Cara Budidaya Ternak Burung Puyuh Petelur untuk Pemula

Budidaya Burung Puyuh Petelur

Cara Ternak Burung Puyuh Petelur

Budidaya ternak burung puyuh sekarang ini menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan.

Disamping dagingnya burung puyuh kini lebih populer karena potensi telurnya yang terus mengalami peningkatan permintaan pasar.

Untuk itu artikel kali ini secara khusus akan membahas bagaimana cara ternak puyuh petelur terutama bagi anda para pemula.

Burung puyuh memiliki badan kecil tetapi gemuk dan merupakan pemakan biji-bijian, serangga dan hewan lainnya yang berukuran lebih kecil.

Burung puyuh berkemampuan untuk lari dan terbang dengan kecepatan tinggi namun dengan jarak tempuh yang pendek sama seperti Budidaya Burung Anis Merah.

Tempat habitat aslinya puyuh bersarang di permukaan tanah.

Jenis burung puyuh yang paling umum dan paling di kenal di dunia saat  ini diantaranya adalah Puyuh Biasa, Puyuh Jepang, Puyuh Stubble, Puyuh Selandia Baru, Puyuh Hujan, Puyuh Harlequin, Puyuh Coklat, Puyuh Biru, Puyuh Biru Asia.

Cara Ternak Burung Puyuh Petelur

Beberapa jenis puyuh diternakan dalam jumlah besar, seperti misalnya puyuh jepang yang diternakkan sebagai penghasil telur.

Di Jepang, telur puyuh ini disajikan bersama sushi yang dimakan mentah-mentah dan mereka menyukainya karena dianggap memiliki rasa yang unik, juga kerap di jadikan menu di dalam burger atau campuran hotdog yang membuat variasi baru dalam makanan cepat saji.

Maraknya pengusaha kuliner yang juga kerap kali menggunakan olahan telur puyuh untuk menu di rumah makan, membuat peluang usaha budidaya puyuh petelur ini menjadi semakin menguntungkan.

Disamping ramah biaya usaha budidaya puyuh merupakan salah satu alternatif usaha ternak dengan potensi keuntungan yang bagus dan tidak memerlukan pembelajaran yang ribet.

Lantas apa saja langkah-langkah ternak puyuh yang baik?

Berikut ulasanya.

Persiapan Awal Budidaya Puyuh Petelur

Cara ternak puyuh petelur untuk pemula bisa dikatakan cukup mudah apalagi jika sebelumnya Anda sudah pernah beternak burung puyuh ataupun unggas lainnya.

Awal perencanaan usaha ternak ini asalah memeperkirakan modal usaha.

Persiapan Modal Awal Budidaya Puyuh Petelur

Setiap memulai suatu usaha apapun tentunya membutuhkan modal awal, begitu pula dengan budidaya puyuh pastilah modal awal sangat diperlukan untuk pembelian bibit, pembuatan kandang, pembelian pakan, perawatan dan hal lainnya yang diperlukan.

Berikut perkiraan perhitungan jumlah modal yang diperlukan.

Pembelian peralatan diperkirakan sekitar = Rp. 24,488,110

  • 1. mesin giling pakan = Rp.  2,251,000
  • 2. oven pengering = Rp.  2,560,550
  • 3. mesin cetak pakan = Rp.   2,331,500
  • 4. ayakan = Rp.      431,700
  • 5. pembuatan kandang = Rp. 11,267,800
  • 6. sewa lahan = Rp.   2,323,600
  • 7. wadah = Rp.      334,200
  • 8. terpal = Rp.     338,900
  • 9. timbangan = Rp.     278,800
  • 10. mesin penetas telur = Rp.     876,600
  • 11. selang = Rp.     176,600
  • 12. timba = Rp.     196,660
  • 13. peralatan tambahan lain = Rp.   1,120,200

 

Biaya operasional untuk gaji karyawan diperkirakan sekitar = Rp. 1,700,000 per bulan

Biaya untuk bahan pembuatan pakan diperkirakan sekitar = Rp. 23,850,000

 

Lokasi Budidaya Burung Puyuh Petelur yang Tepat

Lokasi merupakan hal penting dalam budidaya puyuh karena lokasi adalah hal yang menunjang akan perkembangan dari hewan yang diternakkan.

Kriterianya seperti lokasi yang jauh dari keramaian seperti keramaian kendaraan atau aktivitas manusia.

Baca Juga:

Metode dan Cara Ternak Yang Bisa Dipilih

Setiap peternak pasti punya metode ataupun cara tersendiri untuk melakukan budidaya terhadap binatang ternaknya.

Begitu pula bagi perternak pemula yang ingin mengetahui cara ternak puyuh petelur, berikut uraiannya :

Cara Membuat Kandang Burung Puyuh Petelur

Mempersiapkan kandang dengan kondisi tidak terlalu lembab dan tetap terkena sinar matahari.

Kandang yang diterapkan menggunakan dua pilihan yaitu sistem sangkar atau batere dan sistem litter atau lantai sekam.

Budidaya puyuh memerlukan beberapa jenis kandang yang berbeda sesuai dengan masa atau usia puyuh dengan fungsi yang berbeda dengan penjelasan sebagai berikut :

• Kandang untuk proses pembibitannya, ukuran kandang ditentukan oleh jumlah bibit puyuh yang akan Anda budidaya.

• Kandang untuk para induk, untuk ukuran atau lebarnya kandang bisa disesuaikan dengan ukuran kandang untuk pembibitan atau bisa lebih besar.

• Kandang untuk para anak burung puyuh, anak puyuh yang telah menetas dan berumur satu hari hingga dua minggu akan berada dikandang ini.

Untuk kapasitas 100 ekor anak puyuh ukuran kandang yang diperlukan panjang sekitar 100 cm, tinggi 40 cm, lebar 100 cm dan tinggi kaki hingga 50 cm.

Disamping itu, perlu juga diketahui untuk memaksimalkan penggunaan lahan, kandang puyuh dibuat bertingkat-tingkat, idealnya sebanyak 4 tingkat.

Bahan dinding kandang bisa terbuat dari strimin atau alternatif lain adalah belahan bambu karena dapat menghemat biaya.

Alas kandang sendiri menggunakan kawat strimin dengan kualitas baik agar dapat bertahan lama.

Jangan lupa pula untuk meletakkan tempat pakan dan minum menyatu dengan kandang agar mudah untuk pemberian pakannya.

Tips Memilih Bibit Burung Puyuh Petelur yang Baik

Bibit burung puyuh dapat dikelompokkan sesuai dengan tujuannya, yaitu :

• Bibit untuk petelur, bibit ketam betina yang sehat dan juga produktif dalam menghasilkan telur.

• Calon bibit puyuh yang baik diperkirakan berusian sekitar 3 mingguan. Pilihlah bibit dengan usia sedang tidak terlalu tua atau terlalu muda. Umur bibit ini akan memengaruhi kualitas telur yang dihasilkan nanti.

• Pilihlah bibit yang lincah dan aktif bergerak. Jika bibit yang akan Anda beli diam saja, kemungkinan sedang terserang penyakit.

• Bentuk tubuh sempurna, simetris, dan anggota tubuhnya lengkap dan wrna bulunya cerah dan tidak kusam.

Memulai Pemeliharaan Budidaya Puyuh Petelur

Melakukan pemeliharaan terhadap burung puyuh, pemeliharaan merupakan hal utama tentang bagaimana cara ternak puyuh petelur agar ternak Anda dapat menghasilkan telur yang banyak dan berkualitas juga terhindar dari serangan hama penyakit, berikut uraiannya :

• Pemberian pakan, pakan yang diberikan bisa berupa pallet, remah-remah dan tepung yang memberikan nutrisi yang cukup untuk burung.

Pada burung puyuh anakan, berikan makan sebanyak 2x sehari pada pagi hari dan sore hari. Sedangkan untuk induk atau dewasa diberikan 1x dalam sehari.

• Pembuatan sanitasi dan pencegahan, untuk mencegah virus maupun bakteri menyerang ternak anda, maka kebersihan kandang harus diperhatikan dan perlu diberikan vaksinasi sedini mungkin.

• Penerangan kandang, berikan penerangan yang cukup agar kandang bisa dikontrol jika ada binatang mematikan yang memburu ternak anda.

Bisa menggunakan lampu pijar 5 watt. Disamping itu tentunya sangat penting puyuh untuk terkena sinar matahari secara langsung agar mendapat vitamin D dari sinar matahari pagi.

Cara Memaksimalkan Hasil Telur Burung Puyuh

Salah satu Cara ternak puyuh petelur yang baik untuk pemula adalah perlu memaksimalkan hasil produksi telur.

Dengan memakai mesin penetas telur yang sangat berguna untuk memudahkan menetaskan telur burung puyuh sehingga dapat lebih banyak menghasilkan bibit burung puyuh.

Mesin penetas telur mampu mengurangi resiko kegagalan. Disamping itu juga perlu meningkatkan kualitas pakan dengan melakukan pergantian jenis pakan sesuai periode tertentu dan pemberian multivitamin atau obat anti stress.

Masa Panen dan Penjualan Budidaya Puyuh Petelur

Yang ditunggu-tunggu adalah hasil panen dari ternak anda, biasanya peternak dapat melakukan panen setiap hari.

Harga telur puyuh terbilang cukup stabil yaitu sekitar Rp 200 – Rp 250 per butir.

Penjualan telur puyuh dapat dilakukan di pasar-pasar tradisional ataupun jika sudah memiliki pelanggan tetap akan lebih mudah lagi.

Tips Sukses Menjalankan Budidaya Burung Puyuh

Ada beberapa tips sukses untuk beternak burung puyuh diantaranya yaitu :

• Memiliki kemauan, tekad yang kuat sangat diperlukan agar usaha ternak yang dilakukan dapat dijalankan secara konsisten.   Meskipun memiliki modal tetapi jika tidak didukung dengan kemauan, usaha tidak akan berjalan lancar.

• Tidak takut bau dan kotoran, melakukan ternak burung puyuh umumnya pasti akan menemui masalah dengan bau dan kotoran. Anda harus siap menghadapi masalah ini jika ingin melakukan usaha budidaya puyuh.

Demikian kiranya penjelasan mengenai budidaya burung puyuh petelur dan juga cara ternak puyuh petelur semoga bisa dijadikan referensi bagi Anda para pemula yang ingin menjalankan usaha tersebut.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *