Analisa dan Strategi memulai Usaha Konveksi Rumahan

Usaha Konveksi Rumahan

Usaha Konveksi Rumahan

Kini di tengah sulitnya mendapatkan lapangan kerja baru, membuat banyak orang harus berpikir kreatif dalam mencari uang secara halal.

Salah satu alternatif yang cukup menjanjikan di samping menjadi seorang karyawan adalah menjadi seorang wirausaha.

Ketika pertama kali Anda memutuskan untuk terjun dalam dunia usaha, sudah pasti banyak kendala yang akan Anda temui. Dimulai dari ketersediaan bahan, kesiapan modal hingga strategi pemasaran.

Namun dengan sedikit kemampuan wirausaha yang Anda miliki, semua permasalahan tersebut akan dapat segera teratasi jika dilakukan dengan analisa dan antisipasi.

Ada banyak jenis peluang usaha dan bisnis kreatif yang dapat anda pilih dan mulai kerjakan. Salah satunya ialah usaha konveksi rumahan yang keuntungannya cukup menjanjikan.

Peluang Usaha Konveksi yang Tidak Pernah Punah

Usaha konveksi rumahan diklaim sebagai usaha yang tidak pernah punah. Karena setiap orang selalu membutuhkan pakaian sebagai salah satu bahan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

Di sisi lain, permintaan pakaian oleh suatu kelompok sering kali berdatangan yang membuat usaha konveksi ini menjadi kebanjiran pesanan. Tentunya, hal ini terdengar sangat menarik.

Sebagai permulaan, terlebih dahulu Anda harus memiliki ketrampilan tentang bagaimana cara mendesain baju yang diminati oleh pasar.

Selain itu, wajib untuk memiliki ketersediaan peralatan dan bahan baku sebelum memulai beraksi dengan mesin jahit Anda. Untuk awalnya, Anda tidak harus membeli banyak bahan. Cobalah untuk berfokus pada kualitas dari pakaian yang Anda hasilkan. Sehingga akan menarik minat masyarakat.

Usaha konveksi rumahan merupakan bisnis yang minim resiko. Karena dengan perencanaan usaha yang tidak terlalu besar, Anda akan mendapatkan keuntungan dalam jumlah yang besar.

Walaupun memang tidak sebesar keuntungan usaha garmen. Tetapi, di lain sisi, hal ini tidak akan membuat Anda bangkrut ketika ternyata usaha yang dijalankan mengalami kerugian karena suatu sebab.

Dari sini, Anda masih dapat bertahan untuk kembali bangkit lagi. Jika Anda mengalami kerugian, dapat mudah diminimalisir dengan mencoba menawarkan produk tersebut dengan harga yang lebih murah.

Lalu Anda dapat memulai kembali dengan belajar dari kesalahan yang ada. Sehingga produk yang dihasilkan akan lebih baik.

Bagi Anda yang berminat untuk menjalankan usaha konveksi rumahan, cobalah memulai dalam skala kecil. Modal yang anda keluarkan hanya sebesar 30 juta untuk kebutuhan perkakas hingga bahan baku.

Jangan lupa untuk melakukan promosi dengan memanfaatkan media sosial on line di internet yang saat ini marak digunakan oleh banyak orang.

Anda nantinya akan dapat mengembangkan usaha konveksi rumahan ini menjadi lebih besar dengan memperhatikan kualitas produk melalui pengerjaan secara teliti.

Analisa Peluang Usaha Konveksi Rumahan

Di Indonesia, Anda dapat menjumpai berbagai macam usaha konveksi. Contohnya seperti usaha konveksi pakaian, konveksi jaket, konveksi kaos kaki, konveksi kerudung, kaos distro, mukena, hijab, usaha konveksi jahit, dan yang lainnya. Kebanyakan usaha konveksi tersebut yang dijalankan secara rumahan. Dan para pekerjanya ialah kerabat, saudara, atau tetangga.

Untuk usaha konveksi dalam skala besar seperti pabrik garmen, biasanya Anda jumpai di perkotaan.

Jumlah para pekerjanya dapat mencapai ribuan orang. Dan omset perbulannya juga mencapai miliaran rupiah. Para pekerja diambil dari penduduk sekitar.

Biasanya lulusan dari sekolah menengah atas. Dan kebanyakan para karyawannya ialah perempuan yang memiliki keterampilan menjahit.

Usaha konveksi rumahan memiliki prospek yang sangat bagus. Karena berdasarkan pengalaman para pelaku usaha konveksi rumahan, dalam sebulan mereka dapat menghasilkan untung bersih sampai puluhan juta rupiah. Penjualan pakaian mengalami masa laris menjelang hari raya lebaran Idul Fitri.

Baca Juga:

Cara Memulai Usaha Konveksi Rumahan

Untuk membuka dan memulai usaha konveksi sangat mudah. Anda memerlukan modal seperti keterampilan menjahit, mesin jahit, mesin obras dan yang lainnya. Agar lebih jelas, berikut ialah tahapan cara memulai usaha konveksi rumahan dari awal sampai siap dijalankan.

a. Perencanaan Usaha

Setiap usaha yang akan dijalani pasti membutuhkan sebuah perencanaan usaha. Begitu juga dalam usaha konveksi. Berdasarkan pengalaman, merencanakan sebuah usaha konveksi sebaiknya dilakukan secara terperinci.

b. Modal Usaha Konveksi Rumahan

Setelah melakukan perencanaan usaha konveksi secara matang, detail dan menyeluruh, langkah selanjutnya ialah mendapatkan modal usaha konveksi. Ada berbagai cara untuk mendapatkan dana sebagai modal usaha bagi usaha , yaitu:

1. Pinjaman bank

2. Pinjaman dari orang tua dan saudara

3. Pinjaman dari teman dan sahabat

4. Pinjaman dari investor dan masyarakat umum

5. Dana hibah gratis dari pemerintah

6. Tabungan atau deposito milik sendiri

7. Menjual aset berharga seperti emas, kendaraan bermotor, tanah dan yang lainnya

 

Untuk memperoleh dana dari pihak lain seperti bank, sebaiknya bekali diri dengan proposal usaha konveksi rumahan Anda.

Anda dapat melihat contoh proposal usaha konveksi rumah di internet.

Dalam proposal usaha konveksi rumahan tersebut dijelaskan mengenai latar belakang masalah, prospek usaha konveksi, rincian keuntungan yang akan didapatkan dari usaha konveksi, sistem pembagian bagi hasil, dan yang lainnya.

c. Membeli Peralatan untuk Kebutuhan Usaha Konveksi

"Peralatan

 

Setelah Anda memperoleh modal usaha, langkah selanjutnya ialah membeli perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan dalam usaha ini.

Seperti mesin obras, mesin jahit, resleting, benang, meteran, gunting, dan yang lainnya. Anda dapat membeli peralatan usaha konveksi rumahan di toko jahit skala menengah dan besar yang terdekat di dareah tempat tinggal anda.

Mesin jahit yang bagus untuk usaha konveksi rumahan ialah jenis mesin juki.

d. Merekrut Pegawai yang Ahli di Bidang Konveksi

Kemudian anda coba untuk mendapatkan karyawan atau tenaga kerja.

Ada banyak cara agar Anda dapat memperoleh karyawan sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.

Contohnya dengan memasang iklan lowongan kerja bagi penjahit di surat kabar lokal, memasang pamflet, menyebarkan brosur, memasang iklan di depan rumah yang berada di pinggir jalan yang ramai dilalui oleh kendaraan bermotor, memasang iklan lowongan kerja di internet dan cara lainnya.

e. Membuat Desain Pakaian Konveksi yang Unik

Langkah berikutnya yang harus dilakukan ialah pembuatan desain pakaian.

Anda disarankan untuk membuat desain pakaian yang sedang diminati oleh banyak orang saat ini, yang sedang trend, dan yang laris dibeli orang.

Dengan begitu produk baju yang anda buat sudah mempunyai pasar sehingga akan cepat laku di pasaran dan cepat menguntungkan.

Lalu Anda tentukan harga pakaian yang anda buat dengan harga yang terjangkau.

Jangan memberikan harga terlalu murah yang akan memberikan keuntungan sedikit. Tetapi juga jangan terlalu mahal.

Pastikan harga pakaian yang Anda buat lebih murah sedikit dari kompetitor Anda.

f. Belanja Bahan Pakaian

Setelah proses pembuatan desain pakaian selesai, anda dapat langsung membeli bahan pakaian.

Pastikan bahan pakaian yang Anda beli sesuai target pasar yang anda bidik dan sesuai dengan desain baju.

Lalu potong bahan berdasarkan desain yang telah ditentukan.

Untuk proses penjahitan pakaian secara massal dapat dilakukan oleh pegawai bagian menjahit.

g. Pengepakan

Dengan selesainya pembuatan pakaian, anda harus memberi label baju dan ukurannya.

Kemudian pakaian tersebut terlebih dahulu disetrika supaya rapi.

Lalu mengemasnya ke dalam bungkusan plastik yang transparan.

h. Penjualan

Pemasaran dan penjualan produk hasil konveksi berupa pakaian dapat dilakukan lewat toko online atau membuat toko fisik di lokasi yang strategis. Untuk toko online disarankan bagi Anda menggunakan blog atau akun marketplace berbayar agar terlihat profesional dan dapat dipercaya.

Selain itu dapat juga menggunakan teknik whatsapp marketing, email marketing, youtube marketing, instagram, google ads, facebook ads dan yang lainnya.

Dan juga anda dapat mencari reseller online yang cukup efektif untuk membantu penjualan Anda.

Cara lain yang cukup efektif yang dapat ditempuh untuk menjual pakaian secara fisik dan mudah ialah menjual pakaian kepada orang terdekat.

Dimulai dari anggota keluarga, saudara, tetangga, rekan kerja, kenalan, dan yang lainnya.

Selain itu, anda dapat mengikuti berbagai kegiatan pameran, bazaar, pembagian brosur dan kartu nama, memasang iklan di media elektronik, media cetak lokal dan nasional.

Rincian Biaya Modal Usaha Konveksi dan Keuntungannya

Saat ini yang menjadi bahan pertanyaan ialah berapakah modal usaha yang dibutuhkan untuk membuka usaha konveksi rumahan?

Berikut ini ialah rincian biaya modal usaha konveksi rumahan untuk pakaian, antara lain:

a. Biaya Investasi

Biaya investasi membuka usaha konveksi rumahan meliputi pembelian alat dan perlengkapan usaha sebagai berikut:

  1. Mesin obras seharga Rp 6 juta
  2. Mesin jahit seharga Rp 2 juta
  3. Mesin rantai seharga Rp 5 juta
  4. Mesin Overdeck seharga Rp 15 juta
  5. Mesin Steam seharga Rp 1 juta
  6. Mesin potong seharga Rp 1 juta
  7. Meja potong seharga Rp 500 ribu
  8. Biaya peralatan listrik seharga Rp 500 ribu

Maka estimasi total modal usaha yang dibutuhkan dalam biaya investasi sebesar Rp 32 juta.

b. Biaya Operasional

Adapun untuk biaya operasional yang harus Anda siapkan dalam memulai usaha ialah sebagai berikut:

1. Gaji Karyawan

Pada tahap permulaan usaha konveksi rumahan, anda dapat mempekerjakan karyawan dengan jumlah sedikit. Tetapi nantinya seiring makin banyaknya pesanan dan pelanggan, anda dapat merekrut tenaga kerja sebanyak tujuh orang untuk bagian sablon, sembilan karyawan untuk bagian menjahit, satu orang untuk bagian pengguntingan, dan empat orang untuk bagian finishing.

2. Membeli bahan pakaian sebesar Rp 3 juta

3. Biaya telepon dan listrik bulanan sebesar Rp 500 ribu

4. Biaya Transport sebesar Rp 200 ribu

5. Biaya tak terduga lainnya sebesar Rp 300 ribu

Keuntungan dari Usaha Konveksi Rumahan

Jika dalam satu hari, usaha konveksi rumahan Anda dapat menghasilkan omset penjualan sebesar Rp. 1 juta maka omset per bulan usaha konveksi rumahan sebesar Rp 30 juta. Keuntungan usaha konveksi rumahan sebesar 30 persen. Rp 3 juta x 30 persen =  Rp 9 juta.

Jadi, keuntungan bersih per bulan Anda sebesar Rp 9 juta dikurangi biaya operasional Rp 4 juta = Rp 5 juta.

Agar dapat mendongkrak penghasilan dari usaha konveksi rumahan per bulan, anda harus memperhatikan masalah pelayanan.

Meliputi pengiriman tepat waktu, ramah, menyenangkan, harga murah meriah, menerima jasa layanan pengiriman gratis dan yang lainnya.

Selain itu, Anda harus menjalin kerja sama dengan berbagai toko busana dan distributor pakaian serta membentuk jaringan keagenan atau waralaba di berbagai daerah di Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *