Peluang Usaha Ternak Yang Menguntungkan Dari Ternak Ayam Pedaging , Petelor Hingga Sapi Limosin

Peluang Usaha Peternakan Yang Menguntungkan.
Salam hangat pembaca hinyong.com,kali ini admin akan mengulas tentang potensi usaha ternak yang menguntungkan yang bisa dijalankan oleh siapa saja bahkan jika anda adalah seorang pekerja yang memiliki kesibukan dan menjalankan usaha ternak sebagai kerja sampingan pada permulaanya.
Kenapa saya katakana sebagai kerja sampingan pada permulaanya?

Perlu kita tahu usaha peternakan merupakan usaha yang sangat potensial dan merupakan ladang bisnis yang bisa berkembang hingga menjadi sebuah bisnis raksasa.

Memang tidak semua jenis peternakan berpotensi seperti itu ,namun dalam ulasan kali ini saya hanya akan mencantumkan usaha-usaha peternakan yang memiliki potensi tersebut.

Meskipun sebuah usaha peternakan yang pada awalnya hanyalah usaha sampingan namun ketika potensi dan keuntungan yang didapat mampu menutupi penghasilan dari gaji kita sebagai pekerja maka bukan tidak mungkin suatu saat kita menjadikan usaha ternak tersebut sebagai pekerjaan utama,bahkan jika anda yakin anda bisa fokus untuk menjadi pengusaha dan berhenti menjadi pekerja.

Tertarik?Yuk,lanjut…

Banyak jenis ternak yang bisa dikembangkan secara bertahap dari usaha kecil-kecilan,hingga berkembang dan menjadi sebuah usaha yang menggiurkan.

Meski begitu kita menyadari tidak semua orang mampu menganalisa prospek bisnis ini dan mengembangkanya menjadi bisnis yang menjanjikan.

Sebut saja dari usaha ternak yang paling umum seperti ternak ayam pedaging,ternak ayam petelor hingga ternak yang memerlukan modal lumayan seperti ternak sapi limosin,nanti kita akan membahas potensi dan sedikit analisa bagaimana cara mengembangkan berbagai jenis peternakan secara singkat satu persatu,namun sebelumnya kita akan membahas apa saja yang perlu diperhatikan sebelum terjun mengelola salah satu atau beberapa jenis usaha peternakan ini.

Meskipun bisnis peternakan yang diawali dari usaha kecil terbilang mudah alangkah baiknya jika kita tetap memperhatikan hal-hal mendasar yang kadang luput dari perkiraan,ia bisa menjadi boomerang karena jika ada kesalahan penerapan berakibat fatal seperti kegagalan dan frustasi karena kehabisan modal dan berbagai akibat lain seperti protes warga sekitar karena usaha kita dan sebagainya.

Hal Mendasar Dan Penting Yang Perlu Di Perhitungakan Dengan Serius Demi Kesuksesan Usaha Ternak.

1.Menentukan Jenis Peternakan Yang Cocok

Tidak semua orang memiliki minat untuk memulai usaha peternakan meskipun mereka sadar jika potensi peternakan masih sangat baik,begitupun bagi mereka yang minat pada usaha peternakan,mereka tidak akan minat terhadap semua jenis usaha peternakan meski pada usaha peternakan yang sebenarnya potensial.

Karenanya menentukan satu jenis usaha peternakan yang cocok merupakan hal penting,kenali diri sendiri tentang minat terhadap bidang ternak yang paling di sukai dan paling potensial.

Alasan memilih usaha ternak yang sesuai minat adalah bahwa sebuah usaha apapun yang diawali dengan minat dan hobi umumnya akan lebih menyenangkan jika dibandingkan dengan menjalankan sebuah usaha yang sejatinya tidak di sukai.

Singkatnya mungkin seperti ini,jika anda orang yang jijik terhadap bekicot maka sangat tidak disarankan untuk memilih usaha budidaya ternak bekicot meskipun barangkali usaha tersebut terbilang mudah dan menguntungkan.

Namun bagaimana menentukan peternakan yang cocok jika kita tidak memilki hobi atau minat khusus terhadap suatu jenis ternak tertentu?Untuk menentukan peternakan yang cocok memang tidak melulu harus hobi pada bidang tersebut,idealnya jika anda memiliki minat pada usaha ternak itu akan menjadi nilai plus,namun jika tidak ada minat khusus maka setidaknya usaha tersebut adalah usaha yang tidak ada benci atau anda merasa jijik.

Ada cara untuk dijadikan analisa dalam menentukan usaha peternakan yang akan dipilih

  • Tulis semua jenis peternakan yang anda kenal dan ketahui,sesuaikan jenis peternakan yang cocok dengan daerah kita perhatikan daerah pesisir pantai dan daerah pegunungan tentu memiliki potensi jenis ternak yang berbeda ,jika tidak/belum paham jenis-jenis peternakan cari informasi tersebut dan buat daftar.
  • Setelah anda yakin telah mendapatkan daftar dari berbagai jenis usaha peternakan,selanjutnya coret jenis-jenis peternakan yang paling tidak anda sukai atau anda merasa jijik terhadap usaha tersebut.
  • Sekarang tinggal tersisa usaha peternakan yang paling memungkinkan sesuai minat atau setidaknya jenis usah peternakan yang tidak anda benci.

    Saya yakin jenis usaha yang tertulis masih terlalu banyak dan tidak mungkin dijalankan semuanya,karenanya perlu mengerucutkan hasil tersebut dengan memilih/mengurutkan usaha yang paling memungkinkan untuk cepat mendapatkan keuntungan,atau usaha yang paling berpotensi menjadi usaha besar dimasa yang akan datang.Coret kembali usaha-usaha yang sulit untuk dikembangkan menjadi usaha besar dimasa depan.

  • Dari daftar yang ada tinggal tersisa usaha peternakan yang anda minati dan paling berprospek memiliki keuntungan dan atau memiliki potensi berkembang di masa akan datang,sampai disini belum cukup karena masih ada faktor penting lain.Pilih lagi dari beberapa usaha/urutkan kembali dari daftar tersebut usaha yang paling efektif anda jalankan,maksudnya begini,jika sekarang ini anda seorang pekerja yang ingin memulai usaha ternak maka urutkan daftar usaha yang paling mungkin anda dapat kelola sambil tetap bekerja.Coret lagi beberapa usaha yang sulit dan tidak efektif dijalankan sesuai kodisi dan waktu anda.
  • Terakhir dari analisa ini adalah pilih satu/dua usaha yang bisa anda jalankan dengan kemampuan keuangan anda.Artinya bisa saja sekarang ini anda tidak memiliki modal,namun pilihlah usaha peternakan yang masih memungkinkan atau masuk akal dengan kemampuan finansial anda,pada bagian selanjutnya nanti akan dibahas sedikit bagaimana menentukan modal usaha ternak.

Dari serangkaian analisa sederhana diatas maka kita akan mendapatkan beberapa peluang usaha peternakan yang paling cocok,namun jka hasilnya masih dirasa kurang maksimal kita bisa membuat analisa ulang kemudian bandingkan hasilnya dari beberapa analisa tersebut hingga anda yakin dari beberapa hasil untuk dijadikan yang terbaik.

Serangkaian analisa diatas bisa menjadi acuan jika kita memang belum yakin atau sama sekali belum memiliki ide potensial.

Bagi yang sudah memiliki ide mantap atau bagi seseorang yang sudah memiliki keahlian di suatu bidang ternak tertentu maka analisa seperti diatas bisa diabaikan.

Sebagai contoh jika sekarang ini anda bekerja/mantan pekerja di sebuah usaha peternakan ayam petelor dan telah mengetahui sangat mendalam seluk beluk usaha tersebut maka daripada membuang waktu mempelajari hal baru tentu akan lebih efisien jika anda memulai usaha ternak sesuai keahlian tersebut dengan menyesuaikan keadaan keuangan,atau memulainya dari usaha kecil-kecilan.

2.Menentukan Modal Usaha Peternakan

Setelah membaca penentuan jenis ternak maka selanjutnya mencari tahu bagaimana cara mendapatkan modal usaha yang baik.

Karena dalam pembahasan ini ditujukan untuk pelaku bisnis ternak pemula maka menentukan modal yang tepat menjadi sangat penting demi kelangsungan usaha tersebut.

Kenapa penting menentukan modal di awal sebuah usaha peternakan?

Membangun bisnis peternakan dari nol tentu banyak memerlukan perhitungan mendetail dari penentuan lahan,penentuan jumlah hewan yang akan diternakan hingga biaya operasinal lain seperti pakan,penerangan dan sebagainya.

Untuk mendapakan perkiraan modal yang akurat atau setidaknya mendekati angka yang tepat kita tidak bisa hanya menulis data-data anggaran berdasarkan perkiraan tanpa data riil.

Sebagai contoh jika kita memutuskan untuk memulai usaha peternakan ayam potong,ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengetahui biaya awal yang diperlukan.

Membaca buku atau menggali informasi di internet saja belum cukup,kita perlu angka nyata atau angka yang sebenarnya dari pelaku yang telah lebih dulu sukses pada bisnis ini.

Untuk bisa mengetahui angka perkiraan modal yang mendekati tepat tidak ada jalan lain kecuali bertanya langsung kepada pelaku bisnis tersebut.

Keuntungan bertanya langsung kepada pelaku bisnis yang lebih dulu sukses adalah disamping kita bisa memperkirakan anggaran kita juga akan mendapatkan pelajaran berharga dari pelaku bisnis tersebut tentang apa-apa saja yang diperlukan dalam langkah-langkah memulai bisnis tersebut.

Buat catatan khusus tentang perkiraan modal yang diperlukan gali lebih jauh hal-hal pokok dan mendasar yang harus di belanjakan pada tahap awal membangun usaha peternakan tersebut.

Mulai dari perkiraan biaya kandang,lahan hingga sarana pakan serta bibit semua harus di tulis dengan rinci untuk menghindari kesalahan penentuan anggaran.

Setelah berhasil mendapatkan informasi awal ini dari orang yang sukses dalam bidangnya,buat lagi perkiraan dengan metode yang sama namun dari sumber informasi yang berbeda atau dari orang lain yang menggeluti usaha ini.

Setelah dirasa cukup maka analisa dengan memperkirakan sendiri jumlah modal yang sesuai dengan kemampuan anda.

Kenapa harus menganalisa sendiri dan membuat rancangan anggaran sendiri dan tidak memakai metode perancanaan modal seperti mereka yang telah dulu sukses?

Menggali informasi tentang anggaran awal dari beberapa sumber yang bisa dipercaya akan menjadi acuan yang sangat baik,namun perlu diingat jika kemampuan kita lebih rendah dari modal hasil analisa dari sumber terpercaya maka kita akan menemui jalan buntu untuk segera memulai usaha kita.

Inilah fungsi kita menyesuaikan dengan keadaan dana kita,sepeti contoh diatas jika sebuah usaha peternakan ayam potong memakan anggaran yang sangat besar pada awal tahapan pembagunan kandang dan ini tidak memungkinkan untuk mendapatkan modal tersebut maka kita bisa mencari alternative lain seperti menyewa terlebih dahulu kandang ayam tidak terpakai yang bisa jadi ada di daerah kita,atau dengan membangun kandang dari material semi permanen atau kandang dari bambu dan merencanakan pemeliharaan dalam jumlah kecil terlebih dahulu pada awal usaha tersebut.

Setelah berhasil mencatat semua detail modal usaha yang diperlukan langkah selanjutnya adalah mancari darimana sumber modal awal anda ini.

Jika saat ini anda memiliki uang yang cukup tentu tidak penting untuk mencari sumber modal karena sudah tersedia,namun sebaliknya jka keadaan kita tidak memiliki dana yang cukup atau bahkan tidak memiliki simpanan uang sama sekali maka menjadi penting mencari sumber modal yang tepat.

Kita bisa mencari sumber dana dengan menjual aset pribadi yang kurang produktif untuk dijadikan modal atau menjual barang simpanan seperti perhiasan sebagai modal awal.

Aset pribadi yang kurang produktif bisa berupa kendaraan,atau menjual barang elektronik dan barang-barang lain untuk dijadikan modal atau modal tambahaan.

Pilihan lain yang paling aman adalah mengumpulkan uang dari gaji kita bekerja dan membangun perlahan satu demi satu dari kandang,aset pendukung seperti tempat pakan pagar dan sebagainya hingga usaha anda benar-benar bisa terealisi.

Ada satu hal yang perlu digarisbawahi dalam mendapatkan modal terutama jika usaha ternak ini merupakan usaha awal atau permulaan yaitu jangan terlalu berambisi dengan meminjam uang di bank.

Banyak pengusaha baru dadakan yang serta merta membangun usaha peternakan skala besar dengan meminjam uang di bank,bahkan banyak juga yang menggunaan atas nama saudara atau orang tua sebagai jaminan peminjaman.

Kenapa tidak disarankan meminjam uang dari bank sebagai pengusaha pemula?

Banyak keuntungan yang didapatkan dengan hanya memanfaatkan uang pribadi dan membangun usaha dari skala kecil terlebih dahulu dibandingkan memaksakan diri berhutang yang tentu akan sangat beresiko.

Berikut alasanya:

  • Memulai usaha peternakan dari skala kecil dengan modal sendiri akan jauh lebih aman karena tidak terbebani dengan biaya bulanan yang akan terus membengkak karena cicilan bank,sementara sebuah usaha baru belum bisa dipastikan perkembanganya dan penghasilanya.
  • Usaha peternakan meskipun memiliki potensi yang sangat baik namun juga memiliki tingkat atau resiko kegagalan yang cukup tinggi,dengan memulai usaha dari kecil dengan modal kita sendiri maka disamping aman kita juga bisa belajar secara bertahap apa saja kendala yang perlu dipelajari dan belajar untuk membangun jaringan bisnis dari awal,ini akan semakin mengokohkan usaha kita jika pada saatnya usaha terus berkembang pesat.
  • Banyak contoh dari seorang pengusaha dadakan tanpa bekal pengalaman yang cukup jatuh bangkrut karena utang ke bank,maka sebagai pemula tentu tidak ingin mengikuti cara mereka.

    Bagaimanapun memulai usaha dan mempelajari cara teraman dalam menjalankan bisnis adalah pilihan yang tepat.

Dengan alasan-alasan diatas apakah artinya kita tidak disarankan untuk berhutang ke bank sebagai modal dalam usaha peternakan ini?Jawabanya tentu tidak,hutang ke bank untuk mengembangkan usaha ternak yang telah terbukti berjalan baik dan terbukti memiliki potensi yang sangat menjanjikan tentu boleh-boleh saja.

Namun sekali lagi jika kita baru melangkahkan kaki dalam usaha ini maka sangat tidak disarankan meminjam uang ke bank,bagaimanapun nanti ketika usaha peternakan dirasa semakin maju dan kita telah yakin betul akan seluk beluk usaha tersebut dan memerlukan suntikan dana demi pengembangan usaha maka pilihan meminjam ke bank bisa di kaji dan diperhitungkan demi tumbuh kembang menjadi usaha peternakan yang besar.

3.Menentukan Lokasi Yang Tepat

Umumnya petenakan sangat potensial jika di kembangkan di daerah pedesaan dan jauh dari kebisingan kota.

Disamping keuntungan dari segi biaya lahan yang lebih murah,pada usaha peternakan tertentu memerlukan lokasi usaha yang jauh dari pemukiman penduduk dan cocok jika usaha ada di daerah pedesaan.

Disamping itu pengembangan usaha peternakan juga bisa lebih efektif karena ketersedian sarana air bersih,pakan alami pada beberapa jenis hewan ternak dan tenaga kerja dengan standard gaji yang kemungkinan lebih ringan dibandingkan standar perkotaan.

Mengembangkan usaha peternakan jauh dari perkotaan bukan berarti kita harus tinggal di desa,jika saat ini kebetulan kita bekerja di perkantoran atau mungkin di perusahaan yang ada di kota,maka bisa saja kita tetap menjalankan bisnis peternakan dengan mencari lahan di desa atau bisa memanfaatkan lahan orang tua yang ada didesa atau bisa juga menggandeng sauadara atau sahabat yang tinggal di desa.

Berikut Beberapa Hal Yang perlu Diperhatikan Dalam Menentukan Lokasi

  • Lakukan sedikit analisa sebelum menentukan lokasi yang tepat,hal yang sangat penting adalah tentang kenyamanan lingkungan.

    Usaha peternakan dalam jumlah besar sangat tidak disarankan berada di dekat pemukiman penduduk,terutama jenis peternakan unggas dan berbagai jenis kambing,sapi dan sejenisnya.

  • Perhatikan fasilitas lahan usaha peternakan ini meliputi akses kendaraan masuk,listrik dan air.
  • Pertimbangkan masalah biaya,untuk pengusaha pemula memilih tempat yang hemat biaya sangat di anjurkan setidaknya pada awal-awal usaha.

    Contoh kasus seperti ini,jika kita memerlukan lahan yang luas untuk beternak sapi dan memerlukan lahan menenam rumput pakan sapi,maka dari pada menghabiskan puluhan bahkan mungkin ratusan juta rupiah untuk pembelian lahan,bukankah sebaiknya menggunaka uang tersebut untuk membeli bibit sapi dan menyisakan sedikit saja untuk keperluan lahan dengan cara menyewanya pertahun atau per musim panen?Bahkan jika memungkinkan kita bisa bekerja sama dengan pemlik lahan yang meyediakan rumput dan membayarnya dengan bagi keuntungan.

    Intinya pilih cara terbaik dengan menghasilkan hasil maksimal dari permodalan yang dimiliki.

4.Terus Belajar Meski Usaha Peternakan Sudah Berjalan

Setelah yakin dengan semua hal yang berkaitan dengan rencana usaha dari penentuan jenis usaha ternak hingga tempat usaha dan lokasinya,maka langkah selanjutnya bergerak mewujudkan usaha ternak tersebut.

Seberapun baiknya sebuah perencanaan namun jika semua tidak pernah ditindak lanjuti maka semua adalah hanya mimpi tanpa bukti.

Aplikasikan apa yang telah dipelajari dan di analisa menjadi sebuah kenyataan,mulai terus membangun usaha tersebut tanpa terlalu berpikir dengan ketakutan.

Namun perlu diingat meskipun mungkin usaha sudah berjalan teruskan untuk belajar,kuasai ilmu yang lebih tinggi lagi setelah mampu menguasai awal bisnis peternakan ini.

Menjalin hubungan baik dengan mereka yang lebih dulu sukses akan mengantarkan kita memiliki jaringan bisnis yang kuat.

Kita bisa terus belajar dari mereka,dan kuasai keahlian orang-orang diatas kita dan lanjutkan hingga akhirnya kita mampu mengembangkan bisnis peternakan menjadi besar dan terus berkembang.

Kadang kala suatu cara orang tertentu tidak cocok diterapkan dengan bisnis yang kita jalankan,karena itu kita juga perlu menjadikan media pelajaran dari pengalaman pribadi atas berbagai kesalahan yang diterapkan.

Kesabaran dan ketekunan merupakan kunci keberhasilan sebuah usaha peternakan maka jangan mudah putus asa dan terus belajar dan belajar.

Contoh Jenis Peternakan Yang Memiliki Prospek Baik

Seperti diutarakan diawal,disini akan diberikan contoh beberapa usaha peternakan yang memiliki prospek cukup baik untuk dikembangkan.

Meskipun tidak akan dicantumkan secara rinci tentang bagaimana cara pengelolaan usaha ternak pada contoh ini,namun diharapkan bisa mendapatkan gambaran terutama jika masih bingung menentukan jenis ternak apa yang akan dipilih.

Mudaha-mudahan pada postingan artikel berikutnya kami akan berusaha mencari dan mengumpulkan bahan untuk membuat kajian mendalam bagaimana usaha peternakan dijalankan dengan rinci.

Nah berikut sekilas tentang berbagai usaha peternakan yang berprospek dan menjanjikan.

1.Ternak Ayam Pedaging

Ternak ayam pedaging sejauh ini masih menjadi primadona para peternak terutama di daerah pedesaan,disamping perkembangan usaha bisnis ini relatif lebih cepat mereka para peternak ayam pedaging bisa memanen hasil ternak pada waktu yang sangat singkat,hanya dalam kurun waktu 25-35 hari.

Meskipun memiliki keunggulan pada sisi durasi waktu panen,namun perlu diperhatikan jika memelihara ayam pedaging memiliki resiko angka kematian yang cukup tinggi.

Ayam pedaging sangat sensifit terhadap pengaruh lingkungan seperti cuaca dan suhu yang harus stabil,lingkungan yang cenderung tenang dan tidak ada kebisingan.

Jika ingin beternak ayam pedaging sangat disarankan untuk benar-benar belajar lebih dalam,karena kesalahan atau keterlambatan pemberian vaksin bisa berakibat fatal.

Ayam-ayam jenis ini juga mudah sekali stress hanya karena masalah sepele seperti terkejut,cuaca / suhu yang tiba-tiba berubah.

Jika ayam-ayam ini mengalami stress maka bobot ayam akan susah naik,salah satu faktornya karena ayam yang stress umumnya tidak mau makan seperti biasanya.

Meski begitu jika sudah terbiasa mengelola ayam-ayam jenis ini,maka setiap kendala dapat diatasi dengan mudah.

Sangat disarankan bagi pemula untuk memulai usaha ternak ayam pedaging secara bertahap,tujuanya adalah menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pelihara dari angka 500 an ekor terlebih dahulu,pastikan kita paham terlebih dahulu seluk-beluk dan cara pemeliharaan yang baik dan aman.

Jika sudah yakin dan merasa mampu untuk menangani dalam jumlah lebih besar maka tingkatkan jumlahnya secara bertahap.

Suatu saat mungkin anda akan kekurangan modal karena memang ternak ayam pedaging ini memerlukan dana yang sangat besar.

Namun begitu kita tidak perlu khawatir karena sekarang ini sudah banyak para distributor penyedia bibit ayam atau DOC menawarkan ternak sistim kontrak.

Para distributor akan memberikan bibit dan pakan secara gratis kepada peternak namun tentu dengan persyaratan.

Masing-masing distributor mungkin memiliki kebijakan yang berbeda namun secara garis besar kurang lebih seperti ini:

  • Peternak sebagai orang yang akan memelihara ayam menyediakan kandang dan peralatanya berupa tempat makan dan minum ayam serta sarana lainya.
  • Peternak diwajibkan memberikan jaminan kepada distributor,ini bisa berupa BPKB Kendaraan,Sertifikat tanah atau lainya tergantung jumlah yang akan dipelihara.
  • Distributor akan menyuplai semua keperluan dari bibit ayam ,vaksin hingga pakan sampai masa panen tiba.
  • Peternak wajib menjual hasil ayam ke distributor dengan harga yang telah diatur dalam kontrak.
  • Jikalau ada penurunan harga di pasaran maka harga ayam tetap sesuai harga kontrak,namun jika ada kenaikan harga pasaran melebihi harga kontrak maka akan ditambahkan 10-20% dari selisih harga tersebut.
  • Semua biaya peternakan dari bibit ayam hingga pakan akan otomatis dipotong saat penjualan atau masa panen.
  • Jika hasil panen merugi dan tidak mampu menutupi biaya bibit dan pakan maka peternak boleh melunasi pada masa panen berikutnya.

Salah satu keuntungan beternak sistim kontrak ini adalah kita bisa melipatgandakan jumlah ternak tanpa terbebani modal yang memberatkan,namun demikian sangat disarankan agar teliti dan baca isi kontrak perjanjian dengan cermat sebelum mengadakan kerjasama seperti ini.

Sebaiknya tanyakan lebih dahulu mereka yang telah berpengalaman di bidangnya dan terbukti sukses.

Masing-masing distributor memiliki kebijakan yang berbeda kenali dan pilih yang memberikan keuntungan lebih kepada kita sebagai peternak.

Atau jika anda memiliki dana yang cukup dan tidak ingin terikat dengan kontrak maka beternak ayam pedaging mandiri bisa jadi pilihan yang tepat.

2.Ternak Ayam Petelor

Hampir sama dengan ayam pedaging,ayam petelor juga merupakan lahan bisnis menggiurkan jika di tekuni dengan baik.

Bahkan rata-rata pebisnis ini dipegang para pemain besar dengan jumlah ayam petelor hingga ribuan bahkan puluhan ribu hanya dalam satu kawasan di sebuah desa.

Jika ingin memilih bsnis ayam petelor namun modal kita kecil,maka mengawali bisnis ternak ini sebagai bisnis sampingan juga merupakan ide bagus.

Pelihara 100-500 ekor dengan memanfaatkan lahan kosong di belakang rumah bisa menjadi langkah awal.

Pelajari secara mendetail bagaimana desain kandang,jenis pakan dan dimana bibit terbaik atau indukan ayam terbaik bisa didapatkan.

Jangan malu bertanya kepada para pebisnis besar akan potensi dan cara pemeliharaan ayam petelor ini.

Semakin kita paham dan tahu seluk beluknya maka kemungkinan sukses di bidang ternak satu ini semakin besar.

3.Ternak Telor Ayam Kampung

Ternak ayam kampung mungkin tidak setenar ayam pedaging,namun begitu sejatinya rasa dan tekstur daging ayam kampung lebih disukai masyarakat kita.

Sayangnya banyak yang mengeluhkan mahalnya biaya pakan karena ayam kampung ini cenderung lebih lama hingga menghabiskan banyak biaya yang tidak sebanding.

Namun kabar baiknya daripada memilih memelihara ayam kampung sebagai ayam konsumsi,sekarang ini sudah mulai dikenal budidaya ternak telor ayam kampung.

Sistimnya hampir sama dengan ayam petelor pada umumnya,namun keunggulan dari ayam kampung petelor ini adalah ayam-ayam ini lebih tahan terhadap cuaca,disamping itu harga ayam kampung cenderung lebih mahal dan bisa dijual di toko-toko atau penjual jamu tradisional.

4.Ternak Penggemukan Kambing dan Domba

DI pedesaan ternak kambig ataupun domba merupakan hal yang umum karena pelakunya masih tergolong banyak.

Namun begitu rata-rata para peternak ini masih sangat tradisional mereka hanya memelihara satu dua ekor indukan untuk mendapatkan peranakan sebagai keuntunganya.

Ternak kambing atau domba telah terbukti memiliki resiko yang sangat rendah dengan keuntungan yang cukup besar.

Jika kita mau mengelola peternakan kambing dan domba lebih profesional maka peluang keuntungan bisa berkali lipat dari mereka yang masih menerapkan sistim tradisional.

Ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mendapatkan hasil maksimal,dan salah satu cara yang efektif adalah beternak domba dengan sisitim penggemukan saja.

Artinya kita tidak memelihara dari kecil namun cukup membeli kambing pada masa pertumbuhan yang baik,kita hanya memelihara kambing dalam jangka waktu 3-6 bulan saja untuk menggemukan atau menambah berat badan kambing dan domba.

Setelah berat badan dirasa maksimal kita akan menjual kembali domba dan kambing tersebut,dan membeli kambing baru untuk digemukan.

Salah satu syarat keberhasilan penggemukan kambing ini adalah pemberian pakan yag optimal,serta pemahaman pakan yang memiliki gizi baik untuk ternak tersebut.

Untuk bisa mendapatkan hasil maksimal kita perlu memelihara dalam jumah yang banyak,kita bisa menggaji karyawan untuk memelihara dan menyiapkan pakan ternak,atau bisa juga dengan sisitim bagi hasil.

Disamping kita bisa tetap bekerja di sektor lain kita juga mendapatkan pendapatan tambahan yang besar dari usaha ini.

Hari Raya Idul Adha merupakan momen favorit peternak kambing dan domba karena harga jualnya yang melonjak tajam bahkan bisa melebihi 50% dari harga hari biasa.

5.Ternak Penggemukan Sapi

Hampir sama dengan peternakan kambing dan domba,usaha ternak sapi banyak dijumpai di daerah pedesaan,alasanya karena sapi-sapi ini akan lebih mudah mendapatkan pakan berupa daun-daunan dan rumput yang masih banyak di daerah pedesaan.

Banyak ragam dan jenis sapi yang bisa diternakan dari sapi lokal hinga sapi import.

Banyak pelaku bisnis besar yang berhasil dengan bisnis sapi ini hanya dengan menggemukan atau menembah bobot sapi saja.

Salah satu jenis sapi import yaitu sapi limosin harganya sangat fantastis bisa mencapai diatas 50 juta per ekor.

Jika berminat dengan bisnis satu ini maka perlu kiranya mempelajari jenis sapi apa yang cocok di daerah anda,atau bermain sapi lokal jika memiliki keterbatasan dana.

Di pedesaan masih banyak para peternak tradisional yang beternak menggunakan sisitim bagi hasil,jika anda memiliki modal anda bisa membeli satu atau lebih sapi bibit untuk digemukan dn dipelihara peternak tradisional ini dan nanti ketika masa panen atau saat waktu jual tiba selisih keuntunganya akan di bagi dua.

Namun jika anda menginginkan hasil maksimal,maka membangun kandang sendiri dan memelihara banyak sapi dengan menggaji karyawan untuk merawat sapi-sapi tersebut merupakan cara yang tepat.

Sementara pakan berupa rumput gajah bisa didapatkan dengan menyewa lahan sebagai ladang rumput yang di persiapkan jauh-jauh hari sebelum bibit sapi didatangkan.

Sama seperti kambing dan domba Hari Raya Idul Adha merupakan momen khusus bagi petenak ini.

Belajar dan kuasai tekhnik terbaik dalam pengolaan sapi,karena prospek beternak sapi masih sangat baik.

Indonesia bahkan masih sangat kekurangan daging sapid dan masih harus mengimport dari Australia dan beberapa negara lain untuk memenuhi kebutuhan dalam negri.

Sangat menggiurkan.

6.Ternak Sapi Perah

Sama halnya dengan daging sapi,ternak sapi perah merupakan bisnis yang sangat menjanjikan untuk dipelajari dan dikembangkan.

Masih jarang ditemui peternak sapi perah di daerah pedesaan di Indonesia,padahal angka kebutuhan susu di Indonesia terus meningkat.

Salah satu alasan sedikitnya peminat ternak sapi perah adalah minimnya pengetahuan bagaimana pengelolaan sapi perah ini.

Dari pencarian bibit unggul,peralatan dan pemeliharaan hingga cara memanen susu dari sapi perah bahkan ketidak tahuan kemana produk susu sapi akan dipasarkan.

Ini sesungguhnya bukan suatu halangan di era informasi seperti sekarang ini semua aturan-aturan dasar seperti itu dapat dengan mudah di dapatkan di internet.

Jika kita memahami dan tahu seluk beluk ternak sapi perah ini maka ini merupakan ladang yang baik.

Disamping sangat potensial dan pemainya pun masih jarang sehingga jaminan harga jual susu juga akan sangat baik.

Jika berminat terjun ke dunia sapi perah sebaiknya pelajari lebih dalam dan kunjungi sentra-sentra peternakan sapi perah dan dapatkan informasi yang lebih akurat.

Masih bingung menentukan jenis ternak yang cocok untuk anda?jangan khawatir karena selain contoh diatas masih banyak sekali jenis peternakan lainya yang sangat baik dan berpotensi untuk dikembangkan.

Beternak bebek dan bebek petelor,budidaya ikan lele,ikan guramih,ikan nila,udang,lobster,beternak lebah madu,sarang burung wallet,dan masih banyak jenis lainya.

Bahkan banyak juga dijumpai peternakan skala kecil seperti ternak burung love birds,ternak cacing,ternak kroto ternak ikan cupang dan berbagai ragam ternak skala kecil lainya.

Masih kurang?Silahkan tambahkan ide anda di kolom komentar,dan terima kasih telah meluangkan waktu bersama HiNyong.com

Loading...

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan