Analisa dan Strategi Usaha Bengkel Sepeda Motor

Usaha Bengkel Motor

Di negara-negara berkembang termasuk Indonesia ,sepeda motor merupakan alat transportasi paling banyak diminati karena alasan harga yang lebih murah dibanding mobil dan biaya operasional yang lebih murah pula.

Pesatnya perkembangan pengguna sepeda motor berdampak munculnya peluang usaha yang memiliki potensi sangat baik.

Jualan bensin eceran,tambal ban hingga bengkel sepeda motor.

Kali ini kita akan membahas bagaimana memanfaatkan peluang usaha bengkel motor agar sukses dalam waktu sesuai target.

Melakukan analisa sebelum terjun mendirikan usaha merupakan awal yang sangat baik untuk meminimalkan kegagalan dan melihat potensi dan keuntungan yang bisa kita raih apakah sebanding dengan modal yang dikeluarkan.

Tahapan Perencanaan Usaha Bengkel Sepeda Motor

Peta Rencana Usaha

Setiap membangun usaha sekecil apapun itu pasti memerlukan sebuah rencana,hanya saja terkadang sebuah rencana pada usaha yang sangat sederhana tidak perlu ditulis cukup dalam pemikiran sederhana pula.

Namun jika ingin membangun usaha yang lebih besar dan berkeinginan lebih efektif tentu sebuah rencana usaha perlu ditulis secara lebih detail dari awal hingga usaha itu benar-benar terwujud.

Beberapa poin penting yang perlu dimasukan dalam menyusun rencana dalam membangun usaha bengkel motor diantaranya adalah:

Memilih Model atau Jenis Bengkel

Memilih model usaha bengkel yang akan dipilih adalah langkah pertama agar penyusunan rencana usaha berikutnya lebih fokus pada usaha seperti apa yang akan dibangun.

Apakah ingin membangun usaha bengkel mandiri atau ingin membangun usaha bengkel sistim waralaba modal gabungan dan sebagainya.

Sementara dari segi perbaikan yang ditawarkan juga ada beberapa jenis usaha bengkel pilih satu yang menurut analisa kita paling memungkinkan berdasarkan analisa konsumen dan modal yang dimiliki.

Apakah ingin usaha bengkel yang hanya melayani merk tertentu atau hanya melayani sepeda motor sistim injeksi atau melayani semua jenis perbaikan,atau bengkel modifikasi atau custom dan tune up?

Jika memiliki modal besar bisa juga membuka bengkel service resmi dengan bekerja sama dengan merk sepeda motor tertentu,namun umumnya model seperti ini mereka juga sebagai dealer penjualan produk motor rersebut.

Untuk mempersempit topik kita ambil satu contoh jenis usaha bengkel yang akan di jadikan penyusunan peta rencana kita yaitu membuka usaha bengkel mandiri dengan modal pribadi dan melayani perbaikan segala jenis merk motor.

Menentukan Tempat dan Lokasi Usaha

Lokasi merupakan faktor penting kesuksesan sebuah usaha bengkel motor.

Berikut lokasi yang bisa dijadikan acuan:

1.Di daerah perkotaan dengan akses kendaraan roda dua yang ramai.

2.Di sebelah toko onderdil atau sparepart yang ramai namun tidak memiliki layanan perbaikan dan pemasangan.

3. Di sebelah pom bensin yang ramai.

4.Di jalan utama daerah kita yang ramai pengendara roda dua.

Semakin strategis sebuah lokasi usaha maka kemungkinan menjangkau konsumen akan lebih baik.

Perhatikan juga persaingan usaha sejenis ditempat tersebut.

Apakah memungkinkan jika dibuka usaha bengkel baru ,apakah sudah ada usaha sejenis?Jika didapati lokasi yang ingin kita jadikan tempat usaha telah banyak usaha yang sama kita tidak perlu takut membuka di daerah tersebut namun begitu perlu diperhatikan bebeapa hal

1.Banyaknya pelanggan.

A.Jika terdapat banyak bengkel namun mereka semua ramai dikunjungi pelanggan itu artinya kita bisa membuat usaha disana dan bersaing secara sehat dengan usaha tersebut.

B.Namun jika ditempat tersebut terdapat banyak bengkel motor dan rata-rata sepi sebaiknya cari tempat atau lokasi lain.

2.Mampu memberikan kualitas layanan yang lebih baik.

Syarat selanjutnya adalah perhatikan layanan dan kualitas servis yang diberikan oleh pemain lama di lokasi yang akan dijadikan tempat usaha,jika suatu usaha bengkel yang menurut analisa anda kurang memuaskan baik dalam layanan atau servis atau barangkali harga yang terlalu mahal namun ternyata usaha tersebut sangat ramai,sementara anda yakin mampu memberikan layanan dan servis yang lebih baik ataupun bisa memberi harga sedikit dibawahnya maka tidak salah lagi memilih tempat usaha dimana sudah ada pemain lama disana bukan suatu hal yang keliru.

3.Jarak lokasi aman

Meski tidak ada larangan secara hukum membuka usaha bersebelahan dengan usaha lain pada jenis usaha yang sama,namun kita juga harus paham resiko kecemburuan dan rasa tersaingi terutama pada usaha bengkel yang masih semi tradisional.

Setidaknya atur jarak yang sebisa mungkin tidak bersebelahan langsung jika memungkinkan minimal beberapa puluh meter dari lokasi bengkel yang sudah ada tersebut.Tujuananya untuk menghindari gesekan apalagi jika kita pemain baru.

Namun begitu abaikan jarak lokasi jika kawasan tersebut memang kawasan khusus dimana semua usaha bergerak dibidang bengkel dan sejenisnya.

Mendapatkan lokasi yang strategis memiliki resiko pembengkakan dana awal karena harga bangunan jauh berkali lipat bahkan harga sewa kios saja buat yang memiliki keterbatasan modal terasa sangat memberatkan.

Namun kita juga harus sadar lokasi yang strategis akan mengembalikan modal awal lebih cepat karena potensi kesuksesan lebih tinggi dibanding lokasi yang jauh dari jangkauan konsumen atau pelanggan.

Kadang orang takut sebelum melangkah lantaran suatu saat ketika usaha sudah mulai besar tiba-tiba pemilik kios tidak lagi menyewakan kiosnya atau ketakutan mereka akan menggunakan tempatnya untuk usaha mereka sendiri.

Sesungguhnya hal seperti itu tidak perlu ditakutkan jika suatu usaha maju dan banyak pelanggan maka secara otomatis mereka akan mengenal nama usaha dan pemilik usaha tersebut.

Kita harus selalu siap jika suatu saat sewa tempat usaha tidak bisa diperpanjang.

Mengararahkan pelanggan ke lokasi baru bukan perkara sulit.

Selama layanan dan nama kita sudah dikenal akan sangat mudah mendatangkan pelanggan lama pada lokasi baru dengan catatan masih dalam jangkauan dan tidak terlalu jauh dari lokasi semula.

Membuat Desain Bengkel

Anggapa saja kita telah menentukan rencana tempat usaha yang akan dijadikan bisnis bengkel.

Entah itu dengan cara menyewa atau barangkali malah membangun sendiri,maka langkah selanjutnya adalah menyusun gambaran atau desain bengkel dari tata letak meja kasir hingga tempat duduk bagi mereka yang mengantri serta dimana meletakan lemari-lemari atau rak untuk menyimpan spare parts dan bahan jualan lain seperti oli dan sebagainya.

Mendesain tempat sedemikian rupa agar pengunjung merasa nyaman dan betah harus dipertimbangkan awal sebelum berbelanja semua keperluan bengkel terutama kursi-kursi dan lemari atau rak bengkel.

Jika kita masih bingung akan seperti apa model desain bengkel yang akan diterapkan tidak ada salahnya jika kita mencari ide dari bengkel-bengkel terbaik yang ada di kota anda atau kota sebelah yang menurut pendapat kita sangat bagus dan nyaman.

Dari situ kita bisa meniru dengan melakukan perbaikan desain dengan menyesuaikan anggaran dan luas ruang yang kita miliki.

Lebih baik lagi membuat perbandingan dari beberapa bengkel yang terbaik dan menggabungkan atau mencuri ide pada keunggulan di masing-masing bengkel tersebut.

Sebagai contoh ada sebuah bengkel dengan tata letak yang sangat baik namun desain rak dan set meja kursi ruang tunggu kurang nyaman.

Sementara kita menemukan juga sebuah bengkel dengan set meja kursi dan rak yang sangat bagus namun tata letaknya berantakan.

Menggabungkan beberapa model desain dari beberapa bengkel terbaik bisa menjadi ide agar hasilnya maksimal.

Merinci Anggaran Usaha dan Target Yang Harus Dicapai

Lokasi telah ditentukan,desain bengkel sudah direncanakan maka sekarang saatnya merinci biaya anggaran termasuk memasukan harga sewa kios dan segala peralatan pendukung.

Tulis secara rinci perkiraan modal yang akan dikeluarkan.

Contoh Sederhana Bisa Saja Seperti Ini:

Biaya Tetap

Biaya tempat usaha dan biaya yang bukan merupakan modal berputar biaya ini biaya awal yang memakan biaya besar namun karena jangka waktunya panjang maka nanti bisa di targetkan agar dibagi perbulan yang akan dikurangi dari perkiraan target.

-Biaya Sewa Tempat

Sewa tempat merupakan biaya tetap yang bisa dihitung pertahun misalkan biaya sewa tempat adalah: Rp.20.000.000,-

Besarnya biaya ini aka dibayar diawal namun untuk memudahkan pencapaian target bulanan nanti kita masukan sebagai biaya perbulanan menjadi Rp.20.000.000,-:12 =Rp.1.600.000,

-Biaya Perabot dan Renovasi

Meja kasir,kalkulator,sofa ruang tunggu dan rak merupakan biaya awal yang akan berfungsi lama.

Kita perhitungkan saja alat perabot akan berfungsi selama 5 tahun sebelum mengganti atau memperbaikinya.

Kita kalkulasikan untuk biaya perabot adalah Rp.15.000.000,-

Maka ditemukan biaya untuk perabot selama 1 bulan adalah:

Rp.15.000.0000: 60(bulan) =Rp.250.000,-/bulan

-Biaya Peralatan

Biaya peralatan seperti kunci-kunci kompresor dan sebagainya merupakan biaya awal yang akan berfungsi lama kita anggap saja semua peralatan akan dihitung untuk jangka waktu 5 tahun.

Jika biaya peralatan adalah Rp.15.000.000,-

Maka ditemukan biaya anggaran yang harus dicapai adalah

Rp.15.000.000: 60(bulan)=Rp.250.000,-

-Biaya Karyawan

Untuk membayar karyawan kita bisa membayarnya perbulan dengan asumsi per karyawan adalah Rp.1.500.000,- dan memiliki dua orang karyawan maka biaya untuk karyawan yang diperlukan adalah:

Rp.1500.000 X 2 =Rp.3000.000,-/bulan.

-Biaya Bulanan

Kita masukan biaya bulanan ini untuk keperluan pembayaran listrik,air,dan sebagainya.

Kita hitung saja Rp.250.000,-/bulan.

-Biaya Tak Terduga

Kadang dalam usaha ada biaya tak terduga seperti perbaikan sofa yang rusak,atap bocor dan sebagainya untuk menghindari salah perhitungan maka kita memasukan biaya tak terduga tersebut.

Kita ambil perkiraan biaya tak terduga adalah:

Rp.150.000,-/bulan

Dari serangkaian perhitungan biaya tetap diatas maka ditemukan rinciaan sebagai berikut:

-Sewa Tempat Usaha : Rp.20.000.000,-

-Biaya Perabot dan Renovasi: Rp.15.000.000,-

-Biaya Peralatan: Rp. 15.000.000,-

-Biaya Karyawan: Rp. 3.000.000,-

-Biaya Bulanan: Rp. 250.000,-

– Biaya Tak Terduga: Rp. 150.000,-

Total. Rp.53.000.000,-

Modal Berputar

Selain biaya awal pada bulan pertama tersebut masih ada lagi pengeluaran untuk membeli spateparts dan barang lain seperti oli dan sebagainya.

Ini merupakan modal berputar sehingga tidak kita masukan beban bulanan.

Misalkan untuk biaya pembelian sparepart dan oli diperkirakan adalah :Rp.10.000.000,-

Biaya tersebut untuk modal membeli busi,ban dalam dan luar oli dan sebagainya.

Total Modal Awal

Dari serangkaian perhitungan sederhana diatas maka modal minimal bulan pertama yang harus dipersiapkan adalah jumlah modal tetap ditambah jumlah modal berputar.

Rp.53.000.000,- + Rp.10.000.000,-

=Rp.63.000.000,-

Namun begitu disarankan agar memiliki dana cadangan dari total dana diatas agar kita bisa leluasa jika terjadi hal diluar perkiraan.

Total Beban Biaya Perbulan

Sementara biaya tanggungan perbulan yang dibebankan untuk keperluan biaya tetap dari data diatas adalah sebagai berikut:

-Sewa Tempat Usaha: Rp.1.600.000.-

-Biaya Perabot dan Renovasi: Rp. 250.000,-

-Biaya Peralatan: Rp. 250.000.-

-Biaya Karyawan: Rp.3.000.000,-

-Biaya Bulanan: Rp. 250.000,-

Biaya Tak Terduga: Rp. 150.000,-

Total Beban per bulan: Rp. 5.500.000,-

Target Usaha dan Perkiraan Keuntungan

Setelah berhasil membuat data-data perkiraan modal maka selanjutnya adalah memperkirakan target penjualan dan pendapatan bengkel.

Untuk mendapatkan perkiraan pendapatan bulanan bengkel perbulan kita bisa memperkirakan pendapatan dari servis dan penjualan sparepart ganti oli dan sebagainya dikurangi biaya tanggungan per bulan.

Kita ambil ilustrasi perkiraan pendapatan usaha bengkel adalah sebagai berikut:

-Keuntungan Dari Biaya Servis

Rata-rata servis perhari adalah 15 orang dengan rata-rata biaya servis adalah Rp.35.000,-

Rp.35.000 X 15=Rp.525.000/hari

Maka ditemukan pendapatan servis perbulan adalah :

Rp.525.0000,-X 30 =Rp.15.750.000,-

-Keuntungan Jual Spareparts

Jika perhari kita bisa mendapatkan keuntungan dari sparepart adalah Rp.50.000,- maka dalam sebulan kita akan mendapatkan keuntungan sebagai berikut:

Rp.50.000,- X 30 =Rp.1.500.000,-

Dari perhitungan pendapatan diatas ditemukan total pendapatan kotor adalah:

Pendapatan Servis: Rp.15.750.000,-

Keuntungan SpareParts: Rp. 1.500.000,-

Total Pendapatan Kotor :Rp.17.250.000,-

Dan keuntungan laba bersih adalah:

Total Pendapatan Kotor: Rp.17.250.000,-

Biaya Beban Bulanan : Rp. 5.500.000,-

Laba bersih perbulan : Rp.11.750.000,-

Perhitungan diatas belum ditambah jika kita menjual minuman seperti kopi dan minuman dingin.

Mungkin pembaca berpendapat jika angka-angka diatas terlalu dibesar-besarkan namun contoh diatas adalah jika kita mendirikan bengkel di tempat strategis,bahkan perhitungan di atas bisa jadi terlalu kecil jika bengkel di pusat kota yang ramai.

Barangkali dalam bulan pertama pendapatan jauh dari angka tersebut namun pada bulan ke tiga dan seterusnya bisa saja pendapatan terus meningkat bahkan bisa melebihi target sehingga ditemui jumlah rata-rata perbulan dalam tahun pertama seperti contoh diatas.

Pada kenyataanya jika usaha bengkel terus maju maka pendapatan pun akan merangkak naik dari tahun ke tahun.

Perhitungan ini adalah contoh simpel yang gampang,jika pembaca memiliki keahlian akuntansi tentu memiliki cara yang lebih baik lagi.

Perkiraan keuntungan pasti berbeda-beda jika ingin hasil yang lebih detail maka rincian biaya dan pendapaan perlu dijabarkan lebih detail lagi.

Hasilnya bisa saja dibawah dari contoh diatas ataupun lebih tinggi.

Jadi sesuaikan dengan analisa sendiri dengan merinci sebaik mungkin.

Tidak boleh terlalu melebih-lebihkan namun juga harus realistis dan jangan terlalu diperkecil agar tetap menemukan jalan bagaiamana agar bisa meraih keuntungan dan memenuhi target perencanaan.

Mencari Kendala dan Solusinya

Selesai membuat peta rencana dari penentuan jenis usaha,tempat usaha,perencanaan modal dan target yang akan dicapai maka selanjutnya adalah mencatat dengan mencari apa saja kemungkinan kendala yang akan dihadapi dan bagaimana solusinya jika keadaan tersebut terjadi.

Hasilnya tentu bermacam-macam tergantung analisa yang dilakukan.

Sebagai contoh saja kita bisa menuliskan kemungkinan kendala sebagai berikut.

1.Jika Bulan pertama target pencapaian tidak tercapai.

Apa persiapan yang dilakukan jika ternyata di awal bulan tidak mendapatkan keuntungan atau malah rugi?

Persiapan sedari dini apa yang akan di perbuat setidaknya bisa menjadi solusi ketika apa yang ditakutkan benar-benar terjadi.

Mencari solusi dari berbagai permasalahan bisa dengan belajar dari orang lain yang berpengalaman atau dengan melakukan analisa sendiri dengan mengamati mereka yang telah sukses.

Jawaban dari persoalan di atas bisa saja seperti:

-Merubah strategi pemasaran dan promosi.

-Memberikan discount servis untuk jangka waktu tertentu dan sebagainya.

2.Jika Karyawan Malas dan Sering Tidak Masuk Kerja

Permasalahan karyawan yang sering tidak masuk kerja juga akan menjadi permasalahan serius apalagi jika usaha mulai dikenal dan telah mulai mendapat pelanggan.

Cari apa apa yang akan dilakukan terhadap situasi seperti ini.

Apakah akan mengganti dengan karyawan baru atau mencari karyawan cadangan.

Namun begitu sebelum melakukan kajian tindakan yang akan diambil pertimbangkan untuk mencari tahu apa penyebab karyawan menjadi tidak betah dan malas.

Jika ternyata penyebabnya karena karyawan tersebut memang memiliki sifat pemalas maka langkah mengganti dengan karyawan baru adalah hal yang tepat.

Namun jika ternyata alasanya karena terlalu lelah dengan banyaknya pelanggan yang membuat karyawan sibuk sepanjang hari dengan penghasilan yang menurut mereka tidak sesuai maka kembalilah menghitung untuk memberikan gaji lebih tinggi atau memberi bonus ketika mereka melayani pelanggan yang melebihi target tertentu.

Bisa juga dipertimbangkan dengan menambah karyawan baru jika dirasa pelanggan membuat kerja karyawan kewalahan.

Banyak kemungkinan kendala tulis saja dan cari perkiraan solusi terbaik jika suatu saat hal itu menimpa usaha kita.

Peta rencana adalah sebuah acuan agar bisnis lebih terarah.

Namun begitu fakta di lapangan kadang tidak semulus yang diperkirakan karenanya tetaplah fleksibel terhadap kondisi dan fakta di lapangan ketika usaha berjalan.

Cara dalam mencapai target bisa berubah namun tujuan dan target harus tetap.

Pencapaian target bisa saja lebih cepat atau lebih lambat semua tergantung banyak faktor.

Persiapan Keperluan Usaha

Setelah dianggap cukup dalam membuat peta rencana usaha bengkel motor maka sekarang saatnya mewujudkan usaha tersebut.

Menyiapkan Tempat Usaha

Kita anggap saja keputusanya sesuai rencana yaitu dengan menyewa tempat usaha.

Kios atau toko yang telah diincar saatnya untuk dinegoisasi sesuai dengan anggaran.Contoh diatas menyebutkan jika dana sewa adalah Rp.20.000.000,-

Dalam kenyataan mungkin tidak demikian barangkali harga lebih tinggi dari perkiraan atau justru lebih rendah.

Apapun keputusanya perencanaan usaha harus fleksibel dan bisa dirubah sesuai keadaan riil dilapangan.

Jika berkehendak dan ingin meminimalkan modal awal bahkan kita bisa saja bernegoisasi dengan menyewa satu tahun namun pembayaran dilakukan setiap 3 bulan sekali dan seterusnya.

Membeli Perabot dan Renovasi

Setelah ada kesepakatan dan hak sewa menjadi milik anda maka saatnya untuk melakukan perubahan desain toko atau kios sesuai apa yang telah di rencanakan.

Cat dengan warna yang menarik terutama di ruang tunggu dan bagian depan.

Persiapkan juga poster yang menarik yang bisa dipajang di atas bengkel atau ditempat lain yang strategis.

Poter atau banner bisa dengan memesan ke tempat percetakan atau bisa juga mendesain sendiri jika memiliki keahlian,bisa juga langsung membuat nama bengkel di dinding atas bagian depan bengkel kita tersebut.

Perabot bisa langsung membeli ditoko-toko meubel dan rak-rak serta meja kasir jika diperlukan model spesifik sesuai keinginan kita bisa juga memesan kepada ahlinya supaya desain seperti keinginan kita.

Belanjakan sesuai dengan budget yang disediakan jika harga perabot melebihi budget sebaiknya memilih dari kualitas yang lebih rendah agar tidak tidak melebihi dana yang direncanakan.

Namun jika ternyata belanjaan dianggap cukup namun masih ada sisa dana,bisa saja kita menambahkan belanjaan untuk barang pendukung agar pelanggan merasa nyaman seperti membeli LCD TV,atau memasang AC diruang tunggu dan sebagainya.

Membeli Peralatan

Peralatan yang akan dibeli seperti dalam contoh diatas masih belum dirinci secara detail.

Pada  penyusunan pembelian peralatan harus detail seperti kunci-kunci apa saja yang diperlukan,kompresor merk apa dan berapa kekuatanya dan sebagainya.

Jika budget membengkak kita bisa juga membeli barang bekas pada item tertentu untuk menghemat pengeluaran dan budget yang tersedia.

Mendapatkan Stok Sparepart

Merk sparepart makin beragam dari yang original sampai yang KW,mendapatkan sparepart dari agen langsung biasanya akan mendapatkan sparepart dengan harga lebih murah.

Cari informasi dimana agen sparepart terdekat dan hindari membeli dari reseller supaya kita bisa bersaing dalam harga jual nantinya.

Kita juga perlu tahu spareparts mana yang memiliki perputaran cepat dan menyetok lebih banyak sementara untuk barang yang jarang laku kita hanya perlu membeli satu atau dua sebagai pelengkap.

Jika kita masih awam terhadap hal-hal seperti itu kita bisa berdiskusi dengan karyawan yang kita pekerjakan.

Karena itu pilihlah karyawan yang memiliki pengalaman cukup agar kita bisa belajar dari pengalaman yang didapatkan dari karyawan nantinya.

Mencari Karyawan

Mencari karyawan yang sesui dengan misi dalam menyusun rencana usaha merupakan hal yang tidak mudah.

Ada karyawan yang berpengalaman tapi kinerjanya kurang bagus, yang sangat rajin tapi pengetahuan dan pengalaman sangat minim.

keberhasilan sebuah usaha bengkel juga dipengaruhi oleh kepiawaian para karyawan yang melayani pelanggan.

Pengalaman penting namun mesti dibarengi faktor pendukung lain seperti pekerja keras dan mau bekerja dibawah arahan kita sebagai pemilik usaha.

Bahkan jika kita masih baru dalam dunia usaha bengkel mendapatkan karyawan yang bagus dapat memberikan ilmu kepada kita sebagai pemilik usaha.

Seperti bagaimana mendapatkan barang stok yang murah,stok barang yang paling laku dan sebagainya.

Ramah dan melayani pelanggan serta sabar menghadapi berbagai macam perangai dan karakter pelanggan.

Beberapa cara  diperlukan agar dapat mencari karyawan yang baik bisa dengan meminta rekomendasi dari orang-orang yang bekerja di usaha bengkel yang bisa dipercaya untuk mendapatkan karyawan sesuai yang kita inginkan.

Lakukan interview atau test wawancara singkat agar mengetahui lebih jauh bagaimana karakter dan pengalaman yang dimiliki oleh calon karyawan kita.

Lebih baik selektif dan memberikan gaji sedikit lebih tinggi bahkan sah saja melebihi dari dana perencanaan namun memperoleh pekerja yang maksimal untuk mendedikasikan kinerjanya pada usaha kita.

Setelah mendapatkan calon karyawan jangan lupa kita buatkan kontrak kerja yang didalamnya berisi tentang tanggung jawab dan kewajiban serta haknya sebagai karyawan.

Sangsi-sangsi yang bisa diberikan bisa berupa penghentian bekerja jika melanggar atau bekerja tidak sesuai dalam aturan seperti sering tidak masuk dan sebagainya.

Jangan lupa juga cantumkan bonus tertentu bagi karyawan yang memiliki kinerja bagus dan karyawan yang mengerjakan servis melebihi target.

Karyawan bengkel merupakan ujung tombak usaha karena itu jika sudah mendapatkan yang sesuai misi pertahankan karyawan agar betah dan menikmati profesinya di bengkel kita tersebut.

Membuka Usaha

Setelah semua keperluan siap maka jangan terlalu banyak menunda segera tentukan kapan akan dibuka usaha kita tersebut.

Promosi Usaha

Promosi adalah hal penting terutama pada awal-awal membuka usaha.

Memperkenalkan berbagai keunggulan yang telah direncanakan kepada para calon pelanggan.

Dengan promosi yang tepat diiringi dengan pelayanan serta berbagai keunggulan maka diharapkan pelanggan akan berdatangan secara bertahap bahkan pada saat usaha mulai dibuka di hari pertama.

Agar mendapatkan pelanggan saat bengkel pertama kali dibuka maka upaya promosi bisa dilakukan jauh hari sebelum bengkel resmi beroperasi.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan memasang iklan atau banner di depan bengkel satu atau dua minggu sebelum peresmian pembukaan usaha.

Berikan harga khusus pada produk tertentu misalkan memberikan servis mesin hanya cukup membayar ongkos 50% pada saat pertama kali usaha dibuka atau 1 minggu pertama dan sebagainya.

Kawan Dan Saudara

Promosi paling mudah dan murah adalah memanfaatkan kawan dan saudara.

Kawan dan saudara dekat tentu tidak keberatan untuk mempromosikan usaha baru kita kepada lingkungan mereka selama kita yakin jika usaha kita memiliki berbagai keunggulan.

Disamping itu promosi yang disampaikan langsung dari mulut ke mulut akan jaih lebih efektif apalagi jika promosi tersebut datang dari kawan ke kawan dan saudara ke kawan dan seterusnya.

Sosial Media dan Radio

Promosi lanjutan yang bisa dipilih adalah lewat sosial media dan radio.Jika tidak bisa ke duanya maka minimal memanfaatkan sosial media seperti facebook sebagai ajang promosi yang efektif dan gratis.Buatlah foto-foto yang menarik bersama karyawan yang sedang berada di bengkel.

Posting dengan kata-kata menarik jika telah dibuka usaha bengkel di lokasi kita dengan menawarkan berbagai layanan dan kelebihan sertakan juga harga promo jika memang disediakan.

Tag teman dan saudara dekat supaya postingan tersebar luas dan utamakan kepada teman yang masih dalam jangkauan usaha kita tersebut.

Bisa juga memposting di grup-grup seperti grup motor tertentu yang ada di daerah kita atau grup forum jual beli sepeda motor dan sejenisnya.

Diskon

Memberikan diskon kepada pelanggan tertentu bisa dilakukan terutama ketika usaha masih relatif baru.

Hiburan Rakyat

Pada acara-acara tertentu seperti perayaan tujuh belas agustus kita bisa memanfaatkan ajang tersebut sebagai media promosi yang efektif.

Kita bisa menyisihkan keuntungan untuk menjadi donatur dan meminta kepada penyelenggara acara tujuh belasan agar bisa memajang poster usaha bengkel ketika acara perlombaan atau hiburan rakyat di daerah dimana usaha kita didirikan.

Menjaga Kesetiaan Pelanggan

Pelanggan merupakan aset berharga yang akan memberikan keuntungan karena mereka datang berterusan.

Pelanggan yang merasa puas juga secara otomatis dengan sukarela mempromosikan atau merekomendasikan usaha bengkel kita kepada teman-teman dan saudara mereka.

Karena itu usahakan pelanggan terus bertahan dan tidak berpaling ke usaha bengkel sejenis.

Untuk melakukan itu kita harus terus memberikan layanan terbaik pada bidang berikut:

Kualitas Layanan

Pelayanan yang ramah dan menyenangkan merupakan salah satu alasan kenapa pelanggan enggan pindah ke tempat lain.

Usahakan semua karyawan dan pemilik usaha selalu memberikan yang terbaik meski kepada pelanggan yang hanya membeli baut seharaga Rp.5000,- saja.

Kenyamanan Pelanggan

Pelanggan yang merasa nyaman akan tetap betah meskipun harus menunggu antrian yang cukup lama.

Ruang tunggu yang nyaman dan bersih serta sambutan ramah kepada mereka akan membuat mereka betah.

Memberikan Jaminan atau Garansi

Memberikan jaminan atau garansi jika ada kerusakan pada servis tertentu dalam jangka waktu tertentu akan membuat pelanggan lebih percaya kepada servis yang kita tawarkan.

Harga Bersaing

Meski bukan urutan pertama harga yang bersaing juga salah satu faktor kenapa pelanggan akan terus bertahan datang ke tempat usaha kita.

Namun begitu jangan juga membanting harga dibawah pasaran,perang harga merupakan cara yang kurang sehat karena akan berdampak pada rendahnya keuntungan.

Dan yang paling utama selain usaha dan kerja keras selalu bersyukur san berdo’a demi kelancaran dan kemajuan serta rejeki yang terus mengalir.

Semoga bermanfaat.

Terimakasih Telah Membaca,Kunjungi Juga Tentang Perawatan Kecantikan di:

Hinyong Cantik

   
Jika merasa sedikit saja manfaat,bantu kami dengan klik Sukai Halaman Facebook Hinyong dibawah,dukungan anda sangat berarti.
Loading...

Tinggalkan Balasan