Cara Budidaya Ternak Entok untuk Pemula

Cara Ternak Entok

Budidaya ternak entok masih belum sepopuler budidaya ayam ataupun bebek, hal ini dikarenakan dari segi pemasaran entok lebih sulit dibanding unggas lain.

Meskipun begitu, ternak entok juga bisa memberikan keuntungan yang lebih banyak jika sudah menemukan pasar yang potensial.

Selain itu pula, ternak entok lebih mudah karena sangat kebal dan tidak mudah terserang penyakit serta tahan terhadap perubahan suhu dan cuaca yang ekstrim.

Bagi peternak entok yang sudah mengetahui Pasar potensial penjualan entok pasti telah mengetahui bahwa harga penjualan entok yang lumayan tinggi.

Faktornya adalah karena bisa dibilang masih cukup sedikit orang yang menggeluti budidaya entok, sehingga pemasoknya tidak terlalu banyak dan menyebabkan harganya menjadi tinggi.

Untuk di jawa timur pejantan yang sudah besar bisa mencapai harga 100 ribu dan bila di jawa tengah harga entok cenderung lebih mahal.

Peluang Usaha Budidaya Entok

Tingginya permintaan pasar akan entok jika dibandingkan dengan masih sedikitnya pelaku bisnis entok yang ada saat ini.

Hal ini tentu memberikan keuntungan untuk peluang usaha budidaya entok, selain itu usaha budidaya entok dapat Anda jalankan dengan mudah dan bilamana ditekuni dan telaten maka untung yang didapatkan sangat besar.

Entok bisa dipasarkan dengan cara menjualnya ke pasar tradisional, rumah makan, restoran atau hotel. Bisa juga memasarkannya ke swalayan atau supermarket.

Persiapan Awal Budidaya Entok

Langkah awal persiapan untuk budidaya entok bagi pemula adalah mempersiapkan modal, lokasi lahan, kandang, bibit dan hal-hal lain yang diperlukan. Berikut diuraikan hal-hal yang perlu dilakukan untuk persiapan awal melakukan budidaya entok.

Persiapan Modal untuk Ternak Entok

Modal sangat diperlukan untuk memulai usaha seperti untuk usaha budidaya entok berikut ini. Diuraikan perhitungan jumlah modal yang diperlukan.

Pembelian peralatan diperkirakan sekitar = Rp. 11,405,000

  • 1.Sewa Lahan         Rp. 4,500,000
  • 2.Pompa Air     Rp. 1,400,000
  • 3.Mesin penetas telur    Rp.450,000
  • 4.Mesin hand sprayer     Rp.530,000
  • 5.Kandang   Rp.3,000,000
  • 6.Terpal  Rp.  250,000
  • 7.  Sabit   Rp. 90,000
  • 8.Selang  Rp. 135,000
  • 9.Tempat makan  Rp. 250,000
  • 10. Tempat minum  Rp.500,000
  • 11.Timba    Rp.100,000
  • 12.Peralatan tambahan  Rp.200,000

Selain untuk pembelian peralatan diatas, pembelian awal untuk bibit dan pakan juga perlu diperkirakan yaitu sekitar : Rp. 25,500,000

Cara Memilih  Lokasi Ternak Entok yang Tepat

Pada dasarnya entok dapat hidup disemua tempat, tetapi lokasi yang sangat cocok adalah dekat dengan sungai, parit ataupun sawah.

Karena unggas ini memang suka mencari makanan di lingkungan yang basah, berair dan becek.

Dalam melakukan ternak entok, anda harus sungguh-sungguh memperhatikan beberapa hal seperti lokasi budidaya, pakan hingga perawatan harian.

Berikut dijelaskan beberapa cara ternak entok untuk pemula.

Tips Mempersiapan Kandang untuk Budidaya Entok

Seperti yang sudah disebutkan di atas, entok sangat suka bermain air, maka dari itu kita harus menyediakan tempat untuk berendam entok.

Carilah lokasi yang dekat dengan air atau kubangan.

Buatlah kandang yang dilengkapi dengan tempat makan di dalamnya dengan ketinggian kandang yang cukup tinggi dan dibuat dari jaring dipadukan dengan bambu.

Kandang yang tinggi diharapkan agar entok tidak bisa terbang dan lari dari kandang.

Pemilihan kandang yang terbaik untuk anak entok adalah kandang battery. Selain tempat makan, sediakan juga tempat mengeram di dalam kandang.

Tips Memilih Indukan Entok saat Akan Budidaya

Hal yang tidak dapat dilupakan dan merupakan faktor penting adalah dalam hal pemilihan indukan agar telur yang dihasilkan bagus dan lebih cepat pertumbuhannya.

Jika anda ingin melakukan budidaya entok secara modern sebaiknya beli indukan daripada anakan atau biasa dikenal DOE, apabila anda mempunyai indukan 20 dan semuanya rata rata bertelur 10 maka anda dalam waktu 40 haru sudah mempunya 200 DOE, simple bukan.

Baca Juga:

 

Pemberian Pakan Ternak Entok

Pakan yang diberikan kepada entok harus sesuai dengan umurnya, karena porsi anakan entok dan entok dewasa sangat berbeda.

Untuk penerangan pada kandang battery pasanglah lampu yang memiliki daya 5 – 10 watt.

Kemudian di dalam kandang tersebut masukkan juga wadah minum karena mereka senang dengan nyosor atau makan. Soal pakan, bebek entok senang sekali dengan makanan.

Bahkan, induk entok bisa makan setengah kilogram dedak.

Cara ternak entok ini bisa dikatakan mudah karena entok tidak banyak pilihan dalam pakanannya.

Sangat mudah mencari pakan untuk bebek satu ini. Seperti dedak, bekatul, dan yang lainnya.

Bahkan entok juga mau memakan sayuran, jagung, dan yang lainnya.

Cara Perawatan dan Pemeliharaan Ternak Entok

Biasanya pemeliharaan entok adalah dengan dibiarkan berkeliaran atau sistem umbaran.

Dimana entok dibiarkan berkeliaran disekitar kandang.

Sebaiknya disekitar kandang diberikan pagar agar anda mudah dalam perawatan ataupun mengontrolnya.

Selain itu bisa anda harus memberikan perhatian lebih pada saat pemberian pakan untuk menambah gizi dan meningkatkan produktivitas entok yaitu :

• Pada Usia 1 sampai 2 minggu dikasih makan konsentrat starter dan minuman berupa air bersih yang dapat dicampur dengan vitamin.

• Untuk periode selanjutnya bisa dicampurkan konsentrat starter dengan pakan induknya.

• Pada usia 1 bulan anak entok dapat dilepas bermain dan mencari makanan di pekarangan atau di kolam.

Walaupun dapat mencari makanan sendiri, namun anak entok bisa juga terserang perut kembung dikarenakan udara dingin.

Untuk itu pastikan perut mereka telah terisi sebelum malam hari dan jika angin bertiup kencang dan pada malam hari suhu udara menjadi lebih dingin tutup dinding kandang dengan terpal untuk menjaga kehangatan di dalam kandang.

• Induk entok mampu bertelur setelah 1 bulan terpisah kandang dari anaknya.

• Ketika berumur 2,5 bulan entok telah mencapai bobot 2,5 kilogram.

Saat itu tubuh entok telah ditumbuhi oleh bulu berwarna putih, bulu ekor telah memanjang, dan bulu-bulu di bagian sayap mulai tumbuh.

Pada periode ini entok semakin lahap menyantap pakan.

• Entok sendiri bisa bertelur setelah masa pengeraman 35 hari dan 2 atau 3 minggu

Nafsu makan entok dapat dinaikkan jika pakan yang disediakan tidak dicampurkan dengan air.

Peternak budidaya entok tentunya harus dapat memilih tujuan pemeliharaan ternak unggasnya sehingga memperoleh keuntungan yang maksimal.

Pencegahan Hama Penyakit pada Entok

Hewan unggas entok ini cukup kebal terhadap penyakit, tetapi juga masih dapat terserang beberapa penyakit.

Maka dari itu perlu juga dilakukan vaksinasi.

Karena satu-satunya virus yang mudah terjangkit adalah virus flu dan pilek, vaksin Vitachicks bisa jadi pilihan.

Kunci dari penanganan dan penanggulangan penyakit adalah sanitasi kandang yang bersih.

Sebab, kandang yang kotor dan jorok akan bisa menigkatkan resiko penyebaran penyakit.

Selain vaksinasi vitamin juga perlu diberikan, pemberian vitamin dilakukam untuk mempercepat proses entok bertelur.

Masa Panen dan Penjualan Budidaya Entok

Untuk mempercepat proses entok bertelur, anda perlu mengetahui cara ternak entok yang baik.

Maka poin paling penting adalah dilakukan dengan pemberian makanan yang tepat.

Entok membutuhkan banyak protein untuk memberikan hasil telur dengan jumlah yang banyak juga  berkualitas.

Berikan makanan yang mengandung protein tinggi seperti keong-keongan atau bekicot.

Kandungan protein yang tinggi dari pakan tambahan dari keoang atau bekicot akan membantu entok agar bisa lebih baik dalam menghasilkan telur.

Keong dapat dicari dengan mudah di daerah persawahan .

Selain makanan faktor lingkungan juga sangat penting diperhatikan.

Lingkungan yang tepat akan membuat entok bisa dengan mudah bertelur.

Sebaiknya buat lingkungan senyaman mungkin dan jangan sampai entok merasa stres.

Entok sangat suka berada di darat dan air, sebaiknya buatkan kolam di dalam kandang sehingga entok dapat bermain-main disitu.

Setelah entok berumur 5 bulan, maka sudah siap dijual karena pada umur 6 bulan entok akan menunggu masa kawin.

Entok akan bertelur kurang lebih 17 butir, siapkan tempat untuk mengerami telur yang biasanya terbuat dari jerami padi.

Setelah telur menetas, pisahkan cangkang dari eraman induk , biasanya akan diasuh selama 2 hari oleh induknya, baru kemudian disapih.

Jangan lupa menyiapkan kandang yang sesuai dengan jumlah dan ukuran anak entok.

Kandang diberi ventilasi dan ditutup agar tidak diserang predator dan ventilasi berguna untuk pertukaran udara didalam kandang.

Berikan pula bohlam lampu untuk memberikan kehangatan pada kandang.

Harga entok dewasa sudah mencapai Rp. 125,000 per ekor, penjualan entok  dapat dilakukan di pasar-pasar tradisional ataupun jika sudah memiliki pelanggan tetap akan lebih mudah lagi.

Entok adalah hewan unggas yang mirip dengan bebek yang biasanya diternakkan hanya untuk diambil daging maupun telurnya.

Ukuran badan entok agak besar dibanding dengan bebek, ukuran badan entok jantan bisa mencapai  86 cm dengan berat sekitar 3 kg, untuk entok betina memiliki ukuran badan 64 kg dengan berat sekitar 1,3 kg.

Jika dijadikan hewan peliharaan berat entok bisa mencapi 7 kg untuk entok jantan dan 5 kg untuk entok betina.

Kebiasaan masyarakat yang memelihara entok hanya untuk di ambil dagingnya selain itu ternak entok biasa dimanfaatkan untuk mengerami ayam maupun itik lokal.

Jika dilihat dari segi makanannya, hewan ini tergolong omnivora atau pemakan segalanya.

Entok liar akan memakan ikan kecil juga biji-bijian, sedangkan entok yang dipelihara akan diberi pakan nasi bekas, ampas kelapa, ampas singkong, dedak dan lain-lain.

Tips Sukses Menjalankan Budidaya Entok

Ada beberapa tips sukses untuk beternak entok diantaranya yaitu :

• Memiliki niat, sebaiknya anda memastikan seberapa kuat dorongan niat anda dalam menjalankan budidaya entok. tekad yang kuat sangat diperlukan agar usaha ternak yang dilakukan dapat dijalankan secara konsisten.   Meskipun memiliki modal tetapi jika tidak didukung dengan kemauan, usaha tidak akan berjalan lancar.

• Menentukan lokasi lahan, lahan yang diperlukan tidak perlu terlalu besar, namun minimal dapat menjadi ruang gerak yang bebas untuk entok.

• Melakukan perkawinan entok jantan dan betina agar cepat hamil. Dengan melakukkan tips ini keuntungan ternak entok anda akan sangat terlihat dan sangat memuaskan.

• Menjaga kebersihan lingkungan setiap waktu, meskipun entok tergolong unggas yang jorok karena kotorannya sangat berbau. Tetapi jika anda memiliki keinginan kuat agar bisa sukses dalam usaha ternak entok ini, tentu halangan berupa rasa bau dan kandang yang jorok tidak akan menghalangi anda.

Demikian panduan dan beberapa cara ternak entok semoga bisa dijadikan referensi bagi anda para pemula yang ingin menjalankan usaha budidaya entok ini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *