Cara Budidaya Ternak Ikan Gabus Untuk Pemula

Cara budidaya ikan gabus

Cara Budidaya Ternak Ikan Gabus

Beternak ikan gabus memang sangat menguntungkan karena permintaan cukup tinggi. Tapi pahami terlebih dahulu tentang cara budidaya ikan gabus dengan tepat agar bisa sukses, seperti pada penjelasan yang ada di sini.

Mengenal Ikan Gabus

Sebelum beternak ikan gabus, tentunya Anda harus mengenal jenis ikan ini terlebih dahulu agar cara pemeliharaan dan budidayanya bisa dilakukan dengan langkah yang tepat. Simaklah penjelasan berikut ini agar Anda bisa mengenal ikan gabus dengan lebih baik

Ikan gabus ini memiliki banyak sebutan sesuai dengan habitatnya di berbagai wilayah tertentu, dan disebut  sesuai dengan bahasa penduduk lokal.

Ikan ini sebenarnya merupakan salah satu jenis ikan predator yang hidup di air tawar, serta termasuk salah satu jenis ikan karnivora.

Meskipun begitu, ikan ini memiliki banyak manfaat sehingga sangat populer untuk dijadikan sebagai hidangan makanan bergizi dan lezat, sekaligus dibudidayakan karena banyak memberikan keuntungan.

Budidaya ikan ini cukup mudah jika si peternak benar-benar memahami cara mengelolanya.

Karena tergolong sebagai ikan pemangsa, membuat ikan ini harus memiliki habitas sendiri terlepas dari ikan lainnya karena ikan-ikan selain gabus tersebut akan dimangsa olehnya.

Tingkat perkembangbiakan ikan gabus pun cukup rendah sehingga harga di pasaran akan sangat mahal, sedangkan permintaannya terus bertambah.

Simak Kelebihan Beternak Ikan Gabus Sebelum Mulai Membudidayakannya

Ada banyak sekali kelebihan yang dimiliki ikan gabus sehingga banyak orang tertarik untuk mengkonsumsinya.

Tingginya minat dan permintaan masyarakat terhadap ikan gabus sayangnya tidak disertai dengan peningkatan jumlah penyedia ikan gabus. Oleh karena itu, bisnis atau usaha untuk membudidayakannya saat ini masih terbilang sangat menguntungkan.

Berikut beberapa kelebihan ikan gabus yang harus Anda ketahui, dan dijamin membuat Anda semakin memantapkan langkah untuk beternak ikan air tawar ini.

 

1. Mengandung Gizi yang Tinggi

Ikan gabus memeiliki berbagai kandungan nutrisi yang tinggi, bahkan banyak sekali pakar kesehatan yang menyarankan beberapa pasien yang menderita pemangsa akut seperti infeksi paru, patah tulang pasca operasi, dan sebagainya untuk mengkonsumsi ikan ini. Kandungan tersebut antara lain, yakni albumin yang tinggi serta protein.

Namun, ikan ini juga tinggi kalori sehingga perlu berhati-hati dalam memasaknya agar kalori tersebut bisa ditekan. Kandungan lain yang tinggi yaitu vitamin A, B1, Fosfor, serta kalsium.  Jadi dengan mengkonsumsi satu ekor ikan gabus bisa memenuhi seluruh kebutuhan gizi tiap manusia untuk sehari-hari.

2. Dibutuhkan untuk Dikonsumsi Banyak Orang

Banyaknya gizi seperti yang telah disebutkan di atas tentu saja membuat ikan gabus ini dicari oleh banyak orang karena kebutuhannya. Selain memiliki kandungan gizi lengkap, rasa daging ikan gabus saat dimasak menjadi lebih lembut daripada ikan lainnya sehingga peminatnya sangat banyak. Tidak hanya digunakan untuk menyembuhkan suatu pemangsa atau luka, tetapi juga bisa digunakan untuk memenuhi keinginan menyantap makanan kuliner yang lezat saja.

3. Harga Jual Cukup Mahal

Hasil penjualan yang didapatkan dari budidaya ikan gabus sangat besar, yakni sebesar kurang lebih 50 ribu rupiah per kilogramnya. Harga tersebut tinggi karena permintaan pasar yang selalu meningkat, sementara penjual atau pengusaha yang menekuni di bidang ternak ikan gabus masih sangat sedikit. Oleh karena itu, bisnis ini sangat berpeluang untuk dijadikan sebagai langkah usaha Anda untuk mencapai kesuksesan.

4. Bisa Diolah Menjadi Bahan Aneka Produk

Ikan gabus ini tidak hanya bisa dijadikan sebagai bahan makanan yang disantap secara langsung saja. Tetapi juga bisa diolah menjadi aneka produk makanan lainnya, seperti tepung tulang ikan, yang di dalamnya mengandung banyak kalsium paling dicari sebagai penambah zat dalam makanan.

5. Penjual Ikan Gabus Masih Jarang Sedangkan Permintaan Banyak

Jika Anda menekuni bisnis di bidang ternak ikan gabus dengan segera, maka bisa dipastikan bahwa usaha Anda akan mengalami kesuksesan jika dilakukan dengan tepat. Karena saat ini masih cukup sedikit para peternak yang menggunakan ikan gabus sebagai hewan ternaknya, dan mereka lebih banyak beternak ikan jenis lain yang perawatannya cukup mudah namun populer di kalangan pembudidaya.

Setelah Anda mengenal seputar tentang budidaya ternak ikan gabus serta memahami kelebihannya dengan baik. Kemudian yakinkan langkah Anda untuk melanjutkan niat memulai usaha, meskipun Anda sebagai pemula, karena tanpa diawali dengan segera, keberhasilan akan semakin lama untuk Anda raih.

Tahap selanjutnya yang perlu Anda lakukan yakni mulai melakukan proses beternak ikan gabus dengan langkah yang tepat.

Baca Juga:

Cara Memulai Ternak / Budidaya Ikan Gabus

1. Memperkirakan Anggaran Budidaya Ikan Gabus Secara Keseluruhan Untuk Modal Awal

Bisnis dengan membudidayakan ikan gabus ini memiliki salah satu kelebihan karena modal awal yang digunakan cukup kecil. Anda bisa menjalankan sebuah usaha dengan mengeluarkan anggaran sebesar 5 juta saja. Dengan begitu Anda sudah bisa membeli berbagai perlengkapan atau media habitat buatan serta beberapa kilogram bibit ikan gabus sesuai dengan keinginan Anda.

2. Menentukan Lokasi yang Cocok Untuk Habitat Ikan Gabus Agar Tidak Mengalami Kerugian

Habitat asli ikan gabus berada di air tawar dan berlumpur, seperti rawa-rawa, muara, dan sebagainya. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena untuk beternak ikan ini habitat tersebut bisa diganti dengan media buatan. Ada beberapa media untuk budidaya yang biasa digunakan sebagai habitat ikan gabus, yakni lahan sawah yang masih ada genangan air dan lumpur, atau media kolam buatan yang terbuat dari terpal. Usahakan bahwa lokasi habitat tersebut berada di tempat yang memiliki suhu normal atau tropis, bukan di tempat dingin.

3. Memilih Bibit Ikan Gabus

Pada tahap awal, bibit ikan gabus yang Anda pilih sebaiknya berukuran 2 hingga 4 cm, kemudian belilah cukup 10 ekor untuk dimasukkan ke dalam satu kolam terpal ukuran 2 x 5 meter, dengan tinggi permukaan air sebesar 100 cm.

4. Melakukan Proses Pembuatan Lahan atau Tempat Budidaya Ikan Gabus

Pembuatan kolam sebagai pengganti habitat ikan gabus sangatlah mudah, hampir sama seperti pembuatan kolam lele, hanya saja kapasitas ikan yang bisa ditampung lebih sedikit daripada lele, karena benih ini nantinya bisa berkembangbiak hingga mencapai jumlah 100 ekor per kolam. Jika Anda memperhitungkan dengan baik, cukup dengan pembuatan 10 kolam beserta 10 ekor ikan di masing-masing kolamnya, Anda pun bisa menghasilkan 100 ekor ikan gabus secara kesuluruhan.

5. Memulai Budidaya step by step

Setelah semua prosesnya disiapkan dengan baik dan matang, maka selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah melakukan proses pembudidayaan, seperti memberinya pakan, kemudian selalu memperhatikan dengan cermat proses perkembangbiakannya, karena bisa saja dalam satu waktu tertentu bibit mengalami gagal panen.

Untuk pemberian pakan sebaiknya gunakan pellet atau keong mas agar Anda bisa menekan biaya proses pengembangbiakannya. Lebih murah lagi, jika Anda menggunakan tempat atau media habitat dengan metode mina padi, dengan begitu ikan-ikan gabus akan memangsa seluruh hama yang merusak tanaman padi.

Kemudian gunakan tanaman air pada kolam yang digunakan sebagai media pemijahan agar induk gabus akan terangsang dengan cepat untuk melakukan proses pemijahan alami.

6. Mengenali Permasalahan dan Cara Penanganan yang Tepat Untuk Meminimalisir Kerugian

Setiap mengawali sebuah usaha, tentunya permasalahan akan sering dihadapi, terutama saat sedang budidaya ikan gabus. Ada beberapa masalah yang biasa ditemui oleh para peternak ikan gabus, dan Anda juga harus mempelajarinya agar bisa mengatasi dengan langkah yang lebih mudah.

Kematian Ikan Gabus yang Menyebabkan Gagal Panen

Kematian ikan gabus ini sangat berpotensi untuk terjadi selama proses perkembangbiakan. Hal itu bisa disebabkan oleh banyak hal, dan yang paling sering terjadi yakni karena adanya hama pemangsa yang menyerang ikan gabus. Cara menanganinya cukup mudah, dan lakukan sesuai dengan kecenderungan ikan gabus seperti saat berada di habitat aslinya, berikut cara-caranya.

1. Ikan gabus bisa beradaptasi di lingkungan yang cenderung kering, tidak lembab. Oleh karena itu, kolam yang akan dipakai sebagai habitatnya sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu.

2. Ada salah satu cara tradisional untuk membersihkan hama pemangsa pada ikan gabus, yakni dengan cara manangkapnya dengan jarring. Hama yang  dimaksudkan di sini yaitu ikan gabus dewasa, dianggap sebagai hama karena ikan gabus dewasa jika dimasukkan ke dalam kolang yang sama dengan ikan budidaya yang masih berukuran sangat kecil maka ikan-ikan budidaya tersebut akan dimangsa habis. Namun, tidak semua ikan gabus menjadi hama, terutama jika ikan tersebut masih berada dalam satu kelompok.

Cara Memanen dan Pemasaran Hasil Ternak Ikan Gabus

Cara memanen ikan gabus di waktu yang tepat adalah saat musim kawin dan bertelur tiba. Pada saat tersebut, ikan-ikan gabus betina dan jantan akan naik ke permukaan dan membuat sarang bagi calon telurnya di sekitar tepi kolam seperti ikan-ikan pada umumnya.

Saat benih-benih telur sudah terisi dan berkembang menjadi ikan-ikan kecil yang hampir menyerupai kecebong, maka inilah saat yang tepat bagi Anda untuk menjaring ikan-ikan gabus dewasa. Sebelum ikan-ikan tersebut memangsa ikan-ikan gabus kecil yang masih dalam fase tumbuh dan berkembang.

Ikan-ikan gabus pemangsa tersebut berasal dari kelompok lain yang tidak melakukan proses pembuahan. Tetapi, tetap jaringlah semua ikan gabus dewasa untuk menghindari resiko dari hama pemangsa. Dengan begitu, Anda pun bisa memanen secara langsung ikan gabus yang telah Anda jarring, serta menghitung pendapatan dari berat ikan yang telah dibudidayakan hingga dewasa dan siap panen tersebut.

Kesimpulan dan Tips

Lakukan langkah beternak ikan gabus di atas agar usaha yang Anda capai bisa sukses, meskipun harus melewati berbagai hambatan terlebih dulu. Berbagai kelebihan dan manfaat budidaya ikan gabus di atas tentunya bisa membuat Anda tidak memiliki keraguan untuk mencobanya. Dan jangan mengkhawatirkan berbagai hambatan, karena selalu ada solusinya seperti yang telah disebutkan di atas.

Sumber referensi

Admin Kolamterpal. Analisa Budidaya Ikan Gabus: Apa Keunggulan Budidaya Ikan Gabus? https://kolamterpal.net/analisa-budidaya-ikan-gabus/

Fantria Imrantika.  25 Agustus 2017. Mengenal Ikan Gabus sebagai Ikan Banyak Manfaat. http://farming.id/mari-kenali-ikan-gabus-ikan-tinggi-manfaat/

Anonim. 28 Juni 2018. 6 Cara Mengatasi Hama Ikan Gabus Agar Panen Sukses. https://ilmubudidaya.com/cara-mengatasi-hama-ikan-gabus

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *