Analisa Sederhana Usaha Ternak Ayam Potong

Ternak Ayam Potong

Anda mungkin sudah mengetahui banyak hal tentang ayam broiler pedaging.

Memang, secara fisik, ayam broiler pada umumnya berbulu putih, cenderung memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibangingkan dengan ayam yang biasa.

Yang diambil manfaatnya dari ayam broiler ini adalah dagingnya.

Permintaan daging ayam broiler ini dipasaran dan dikalangan masyarakat cukup besar. Hal tersebut tidak terlepas dari daging ayam yang merupakan salah satu jenis lauk pauk sehari- hari yang paling diminati.

Daging ayam memiliki kandungan protein, vitamin, dan mineral yang cukup tinggi yang dapat mampu meningkatkan gizi dan daya tahan tubuh seseorang.

Prosepek Usaha Ternak Ayam Broiler Modern

Kita dapat dengan mudah menjumpai rumah makan, warteg, restoran, gerai kuliner, café, warung sederhana, para pedagang kuliner keliling, dan sebagainya, yang menyediakan berbagai macam olahan yang menggunakan daging ayam.

Para pedagang menggunakan daging ayam sebagai salah satu menu yang dijual mereka karena daging ayam banyak disukai oleh berbagai macam kalangan, dari kalangan anak-anak sampai orang dewasa pun suka dengan daging ayam.

Banyak juga penjual yang menjual olahan dari daging ayam menjadi laris manis, karena daging ayam diolah dengan berbagai macam cara, berbagai macam rasa itu memiliki rasa khas yang enak, gurih, dan lezat.

Jika dilihat dari permintaan pasar sangat besar terhadap daging ayam setiap hari membuat bisnis ternak ayam broiler berprospek cerah dan sangat menguntungkan saat ini di masa depan. Apalagi jumlah penduduk Indonesia setiap tahun bertambah banyak, sehingga membuat usaha budidaya ayam broiler pedaging cukup menjanjikan dan untung besar.

Tidak jarang seorang pengusaha atau pembisnis ayam broiler memiliki kehidupan yang jauh dari kehidupan sebelumnya. Banyak dari mereka yang bisa hidup dengan kaya raya hanya dengan mengandalkan bisnis ternak ayam broiler pedaging.

Saat ini di pedesaan juga banyak orang yang masih memilih untuk membuka usaha ternak ayam broiler secara trasional, sampingan dan masih dengan konsep umbaran (dibiarkan). Jelas ini membuat para peternak ayam ras broiler yang berada di pedesaan kurang menjanjikan.

Jumlah ayam broiler yang di ternakan juga masih dalam kadar yang sedikit, hanya puluhan ekor, maka keuntungan yang dihasilkannya pun masih kecil. Langkah yang baik jika anda ingin membuka usaha beternak ayam broiler secara intensif dan modern dengan jumlah ayam mencapai ayam minimal 5.000 ekor.

Keuntungan Usaha Budidaya Ayam Broiler

Pada pedesaan sudah banyak orang yang membuka bisnis usaha ternak ayam broiler yang dilakukan baik secara mandiri maupun kemitraan. Kita tidak akan rugi jika membuka budidaya ayam broiler. Justru itu akan menguntungkan jika dilihat dari segi fungsional.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang diperoleh dari membuka usaha ternak ayam broiler pedaging, sebagai berikut:

Keunggulan Beternak Ayam Broiler

1.Mudah

Jika kita akan memulai usaha peternakan ayam broiler ini sebenarnya cukup mudah.

Kita dapat memulainya dengan modal yang sedikit hingga ke modal yang banyak, usaha ternak ayam ini juga memiliki rincian biaya modal usaha ternak ayam broiler meliputi pembelian bibit anak ayam, belanja peralatan, biaya pembuatan kandang, dan perlengkapan usaha ternak ayam, biaya untuk pembelian pakan dan masih banyak lagi.

2.Produk Yang Sangat Dibutuhkan Pasar

Para pengusaha ternak ayam broiler berarti menyediakan daging ayam bagi para konsumennya.

Seperti yang kita lihat pada saat ini penjualan daging ayam di semua pasar, supermarket atau pun swalayan di Indonesia laku keras untuk setiap harinya.

Para konsumen bukan hanya berasal dari kalangan perorangan tetapi juga para pedagang sayuran, supermarket, dll.

3.Modal Kecil

Banyak uang beranggapan jika beternak ayam broiler harus memiliki modal cukup besar, padahal tidak selamanya mitos tersebut bisa dibenarakan.

Kita bisa memulai dengan modal kecil.

Cara yang dapat digunakan adalah dengn menjalin kemitraan dengan perusahaan penyedia bibit atau DOC (day old chicken)

Tugas kita yaitu hanya dengan menyiapkan kandang yang cukup luas dan dapat merawat ayam tersebut sampai menginjak waktu panen tiba.

Jadi untuk penjualan, biaya pakan, dan pemberian bibit ayam sudah diurus oleh pihak perusahaan penyedia DOC tersebut.

Rincian Biaya Pembuatan Kandang Ayam Broiler yang Berkapasitas 5.000 Ekor

Saat ini yang menjadi pertanyaan pada banyak orang adalah berapakah biaya pembuatan kandang untuk ayam broiler yang memiliki kapasitas mencapai 5.000 ekor dan berapa ukuran kandang untuk kapasitas 5.000 ekor ayam?

Untuk mendapaykan hasil yang akurat tentu kita harus melakukan secara rinci dan biaya pembuatan kandang juga tergantung bagaimana model serta bahan yang digunakan.

Disini hanya akan membuat uraian singkat secara global pada pembiayan kandang ayam broiler sederhana.

Tujuanya adalah untuk menekan anggaran agar seminimal mungkin.

Berikut adalah rincian biaya pembuatan kandang ayam broiler berkapasitas 5.000 ekor, yaitu:

1.Biaya paku dan kawat seharga Rp 900.000

2.Pembelian kayu batangan dengan papan kayu seharga Rp 5.000.000

3.Pembelian bambu sebanyak 200 batang dengan harga Rp 1.000.000

4.Upah Karyawan sebanyak 3 orang sebesar Rp 3.000.000

5.Biaya lain-lain Rp 2.000.000

Total biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan kandang ayam broiler kapasitas 5.000 ekor yaitu sebesar Rp 11.900.000.

Ingat perhitungan diatas sebatas contoh kasar karena sejatinya biaya tersebut tergantung dengan harga setempat dan berbeda-beda setiap wilayahnya serta model seperti apa yang akan dibangun.

Ukuran Kandang Ayam Broiler Kapasitas 5.000 Ekor

Jika ingin membuat kandang ayam broiler ukuran kandangnya juga harus disesuaikan dengan banyaknya jumlah ayam yang akan diternakkan.

Jangan sampai ukuran kandang kurang luas dan terlalu sempit yang dapat mengakibatkan jumlah ayam ternak sulit untuk berkembang biak secara normal.

Patikan kandang ayam broiler cukup luas dengan lebar minimal 7 meter, supaya sirkulasi udara dapat berjalan dengan baik. Ukuran kandang yang standar untuk ayam broiler yang bagus adalah 8 ekor ayam untuk ukuran kandang satu meter persegi.

Jadi untuk ukuran kandang ayam broiler dengan kapasitas 5.000 ekor adalah sebesar 625 meter persegi. Dengan perhitungan 5.000 ekor ayam dibagi 8 ekor ayam.

Jika masih ada lahan yang tersisa, kita dapat menggunakan lahan tersebut untuk membangun gudang tempat penyimpanan stok pakan dan berbagai peralalatan.

Kenapa gudang penyimpanan peralatan yang dipakai untuk membersihkan kandang atau merawat ayam juga perlu dibuat?

Salah saru tujuanya adalah tempat penyimpanan alat agar tidak tercecer dan akan bisa digunakan lebih lama karena lebih awet dan area peternakan juga akan terlihat lebih rapi.

Untuk lebih memperjelas, berikut adalah hal-hal yang perlu dilakukan untuk membangun kandang ayam broiler kapasitas 5.000 ekor:

1.Panjang kandang kurang lebih 90 meter dengan lebar 7 meter.

2.Posisi kandang berbentuk memanjang kea rah timur atau barat sesuai pancaran sinar matahari.

3.Mempunyai ventilasi atau sirkulasi udara.

Tips sukses usaha ternak ayam broiler bisa dibaca di artikel sebelumnya tentang Cara Ternak Ayam Potong, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *