Cara Ternak Burung Kenari dengan Tepat agar Cepat Berhasil

Cara Ternak Burung Kenari

Cara Ternak Burung Kenari

Ingin membuka peluang usaha di bidang peternakan burung berkicau? Pahami cara budidaya kenari dengan langkah yang tepat. Beranikan diri Anda untuk mengambil peluang bisnisnya, karena burung kenari masih menjadi burung kicau populer di pasaran.

 

Inilah 11 Cara Ternak Burung Kenari dengan Tepat

 

Jika Anda ingin tahu caranya, maka simak beberapa tahapan langkah atau cara budidaya kenari berikut ini.

 

Persiapan Anggaran Modal Awal Ternak Burung Kenari

 

Tahap paling awal yang harus dilakukan oleh semua pebisnis pemula, baik yang melakukan ternak burung kenari atau bisnis di berbagai bidang lainnya, tetap membutuhkan modal usaha. Bisa berupa barang, perlengkapan atau dana, semuanya termasuk modal sebagai penyedia sarana awal usaha.

 

Sedangkan modal awal yang Anda butuhkan untuk ternak kenari bisa dibilang minim jika cara pengembangbiakannya telah Anda ketahui dengan tepat. Harga perekor burung kenari beragam, tergantung warna, usia, dan kelebihan. Pilihlah yang masih berusia remaja dan beberapa waktu lagi sudah siap kawin. Biasanya harga dua ekor kenari yang berjodoh sekitar 1 juta saja. Dengan dana tersebut Anda bisa mengambil keuntungan dari dua ekor kenari dengan membudidayakannya.

 

Untuk kandang sekaligus pakan, sekitar satu hingga dua juta bisa Anda dapatkan, namun jika ingin melengkapi secara keseluruhan dengan beberapa jumlah perjodoh burung kenari bisa saja menghabiskan dana hingga 5 juta untuk modal awal.

 

Lokasi Kandang Budidaya Kenari yang Tepat

 

Untuk lokasi penempatan kandang kenari sangat fleksibel, sesuai dengan ruang kosong yang Anda miliki. Namun, ada beberapa tips agar perkembangbiakan kenari lebih maksimal. Berikut ini beberapa tips menentukan lokasi kandang untuk budidaya kenari yang tepat.

  • Sebaiknya pilihlah lokasi yang jauh dari keramaian atau lalu lalang manusia.
  • Kemudian usahakan lingkungan di sekitar kandang bersih, tidak terkena polusi, cahaya matahari yang berlebihan serta tidak lembab juga, dengan suhu normal.
  • Serta jauhkan kandang untuk budidaya kenari dari jangkauan hewan lain yang berbahaya untuk keselamatannya. Beberapa peternak biasanya memberikan satu ruangan khusus di dalam rumah yang digunakan untuk menempatkan seluruh kandang kenari, terutama bagi yang sedang mengalami perkawinan atau proses bertelur dan mengerami.

Baca Juga: Cara Ternak Burung Lovebird

 

Cara Pembuatan Kandang Burung Kenari

 

Cara pembuatan kandang kenari sedikit lebih rumit, ada beberapa opsi yang bisa Anda pilih agar lebih irit, seperti membeli kandang. Namun, jika Anda memiliki bahan baku untuk pembuatan kandang maka ikuti tips berikut ini.

 

  • Sediakan beberapa alat seperti meteran atau penggaris besi yang panjangnya sekitar 50 cm., lalu gergaji, amplas dan parang sebagai penghalus kayu, alat pemahat kayu, kawat, palu, dan tang.
  • Untuk kandang, sediakan bambu, rotan, untuk jeruji pada kandang, kayu, lalu triplek yang ketebalannya sekitar 1 hingga 2 cm, paku kecil, paku besar, lem kayu, plamir atau cat kayu (opsional bisa dipakai atau tidak).

 

Setelah bahan baku sudah siap semua, maka lakukan beberapa langkah sebagai berikut:

  • Potong triplek menjadi 3 bagian, nantinya akan dimanfaatkan sebagai atap, bawah, serta belakang kandang. Ukuran triplek tersebut sekitar 90 x 45 cm.
  • Potong kayu menjadi bagian yang kecil-kecil, dengan ketebalan 2 hingga 3 cm saja, lalu potong sesuai dengan ketiga panjang triplek. Ini nanti akan digunakan sebgai rusuk yang ditempelkan di bagian bawah, samping, dan atas.
  • Lubangi kayu yang akan dimasuki rotan atau bamboo dengan ukuran seperti lidi sebagai jeruji kandang.
  • Potong dan haluskan bamboo menjadi kecil-kecil, dengan diameter sesuai lubang, serta tinggi sesuai dengan ukuran triplek yang akan dijadikan sebagai alas bagian belakang.
  • Pasang semua bagian dengan rapi, kemudian bisa dicat maupun tidak.

 

Pemilihan Bibit Kenari Berkualitas

Bibit Ternak Burung kenari

Pada tahap pembibitan untuk budidaya kenari merupakan hal terpenting. Anda harus mendapatkan bibit berkualitas, dengan menyimak tips berikut ini.

 

  • Perhatikan alat genital atau jenis kelamin burung kenari. Ciri-ciri jantan memiliki dubur yang menonjol, serta vertical atau tegak lurus, biasanya suaranya lebih nyaring dan aktif berkicau, badannya juga ramping, dengan leher yang sedikit lebih panjang. Sedangkan burung kenari betina memiliki ciri yakni, dubur berbentuk datar dan tidak menonjol, kurang aktif berkicau, suaranya pun pelan, lehernya cenderung pendek dan tubuh bulat.
  • Perhatikan usia burung kenari yang siap kawin yakni sekitar 8 bulan untuk burung kenari jantan, sedangkan kenari betina biasnaya berusia 6 bulan.
  • Pilihlah satu pasang burung kenari yang berada di usia remaja atau siap kawin. Ciri-cirinya yakni, burung kenari jantan akan sering berkicau, lebih aktif dari biasanya, seperti melompat, mengepakkan sayap, bahkan seringkali menatapkan tubuhnya pada sisi-sisi kandang. Kalau betina cenderung lebih pendiam, biasanya akan melakukan gerakan mematuk terhadap apapun yang ada di dalam kandang, biasanya juga sambil mengepakkan sayap.

Baca Juga: Budidaya Ternak Kroto

Jenis Pakan dan Cara Pemberian Pakan

Jenis pakan burung kenari kini sangat mudah untuk ditemukan di pasaran. Cara pemberiannya pun cukup simpel dan praktis tidak memerlukan teknik khusus. Namun, jangan sampai salah memberi jenis pakan yang tepat agar suara serta warna kenari bertahan dan tetap bagus.

 

Anda bisa memberi makan kenari dengan daun selada, wortel, jagung muda, salad, sawi putih, daun gindeng, dan beberapa jenis buah dan sayuran lainnya. Jenis pakan tersebut akan membuat suara kenari bertahan lebih kuat dan nyaring. Kemudian berikan juga beberapa jenis biji-bijian yang sangat disukai kenari, yakni biji sawi. Serta dalam waktu 2 minggu sekali berikan juga telur puyuh sekitar 1 butir yang dipotong menjadi dua bagian.

 

Meskipun belum habis, Anda perlu mengganti pakan dengan rutin jika sayur atau buah telah berwarna kecoklatan atau mengering. Gantilah telur puyuh jika bagian sisi dalamnya juga mengering meskipun belum dihabiskan secara penuh. Tetapi telur puyuh biasanya akan dihabiskan kenari sekitar 3 hingga 5 hari.

 

Namun, untuk mengganti biji sawi, lakukanlah setiap hari, cara untuk melihat sekaligus membuang biji sawi yang kosong isinya adalah dengan ditiup. Jika kulit biji sawi beterbangan maka Anda bisa melihat sisa pakan biji sebenarnya di dalam wadah makan burung kenari, kemudian isi kembali hingga penuh.

 

Cara Perawatan dan Pemeliharaan

 

Untuk perawatan burung kenari, Anda hanya perlu membersihkan kandang dan pakan secara rutin. Ceklah selama maksimal 2 kali sehari untuk memastikan kandangnya bersih dan sedikit terdapat kotoran.

 

Jangan lupa untuk menyemprotnya setiap hari sebagai perawatan mandinya. Karena kenari jarang membersihkan dirinya sendiri dengan berendam air. Pastikan bahwa kondisi wadah pakan biji-bijian selalu bersih agar kenari tidak terkena bakteri atau virus penyakit.

Cara Penjodohan Burung Kenari, dan Perawatan Anakan

Anak burung kenari

Hampir sama dengan berbagai jenis burung kicau lainnya, cara menjodohkan kenari adalah dengan mendekatkan kandang antara kenari jantan dan betina. Kemudian tunggu beberapa saat hingga terdapat ciri-ciri birahi muncul di kedua burung kenari tersebut.

Berikut ini ciri-ciri burung kenari siap dikawinkan

  • Burung kenari jantan akan mengejar atau menabrak kandang kenari betika jika didekatkan, sambil berkicau dengan suara nyaring. Jika si betina mengepakkan sayap, itu berarti dia telah siap untuk dikawinkan dengan pejantan tersebut.
  • Jika kedua burung kenari jantan dan betina berada di posisi kandang yang saling berdekatan, biasanya akan saling menyuapi makanan (meloloh).
  • Berikan beberapa serabut untuk membuat kandang, jika si kenari betina mengambil serabut tersebut, kemudian membangun kandang artinya sudah benar-benar siap untuk dikawinkan.
  • Selanjutnya letakkan burung kenari jantan dan betina untuk berada di dalam satu kandang, dan berilah penerangan yang cukup. Kemudian tunggu hingga kenari betina bertelur.

Baca Juga: Cara Menjodohkan Lovebird

 

Proses Pengeraman Hingga Perawatan Anakan Kenari

  • Proses pengeraman biasanya berlangsung sekitar 12 hingga 14 hari, tergantung kondisi suhu ruangan dan cuaca, pastikan agar lampu selalu menyala. Saat telur menetas maka tahap selanjutnya saatnya bagi induk kenari untuk meloloh anaknya.
  • Pisahkan kenari jantan dari kandang betina untuk menghindari gangguan yang bisa saja terjadi.
  • Pada usia sekitar 1 minggu lebih, atau saat si betina menunjukkan ciri-ciri birahi kembali, maka segera pisahkan anaknya dari si induk. Pada tahap ini Anda harus meloloh anak kenari.
  • Anakan kenari masih belum bisa untuk memakan biji-bijian atau sayur sehingga Anda bisa memberinya pakan telur puyuh secara terus menerus hingga dewasa saat usianya menginjak kurang lebih satu bulan, dan memiliki tanda kelamin yang jelas, seperti mengeluarkan bunyi kicau, atau sebagainya.

Tips Ternak Burung Kenari Agar Sukses

 

Hal-hal penting yang harus Anda perhatikan agar ternak dan budidaya burung kenari sukses adalah sebagai berikut.

Jalin relasi dan ikuti komunitas pecinta burung kicau, khususnya kenari

Promosikan melalui media online, berilah informasi detail dengan foto yang memperlihatkan warna, atau sekaligus video saat sedang berkicau.

Tunjukkan ke banyak orang, termasuk kenalan, kerabat, dan keluarga Anda.

Pencegahan Dan Penanganan Penyakit saat Ternak Kenari

 

Ada beberapa penyakit yang menimpa burung kicau, salah satunya kenari, berikut sekaligus cara penanganannya.

Snot

Yakni penyakit mata berair yang disebabkan oleh virus Hemophillus Galliranum. Penyakit ini bisa menjadi parah jika tidak segera diobati, mata bisa membengkak, hidung berlendir hingga, nafsu makan turun.

 

Cara penanganannya hindarkan dari burung lain, kemudian bersihkan kandang serta pakan, dan berilah obat anti snot yang diminumkan sekitar 3x sehari secara rutin dalam 5 hari.

 

Jamuran

Ciri-cirinya ditandai dengan kuku kenari semakin panjang, kaki bengkak, dan melebar. Jika dibiarkan maka infeksi akan semakin parah dan menyebabkan kematian. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang menyerang kulit kenari.

 

Cara penanganannya cukup dengan membersihkan kandang secara rutin, sekaligus tempat tenggeran dan tempat makan. Serta berikan obat anti kutu atau no kutu.

 

Penanganan Masalah Yang Umum Terjadi

 

Masalah umum yang seringkali dialami burung kenari yakni tiba-tiba tidak bisa berkicau karena kehabisan suara atau lesu. Cara menanganinya cukup mudah, Anda bisa mengganti air minumnya dengan larutan cap kaki tiga tanpa rasa seperti air biasa. Serta memberinya pakan telur puyuh rebus serta buah dan sayur segar tiap hari.

 

Proses Panen Dan Penjualan Burung Kenari

 

Saat anak kenari sudah bisa berkicau dengan nyaring, maka saatnya bagi Anda untuk mengganti pakan dengan sayur serta biji-bijian, kemudian menjualnya dengan harga ratusan hingga jutaan sesuai dengan warna bulu serta nyaring dan merdunya kicauan.

 

Tips dan Kesimpulan

 

Sebenarnya tata cara budidaya kenari cukup mudah dilakukan jika kita telaten dan terus berusaha serta memperhatikan cara ternak burung kenari yang tepat. Semoga artikel ini bermanfaat dan semoga sukses. Terimakasih.

 

Sumber referensi

Redaksi. 9 Juli 2016. Usaha Budidaya Burung Kenari, Modal Awal Rp 5 Juta. http://indosuara.com/is-life/wirausaha/usaha-budidaya-burung-kenari-modal-awal-rp-5-juta/

Redaksi. 31 Januari 2015. Mengenal Penyakit Pada Kenari dan Penanganannya. https://mediabnr.com/2015/01/31/mengenal-penyakit-dan-penanganannya/

Admin. Panduan Budidaya Kenari untuk Pemula. https://sentrabudidaya.com/cara-ternak-kenari/

Bethari Taya. 13 Oktober 2017. 7 Langkah Mudah Cara Ternak Burung Kenari. https://www.merdeka.com/gaya/7-langkah-mudah-cara-ternak-burung-kenari-kln.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *