina terlebih dahulu, dilarang untuk memberikannya secara langsung karena bisa saja terdapat bakteri pathogen yang menempel.

Tahap Pembenihan Hingga Pendederan, Sekaligus Pemeliharaan dan Perawatan Budidaya Ikan Guppy

Ternak ikan guppy

Pada budidaya ikan guppy, terdapat cukup banyak langkah untuk perawatan dan pemeliharaan sejak pembibitan hingga panen atau pendederan ikan.

Anda harus melakukannya dengan tepat agar bisa menghasilkan untung yang besar, oleh karena itu perhatikan dengan cermat poin di bawah ini.

Baca Juga: Ini Dia Cara Budidaya Ternak Belut Pasti Sukses dan Menguntungkan

Cara Penjodohan dan Perkawinan Indukan Ikan Guppy

Tahap Pemisahan Indukan

Indukan betina dan jantan ikan guppy yang akan dipijahkan harus dipisahkan di kolam yang berbeda terlebih dahulu, hal ini untuk memberikan kualitas yang bagus pada hasil pemijahan nanti. Pada wadah habitat ikan guppy betine harus selalu tersedia air bersih sehingga Anda harus rutin mengganti isi air selama 1 hingga 3 hari sekali. Lakukan pemisahan dengan memberi kedua indukan pakan yang bergizi, yakni moina atau daphnia, berikan selama 2 hari sekali saja.

Tahap Pemijahan

Wadah yang akan digunakan sebagai media pemijahan sebaiknya diisi dengan air bersih terlebih dahulu, yang sudah mengalami proses pengendapan dengan hasil air bersih yang tingginya sekitar 30 cm.

Pastikan ukuran panjang dan lebarnya sekitar 10 cm x 0.5 meter, dan biasanya muat digunakan sekitar 30 hingga 40 ekor.

Masukkan indukan ikan guppy betina dan jantan dengan perbandingan 1 : 3, masukkan betina ikan guppy terlebih dahulu baru pejantan.

Kemudian tunggu selama 5 hingga 7 hari hingga betina hamil, setelah itu pisahkan mereka kembali untuk agar induk betina bisa bertelur tanpa ancaman

Cara Perawatan dan Pemeliharaan Anakan dan Ikan Guppy Dewasa

Tahap Penetasan

Berikan induk ikan guppy betina pakan daphnia magna selama 2x sehari, hingga telur menetas dalam waktu 3 sampai 4 minggu.

Kemudian benih yang telah menetas harus dipisahkan dari induknya agar tidak membahayakan anakan ikan guppy, karena induk tersebut bisa saja memangsanya.

Tahap Pendederan

Tahap paling akhir dari budidaya ikan guppy adalah pendederan atau bisa disebut juga sebagai tahap pra panen.

Anda harus menggunakan kolam yang lebih luas saat merawat ikan-ikan guppy yang akan dipanen.

Pastikan kolam tersebut terkena sinar matahari yang cukup, serta berilah pakan bergizi seperti ganggang, kutu air, cacing, dan sebagainya agar ikan guppy tumbuh maksimal dan berkualitas tinggi.

Jika sudah dewasa, maka ikan guppy siap dipanen.

Baca Juga: Cara Ternak Ikan Lele Yang Baik Agar Lele Cepat Besar

Hal-Hal Penting Agar Hasil Ternak Ikan Guppy Berkualitas dan Membawa Untung

1).Rutinlah untuk mengecek kesehatan dan kondisi aquarium atau kolam ikan guppy.

2).Hitung jangka waktu dari tiap tahap tumbuh dan kembangnya.

3).Ikuti komunitas pecinta ikan hias, serta lakukan strategi promosi yang menjanjikan seperti lewat media.

4).Deskripsikan kondisi ikan guppy kepada pembeli secara jujur agar Anda terpercaya.

Pencegahan dan Penanganan Penyakit Saat Budidaya Ikan Guppy

Berikut beberapa jenis penyakit sekaligus cara penanganannya saat budidaya ikan guppy

Jamur air atau Saprolegnia

Penyakit ini biasanya ditandai dengan munculnya bintik putih di bagian sisik. Cara penanganannya, masukkan ikan yang sakit tersebut ke dalam air satu gallon yang dilarutkan 2 tetes cairan alcohol metapen.

Bengkak

Sama seperti namanya, penyakit ini ditandai dengan tubuh ikan yang mengembung.

Cara mengatasinya letakkan ikan tersebut ke dalam air satu gallon yang telah dilarutkan 2 sendok makan garam Inggris.

Jamur mulur

Ditandai dengan ciri bercak putih yang terdapa pada bagian mulut ikan.

Cara mengatasinya pun dengan memasukkan ikan ke dalam air satu gallon yang dilarutkan dengan cairan obat merah sebanyak 1 tetes, metopen 2 tetes, serta aureomycin 25 mg.

Penanganan Masalah Yang Umum Terjadi Saat Ternak Ikan Guppy

Masalah umum yang seringkali terjadi saat budidaya ikan guppy yakni terjadinya kelainan gelembung ikan atau O fish, hal ini terjadi karena kegagalan pada tahap pemijahan.

Kegagalan tersebut disebabkan karena suhu, lingkungan, serta kualitas air yang kurang baik sehingga cara penanganannya harus dilakukan pergantian air bersih secara rutin, serta penggunaan aerator untuk menyediakan oksigen yang cukup.

Proses Panen dan Penjualan Hasil Ternak Ikan Guppy

Panen hasil budidaya ikan guppy dilakukan pada saat pendederan, Anda bisa memilih kualitas yang bagus dengan memberikan ke wadah tertentu, dan siap dijual ke manapun.

Anda bisa memasarkan hasilnya secara langsung ke pasar ikan, khususnya ikan hias, atau bisa juga melalui pihak ketiga yakni pengepul.

Hasil yang Anda dapatkan sangat menguntungkan karena per ekor harga ikan guppy cukup tinggi dibandingkan dengan ukurannya.

Tips dan Kesimpulan

Setelah mengetahui cara budidaya ikan guppy dengan detail, Anda tidak perlu ragu lagi untuk memulai usaha di bidang peternakan ini, mengingat peminat ikan hias jenis guppy masih cukup tinggi.

Hasilnya pun sudah dijamin menguntungkan sehingga Anda hanya perlu mencoba untuk memulainya saja.

Sumber referensi

http://www.agrowindo.com/peluang-usaha-budidaya-ikan-guppy-dan-analisa-usahanya.htm

Dimas. 12 Oktober 2018. Tahapan Cara Budidaya Ikan Guppy yang Baik dan Benar untuk Pemula. https://www.blogikan.com/2018/12/budidaya-ikan-guppy.html

https://www.kompasiana.com/fuadmakarim/5b851d3543322f0b2d538b44/apa-saja-makanan-alami-ikan-guppy?page=all

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *