Agus Riyanto 30 Maret 2017
kapolri

Kapolri Angkat Bicara,Maraknya Isu di Masyarakat dan Sosial MediaTentang Penculikan Serta Penjualan Organ yang sangat meresahkan masyarakat,bahkan akhir-akhir ini banyak memakan korban pengeroyokan karena isu tersebut.Dan baru-baru ini sebuah berita menghiasi sebuah media terpercaya tentang tewasnya seorang berinisial MM yang sedang mencari anak kandungnya akhirnya harus meregang nyawa karena menjadi bulan-bulanan masa yamg terpengaruh dengan isu yang sekarang ini sedang beredar tersebut.Kapolda Kalimantan Barat Irjen Musyafak sangat menyayangkan dan sangat menyesalkan tindakan warga yang main hakim sendiri tanpa menggali lebih jauh hingga korban yang tak berdosa menjadi sasaran kemarahan akibat isu yang belum tentu dapat dipercaya.Korban akhirnya meninggal dunia di Kantor Balai Desa Amawang,Kabupaten Mempawah Minggu sore kemarin tanggal 26/07/2017.

KorbanĀ  awalnya hendak mencari rumah anaknya karena ingin menjenguk cucu,yang kebetulan anaknya tersebut telah menikah dengan warga setempat,namun karena alamatnya belum tahu persis hingga korban mondar-mandir mencari alamat yang dimaksud.Sementara warga yang sedang termakan isu penculikan anak dan penjualan organ yang konon dihargai hingga mencapai 5 milyar,spontan curiga akan gerak gerik MM ini.Tanpa banyak tanya warga berdatangan dan mengeroyok korban hingga babak belur hingga akhirnya tewas.Kapolda sendiri telah memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih jeli menyikapi isu-isu yang sekarang ini sedang berkembang,dia menambahkan akan terus mencari penyebar berita-berita negative yang dapat meresahkan masyarakat dan akan menindak secara tegas sesuai hukum.

Sementara di kesempatan terpisah Kapaolri Jenderal Polisi Tito Karnavian,secara tegas menyatakan isu yang beradar tentang adanya penculikan dan penjualan organ yang konon dihargai hingga 5 Milyar adalah berita bohong atau hoax,kurang lebih demikian apa yang disampakainya kepada wartawan Tribun,di kantor MUI.Kapolri juga menerangkan bahwa dia telah melakukan cek ke Menado dan Polda Metro Jaya karena isunya yang melebar hingga ke Jakarta,namun secara tegas menyatakan berita itu hoax.

Kita sebagai warga yang baik dan taat hukum tentu ikut prihatin dengan isu-isu yang berkembang,apa yang ditegaskan Kapolri saya yakin bukan sekedar untuk menenangkan masyarakat,karena sebagai orang nomer satu yang berperan dalam pengaman dan perlindungan masyarakat pasti akan memberikan informasi yang terbaik.Ketakutan dan kegelisahaan akan suatu berita hendaknya tidak membuat kita anarkis,sebuah tujuan yang baik ingin memberantas penculik namun jika isu yang beredar ternyata hoax seperti ini maka menjadi keprihatinan yang dalam dan duka bagi korbanya.Kita juga perlu sekali untuk selalu berperan aktif dalam memerangi berita hoax,jangan mudah share berita-berita yang belum tentu kebenaranya.

 

Baca Juga:

Jangan Sembarang Share Berita di Medsos Kalau Tidak Mau Disebut Pemfitnah

 

Alat Baru Facebook Perangi Berita Hoax

 

Tinggalkan Balasan