Cara Budidaya Ikan Hias dengan Mudah dan Menguntungkan

Cara Budidaya Ikan Hias

Cara Budidaya Ikan Hias

Siapa yang tidak mengetahui ikan hias? Semua orang tentu tahu, namun mungkin hanya pecinta ikan hias saja yang lebih tahu tentang beragam jenisnya.

Ikan hias ini sudah ada sejak dari dulu hingga sekarang. Dinamakan ikan hias karena biasa digunakan sebagai penghias ruangan dengan meletakkan aquarium sebagai media habitatnya.

Popularitasnya yang masih terus saja meningkat hingga kini membuat ikan hias bisa dijadikan sebagai salah satu peluang usaha, yakni di bidang peternakan.

Cara beternaknya pun cukup mudah, bisa dilakukan oleh semua orang termasuk para pemula yang belum pernah memiliki pengalaman di bidang ini.

Meskipun mudah, tetapi langkah-langkah yang tepat juga harus dilakukan untuk meminimalisir kerugian yang selalu menjadi resiko para peternak ikan hias.

Mengenal Jenis Ikan Hias untuk Dibudidayakan

Sebelum memulai usaha budidaya ikan hias Anda tentu harus mengetahui berbagai macam jenisnya, agar bisa beternak sesuai langkah yang tepat. Karena setiap jenis ikan hias kebanyakan memiliki cara beradaptasi yang berbeda, jika melakukan kesalahan sedikit saja, bisa jadi banyak kerugian yang didapatkan.

Ada banyak sekali jenis ikan yang memiliki corak indah yang bisa dijadikan sebagai hiasan di aquarium ruangan Anda, baik yang habitatnya berasal dari ikan tawar maupun ikan asin. Bahkan ada juga beberapa jenis ikan hias yang juga bisa dijadikan sebagai santapan seperti ikan nila. Beberapa jenis ikan hias yang populer dan perlu Anda ketahui sebagai berikut:

1. Ikan Arwana

Siapa yang tidak mengenal jenis ikan tawar satu ini? Jenis ini sudah sangat populer sejak lama hingga kini. Dahulu ikan arwana cukup langka karena hanya hidup di beberapa daerah perairan saja, seperti Kalimantan dan Papua.

Namun, karena peminatnya cukup tinggi, kemudian peminat untuk melakukan budidaya juga meningkat, membuat ikan arwana mudah ditemukan untuk saat ini. Meskipun begitu, penjualan ikan ini masih cukup mahal

2. Ikan Koi

Selanjutnya adalah ikan koi yang sudah sangat terkenal untuk ikan hias yang biasa diletakkan di kolam. Bahkan popularitasnya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri, karena pertama kali memang dipopulerkan di Jepang. Ikan ini sangat mudah dikembangbiakkan, serta karena ada beraneka ragam warna yang membuat ikan ini sangat menarik sehingga banyak sekali para peternak yang membudidayakan ikan ini.

3. Ikan Cupang

Ikan kecil paling populer karena keindahan warna dan siripnya yang bisa bergerak karena melihat musuh adalah ikan cupang. Semua orang tentu mengenal ikan ini. Tergolong sebagai jenis ikan petarung, membuat ikan cupang tidak bisa sembarang saat dibudidayakan karena jika dipertemukan dengan ikan sesamanya akan selalu bertarung.

Beberapa jenis di atas tentu hanya sebagian kecil saja, karena masih banyak spesies yang mungkin tidak cukup untuk disebutkan di pembahasan ini. Jenis ikan hias air asin yang cukup populer dan memiliki corak yang sangat indah seperti ikan badut atau ikan giru atau dengan sebutan populernya yang dikenal nemo, dan ikan anemone yang sangat unik.

Kelebihan dan Prospek Beternak Ikan Hias

Melihat tingginya permintaan pasar terhadap ikan hias karena peminat untuk memelihara ikan hias ini cukup tinggi, membuat ikan-ikan hias sangat cocok untuk dibudidayakan. Adapun beberapa kelebihan lain yang akan membuat Anda tidak ragu lagi dalam melakukan peluang usaha yang strategis ada di bawah ini:

Baca Juga:

Proses perkembangbiakan ikan hias cukup mudah, terutama jenis ikan air tawar

Seperti yang diketahui oleh kebanyakan orang, bahwa bisnis menguntungkan beternak ikan hias sangat mudah dilakukan karena wilayah Indonesia menjadi area yang strategis untuk perkembangbiakan ikan, terutama jenis ikan tawar. Caranya cukup membuat media buatan seperti habitat aslinya dan melakukan perawatan sekaligus pemeliharaan yang tepat seperti memberi pakan rutin setiap hari, serta menjaga kebersihan media.

Penanganan masalah jika ikan sedang mengalami sakit atau stress juga cukup mudah

Pada kenyataannya, meskipun cara penanganan yang sebenarnya mudah untuk dilakukan, tetapi banyak peternak gagal mempraktekkannya dengan tepat sehingga ikan hias banyak yang mati. Untuk itu, lakukan hal ini dengan serius dan periksalah kondisi ternak ikan-ikan hias Anda setiap harinya.

Merupakan peluang usaha yang strategis karena permintaan terus meningkat dan harga stabil

Beternak ikan hias bisa dibilang sangat strategis karena penggemarnya tidak pernah surut. Ikan-ikan hias ini akan mengalami peningkatan permintaan secara terus menerus meskipun telah banyak penjual yang juga membudidayakannya. Jadi persaingan harga pun cukup ketat sehingga Anda harus menjaga kualitas ikan hias yang telah dibudidayakan.

Panen bisa dilakukan dengan mudah dan cepat

Ikan-ikan hias mengalami proses tumbuh kembang yang sangat cepat, terutama jika ikan tersebut berukuran kecil. Tetapi yang harus Anda perhatikan adalah beberapa sifat ikan pemangsa atau petarung yang berpotensi membahayakan ikan yang masih dalam proses perkembangan.

Cara Memulai Budidaya Ternak Ikan Hias

Tertarik untuk melakukan budidaya ikan hias? Berikut ini beberapa cara memulai budidaya ternak ikan hias yang perlu Anda simak.

Perkiraan Anggaran

Anggaran untuk mengawali budidaya ikan hias memang cukup mahal, apalagi jika media habitat dan segala perlengkapannya belum dipersiapkan dengan baik. Total biaya keseluruhan yang sangat memungkinkan sebagai modal awal untuk beternak ikan hias sebesar kurang lebih 13 hingga 14 juta rupiah.

Kemudian perhitungan modal yang kembali bisa didapatkan setidaknya 3 bulan ke depan sejak pertama kali melakukan pembudidayaan. Untuk menekan tingginya biaya, Anda juga bisa memproduksi pakan ikan atau pellet sendiri, serta membuat media kolam dari perlengkapan yang ada.

Penentuan Lokasi

Penentukan lokasi untuk beternak ikan hias sangatlah mudah, jika Anda ingin membudidayakan ikan hias air tawar sebaiknya sesuaikan dengan berbagai kriteria lingkungan di habitat aslinya. Biasanya ikan tawar mampu hidup di suhu sekitar 24 hingga 30 derajat celcius, dengan keasaman PH senilai 6 hingga 7, sedangkan tingkat kecerahan air sekitar 30 hingga 60 cm.

Kemudian gunakan wadah yang memiliki besar sesuai dengan ukuran ikan. Jika ikan hias yang Anda budidayakan seperti arwana maka membutuhkan kolam, sedangkan jika hanya ikan-ikan kecil, Anda bisa menggunakan kolam kecil, aquarium atau wadah plastik dengan ukuran tertentu. Sebaiknya letakkan media habitat di dalam ruangan jika diletakkan di dalam wadah agar lebih aman. Serta gunakan aerator agar ikan bisa bertahan hidup lebih lama dan berkembangbiak dengan cukup baik.

Memilih Bibit Ikan Hias yang Baik

Untuk memilih bibit ikan hias yang tepat sebaiknya tanyakan pada ahlinya jika Anda belum terlalu paham. Namun, Anda juga bisa melihat ciri-cirinya melalui kondisi fisik pada tubuh ikan. Induk ikan betina yang sehat dan siap untuk dibuahi memiliki ciri-ciri berupa perut yang sedikit membesar ke arah gonad atau alat kelamin. Agar lebih aman, sebaiknya dapatkan bibit dari peternak ikan hias yang sudah sangat berpengalaman.

Pembuatan Lahan atau Tempat Ternak

Jika ikan-ikan hias yang akan Anda budidayakan berukuran besar, seperti ikan koi atau ikan arwana maka sebaiknya gunakanlah kolam, tapi pastikan agar airnya bersih. Untuk membuat kolam tersebut setidaknya Anda membutuhkan luas yang sebanding dengan jumlah ikan yang akan Anda budidayakan. Serta dengan kedalaman yang disesuaikan, kurang lebih sekitar 100 cm ke bawah.

Memulai Budidaya Ikan Hias

Pada tahap selanjutnya yang perlu Anda lakukan yakni mengembangbiakkan ikan-ikan hias sesuai dengan langkah yang tepat.

Langkah pertama biasanya memasukkan bibit-bibit ikan hias di wadah yang sudah disiapkan, kemudian melakukan pemijahan, dan pemberian pakan secara rutin.

Normalnya, pemberin pakan ini bisa dilakukan 2 kali sehari saja, Anda bisa memberinya pakan buatan seperti pellet, atau pakan alami yang berasal dari beberapa jenis hewan tertentu yang khusus untuk dikonsumsi ikan hias.

Mengenali Permasalahan dan Cara Penanganan Ternak Ikan Hias

Semua usaha tentu memiliki berbagai permasalahannya masing-masing, termasuk saat melakukan cara budidaya ikan hias.

Ada beberapa masalah yang nantinya bisa saja Anda temui dalam proses perkembangbiakannya.

Hal yang menjadi gangguan utama bagi keberhasilan budidaya ikan hias adalah hama dan penyakit.

Hama yang seringkali menyerang ikan-ikan hias berupa parasite, seperti cacing, jamur, protozoa, virus, dan bakteri. Sementara penyakit yang dialami oleh ikan-ikan hias juga bisa berasal dari berbagai faktor, misalnya kurangnya oksigen, keracunan akibat sisa pakan buatan yang mengendap, dan sebagainya.

Cara mengatasi semua hal tersebut cukup mudah, yakni dengan senantiasa menjaga kebersihan media habitat, dan sering mengontrol kondisinya. Kemudian memberikan pakan atau vitamin yang tepat agar ikan bisa beradaptasi dan bertahan hidup lebih lama lagi.

Cara Memanen dan Pemasaran Ikan Hias

Ikan-ikan hias yang sudah bisa dipanen dan akan dipasarkan bisa dilihat dengan kriteria tertentu, serta dalam jangka waktu yang berbeda-beda sesuai dengan jenis ikan hias yang sedang Anda budidayakan.

Untuk jenis ikan hias ukuran besar seperti ikan koi dan arwana biasanya bisa dipanen dalam waktu kurang lebih selama 2 minggu, ikan dewasa sudah bisa dipilah dengan jarring atau media tertentu untuk memisahkan ikan-ikan tersebut dari media tempat perkembangbiakan sebelumnya.

Setelah ikan-ikan dipanen, tahap selanjutnya yakni pemaaran. Anda bisa dengan mudah memasarkan ke berbagai tempat, bisa langsung Anda jual kepada konsumen karena untungnya akan lebih tinggi. Bisa juga melalui jasa pengepul yang telah memiliki jaringan sangat luas sehingga lebih mudah untuk meningkatkan hasil penjualan Anda.

Carilah pengepul yang bisa dijadikan sebagai langganan tetap untuk memudahkan Anda melakukan pemasaran secara rutin di waktu-waktu panen raya sesuai jenis ikan hias terntentu. Tetapi, Anda sebagai peternak ikan hias juga tetap harus memperluas jaringan sendiri dengan bantuan berbagai orang yang bisa dipercaya agar keuntungan tersebut secara penuh bisa menjadi milik Anda, mengingat modalnya cukup besar meskipun permintaan cukup meningkat dan stabil.

Tips dan Kesimpulan

Lakukan langkah-langkah budidaya ikan hias di atas dengan tepat dan sesuaikan dengan jenis ikan yang sedang Anda budidayakan agar hasilnya lebih mebguntungkan.

Cara beternak ikan hias ini sangat mudah untuk ditemukan namun agak susah-susah gampang dipraktekkan secara nyata, karena banyak sekali peternak yang kurang memperhatikan kondisi ikan-ikannya. Namun, pastikan ikan Anda berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi.

Sumber referensi

Yemima Rapella. 17 Juli 2017. Bagaimana Cara Budidaya Ikan Hias. https://citraindonesia.com/bagaimana-cara-budidaya-ikan-hias/

Cecep Risnandar. Jenis-jenis Ikan Hias Air Tawar. https://alamtani.com/ikan-hias-air-tawar/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *