Agus Riyanto 14 Maret 2017

Cara mengatasi rasa kurang percaya diri pada anak,memiliki anak kecil yang percaya diri dan menggemaskan pasti membuat kita bangga,bayangkan saja ketika kita membawa anak kita ke teman rumah teman lama kita dengan lantang dan percaya diri ia berkenalan dengan teman kita bahkan anak kita ikut aktif ngobrol kesana kemari pasti lucu dan menggemaskan bukan?Banyak yang berpikir bahwa sifat anak kecil yang percaya diri itu keturunan dan anak yang pemalu di masa kecilnya akan berangsur-angsur berubah menjadi percaya diri ketika menginjak dewasa.

Namun percaya atau tidak sebuah riset Vanderbilt University yang di umumkan pada acara Social Cognitive and Affective Neuroscience,tahun 2012,menyatakan hal itu tidak benar artinya rasa pemalu dan tidak percaya diri jika tidak didukung dengan latihan dan kebiasaan maka ia akan terbawa hingga dewasa,sebuah kutipan artikel detik news pun pernah menyatakan hal yang sama.Sebagai orang tualah yang bisa membantu menanamkan rasa percaya diri kepada anak.Ada beberapa hal penting yang bisa kita aplikasikan dalam kegiatan sehari-hari agar anak anda tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dalam kehidupanya.Dibawah ini tipnya,

Cara Mengatasi Rasa Kurang Percaya Diri Pada Anak

1.Jangan menakut-nakuti anak. Kadang saking asyiknya bercanda dengan anak,kita suka menakut-nakuti anak dengan tujuan anak menjadi lucu atas reaksinya atau kadang menakut-nakuti karena anak tidak mau tidur padahal malam sudah larut sehingga kita memaksakan anak tidur dengan cara manakut-nakuti akan ada hantu dan sebagainya.Denagan menakut-nakuti anak tumbuh rasa cemas dan khawatir meskipun anak bisa mudah menuruti kemauan kita cara ini sangat buruk terhadap emosinya dan akan mejadi faktor penting yang menentukan percaya diri anak.

2.Jangan Marah Berlebihan.Memarahi anak bukan tidak boleh karena memarahi anak akan memberikan pelajaran agar tidak melakukan perbuatan salah di kemudaian hari.Yang tidak boleh adalah jika berlebihan,sebagai contoh anak balita anda membawa gelas sendiri dari dapur untuk mengantarkan minum kepada anda sebagai ibu/bapaknya,namun tanpa di sengaja menjatuhkan gelas hingga pecah.Bayangkan betapa akan terpukulnya jika seorang ibu/bapak menghardik dengan marah-marah.Anak balita yang sedang ingin tahu segala sesuatu akan terpengaruh mentalnya dengan apa yang kita lakukan itu.Akan lebih baik jika memuji upayanya membawakan gelas supaya anak terus semangat belajar hal-hal baru,sambil kemudian dinasehati jika laen kali mesti lebih hati-hati.Jika diperlukan berikan dia kesempatan ke dua untuk mengambil gelasnya sambil diawasi dan dibetulkan bagaimana caranya agar si kecil membawa gelas dengan aman.

3.Jangan Mengejek dan Mengajarinya Mengejek Kepada orang Lain.Sebagai contoh anak anda sekarang ini entah kenapa suka rewel dan cengeng,maka janga sekali-kali mengejeknya dengan panggilan atau embel-embel dibelakang namanya kata cengeng,sebutan atau ejekan tertentu akan membuat psikologi anak percaya dengan apa yang dikatakan orang sekitarnya jika ini dilakukan terus menerus maka secara otomotis otak si kecil juga mengakui bahwa ia adalah cengeng,dan banyak karakteristik ejekan-ejekan lain.Begitu juga mengajari panggilan ejekan kepada teman sebayanya,juga hal yang dilarang karen berdampak pada tabiat buruk si kecil.

4.Libatkanlah Anak Mengambil Keputusan.Anak yang percaya diri rata-rata memiliki ide dan kemauan sendiri dalam menentukan pilihan,maka coba ajari sedari dini agar anak dilibatkan mengambil keputusannya sendiri dan menentukan kemaunya sendiri.Sebagai contoh suatu hari anda ingin berwisata keluarga di korta anda sendiri,maka caranya adalah coba ajak diskusi anak anda kepingin pergi kemana dan libatkan juga keinginan kita ajarkan atau pancing agar anak tetap bersikokoh pada pendirianya sementara kita mengajak ke tempat yang lain.Tapi jangan juga cara seperti ini terus dimenangkan anak.Ajarkan demokrasi keluarga sikap selalu dituruti ditakutkan juga membuat anak malah manja atau jadi semaunya sendiri .Ajarkan juga menghargai keputusan orang lain.Memilih sepatu mana yang mau dipakai dan baju mana yang dipilih ini mengajarkan anak semakin percaya diri akan keputusnya.

Baca Juga:

Mengenalkan Suka Membaca Kepada Anak Sedari Dini

5.Berikan Support/Dorongan.Nah ini juga gak kalah penting berikanlah dukungan ketika anak kita sedang melakukan hal positif,ajarkan juga agar anak mau meningkatakan apa hal baik atau tindakan positifnya.Misalnya anak mulai suka bernyanyi atau suka menggambar  maka beri dia support jangan buat kreatifitas anak jadi terhenti.

6.Ajarkan Anak Dengan Hal Baru.Membiasakan hal baru dengan tidak canggung akan membuat anak nantinya lebih mudah beradaptasi dengan teman baru,lingkungan baru dan lainya.Mengajarkan hal baru bisa seperti mulai diajak menghadiri pesta ulang tahun anak-anak dan ajarkanlah dia aktif kalu perlu ajarkan agar bisa jadi pembicara dan sebagainya.Dalam mengajarkan hal-hal baru kepada anak harus secara bertahap janagan sampai justru anak ketakutan dan trauma.Tetap awasi jika hal itu benar-benar baru dengan memberikan dukungan dan pujian jika ia bisa berhasil dengan baik.

7.Ajarkan Bersosialisasi.Mengajarkan sosialisasi ini penting apalagi anak-anak balita agar kelak ketika masuk sekolah dia lebih gampang bergaul dan mudah memiliki teman.Biarkan anak sering main dengan teman sebayanya ini cepat menumbuhkan percaya diri dibandingkan anak yang sehari hari hanya bersama ibu atau pembantu rumah tangganya.Namun ingat ya,tetap diawasi.

8 Latihlah  Berdisiplin sedari keciL,latih bangun pagi,mandi pagi ,makan pagi dan seterusnya dengan ritme waktu yang sama,disamping melatih disiplin kita lebih mudah mengontrol kebiasaan makan dan sebagainya,dan terakhir mudah-mudahan kelak menjadi anak yang berguna setidaknya buat dirinya sendiri dan keluarga,dengan mengetahui bagaimana cara mengatasi rasa kurang percaya diri pada anak diharapakan anak akan semakin percaya diri dan menggemaskan.

 

Tinggalkan Balasan